Inter bisa dengan cukup mudah mencetak gol dalam laga ini, namun pertahanan mereka juga patut dipertanyakan. Laga ini diakhiri dengan skor 3-3. Inter mencetak gol lewat Xherdan Shaqiri dan dua gol Rodrigo Palacio. Sementara itu, Celtic mencetak gol lewat Armstrong dan Guidetti plus satu gol bunuh diri Hugo Campagnaro.
Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak awal. Kedua tim berusaha mencetak gol cepat sehingga tempo pertandingan langsung naik tajam setelah dimulai.
Inter berhasil unggul lebih dulu lewat Xherdan Shaqiri. Menerima bola di sisi kiri gawang Craig Gordon, tembakan Shaqiri sempat dihalau bek lawan namun bola liar kembali disambarnya untuk membawa Inter unggul cepat.
Inter bermain nyaman setelah unggul. Mereka bisa mengendalikan pertandingan dengan baik serta mematikan kreativitas Celtic.
Alhasil, Inter kembali unggul pada menit ke-13, kali ini lewat Rodrigo Palacio. Shaqiri menguasai bola sapuan lawan dan mengirimnya kembali ke kotak penalti. Bola sempat mengenai kaki Virgil Van Dijk sebelum jatuh ke kaki Palacio. Dengan tenang, Palacio menempatkan bola ke gawang Celtic.
Unggul dua gol, konsentrasi Inter mulai buyar. Kelengahan Inter ini dimanfaatkan Celtic untuk menyamakan kedudukan hanya dalam tempo satu menit saja.
Yang pertama, Stuart Armstrong lolos dari pengawasan para pemain Inter dan mendapat bola tepat di depan gawang Carrizo. Tanpa kesulitan, Armstrong berhasil mengurangi defisit gol pada menit ke-24.
Semenit berselang, kedudukan menjadi imbang setelah Hugo Campagnaro melakukan gol bunuh diri. Umpan flick dari Johansen. Gol bunuh diri ini membuat kedudukan menjadi imbang 2-2.
Menjelang babak pertama usai, Inter bisa kembali unggul lewat gol kedua Palacio. Craig Gordon melakukan kesalahan besar dalam mengantisipasi umpan jauh Inter. Gagal menangkap bola, Gordon justru membuat bola menjadi mudah dikuasai Palacio yang kemudian menceploskannya ke gawang yang sudah kosong. Skor 2-3 pun bertahan hingga jeda.
Sepanjang babak kedua, baik Celtic dan Inter sama-sama tampil agresif. Celtic berusaha keras untuk menyamakan kedudukan sementara Inter nampak belum puas dengan keunggulan satu gol mereka.
Roberto Mancini baru melakukan pergantian taktis ketika pertandingan tersisa 15 menit. Mauro Icardi ditarik keluar untuk digantikan dengan Mateo Kovacic. Perubahan strategi menjadi lebih defensif ini hampir saja membawa hasil positif bagi Inter.
Namun Celtic belum menyerah. Pada menit ke-93, pemain pengganti John Guidetti mampu menyamakan kedudukan. Umpan dari Henderson mampu diselesaikan dengan sangat baik oleh Guidetti.
Dengan hasil ini, kedua tim masih memiliki kesempatan yang sama untuk lolos ke 16 besar. Leg kedua akan digelar di Giuseppe Meazza pekan depan.
Susunan pemain Celtic: Gordon; Matthews (Ambrose, 81), Denayer, van Dijk, Izaguirre; Brown (c), Biton; Mackay-Steven, Johansen, Armstrong (Henderson, 75'); Griffiths (Guidetti, 75').
Susunan pemain Inter Milan: Carrizo; Santon, Ranocchia (c), Juan, Campagnaro; Guarin, Kuzmanovic (Dodo, 79'), Medel; Shaqiri; Icardi (Kovacic, 75'), Palacio. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 21:47

-
Gemilang Kontra Besiktas, Ibe Tuai Pujian Rodgers
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 18:41
-
Liverpool Hajar Besiktas, Moreno Puji Mignolet dan Ibe
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 18:10
-
'Diberi' Penalti, Balotelli Berterima Kasih Pada Henderson
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 17:15
-
Kontribusi Masif Vietto, 15 Gol dan 6 Assist
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 12:38
LATEST UPDATE
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR