Bola.net - Tampil prima dan menawan saat Liverpool menjamu Besiktas di Liga Europa, Jumat (20/02), Jordon Ibe pun akhirnya mendapatkan pujian dari Manajernya, Brendan Rodgers.
Laga leg pertama babak 32 besar di Anfield tersebut berjalan cukup ketat. Liverpool sendiri kerap kesulitan membongkar pertahan wakil Turki tersebut. Namun, pada akhirnya mereka bisa menang setelah Mario Balotelli berhasil mencetak gol melalui titik penalti.
Hukuman dari titik 12 pas itu sendiri diperoleh Liverpool setelah akselerasi Ibe di dalam kotak penalti dihentikan secara ilegal oleh salah satu bek lawan. Tak hanya itu, sepanjang laga ia juga kerap meneror pertahan lawan dengan dribel dan kecepatannya dari sayap kanan. Ia bahkan diberi gelar Man of the Match usai laga tersebut.
Usai laga, Rodgers pun akhirnya memberikan pujian pada remaja 19 tahun tersebut. "Anda bisa melihat performa anak itu sejak ia kembali dari masa peminjamannya (dari Derby County) dan ia terus berkembang setiap saat," puji Rodgers pada situs resmi klub.
"Ia bermain dalam laga-laga besar dan ia berhasil mendapatkan pengalaman-pengalaman bagus di usianya yang masih 19 tahun. Ia adalah ancaman nyata bagi lawan-lawannya tiap kali ia menguasai bola. Selain itu, ia juga bekerja sangat keras bagi tim. Ia menciptakan peluang malam ini untuk penalti tersebut dan performanya sangatlah luar biasa," seru pria asal Irlandia Utara ini. [initial]
(lfc/dim)
Laga leg pertama babak 32 besar di Anfield tersebut berjalan cukup ketat. Liverpool sendiri kerap kesulitan membongkar pertahan wakil Turki tersebut. Namun, pada akhirnya mereka bisa menang setelah Mario Balotelli berhasil mencetak gol melalui titik penalti.
Hukuman dari titik 12 pas itu sendiri diperoleh Liverpool setelah akselerasi Ibe di dalam kotak penalti dihentikan secara ilegal oleh salah satu bek lawan. Tak hanya itu, sepanjang laga ia juga kerap meneror pertahan lawan dengan dribel dan kecepatannya dari sayap kanan. Ia bahkan diberi gelar Man of the Match usai laga tersebut.
Usai laga, Rodgers pun akhirnya memberikan pujian pada remaja 19 tahun tersebut. "Anda bisa melihat performa anak itu sejak ia kembali dari masa peminjamannya (dari Derby County) dan ia terus berkembang setiap saat," puji Rodgers pada situs resmi klub.
"Ia bermain dalam laga-laga besar dan ia berhasil mendapatkan pengalaman-pengalaman bagus di usianya yang masih 19 tahun. Ia adalah ancaman nyata bagi lawan-lawannya tiap kali ia menguasai bola. Selain itu, ia juga bekerja sangat keras bagi tim. Ia menciptakan peluang malam ini untuk penalti tersebut dan performanya sangatlah luar biasa," seru pria asal Irlandia Utara ini. [initial]
Baca Juga:
- Review: Penalti Balotelli Menangkan Liverpool
- Insiden Berebut Penalti, Gerrard Kritik Balotelli
- Gerrard: Henderson Mestinya Ambil Penalti Itu
- Highlights Liga Europa: Liverpool 1 - 0 Besiktas
- Henderson: Saya Inginkan Penalti Itu
- Henderson: Semua Pemain Liverpool Ingin Eksekusi Penalti
- Pemain Liverpool Rebutan Penalti, Rodgers Tak Khawatir
- Gerrard Berencana Jadi Manajer Liverpool Suatu Saat Nanti
- Kritik Penalti Balotelli, Gerrard Jilat Ludah Sendiri
- Balotelli, 27 Gol Dari 29 Penalti
- 'Diberi' Penalti, Balotelli Berterima Kasih Pada Henderson
- Gerrard: Liverpool Sangat Rindukan Kehadiran Sturridge
- Liverpool Hajar Besiktas, Moreno Puji Mignolet dan Ibe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
John Barnes Peringatkan Sterling Untuk Tidak Tergoda Uang
Liga Inggris 20 Februari 2015, 22:21
-
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 21:47

-
Pjanic Tak Pernah Menjalin Kontak Dengan Liverpool
Liga Italia 20 Februari 2015, 18:48
-
Gemilang Kontra Besiktas, Ibe Tuai Pujian Rodgers
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 18:41
-
Liverpool Hajar Besiktas, Moreno Puji Mignolet dan Ibe
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2015, 18:10
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR