Napoli tampil di bawah standar dalam pertandingan ini. Meski sempat menciptakan beberapa peluang emas, Partenopei tak bisa menyelesaikannya menjadi gol. Sementara itu, Porto tampil dominan dan berhasil unggul lewat gol tunggal Jackson Martinez.
Pertandingan dimulai dengan lambat, kedua tim nampak cukup berhati-hati dan meraba kekuatan lawan. Imbasnya, pertandingan berjalan sedikit lamban.
Namun setelah 15 menit, laga mulai berjalan cepat. Porto memaksimalkan kecepatan para pemain sayap mereka untuk melakukan penetrasi. Dua bek sayap muda Porto; Danilo dan Alex Sandro sering sekali melakukan overlap untuk membantu penyerangan.
Porto bahkan mampu mencetak gol pada menit ke-20 lewat tandukan Silvestre Varela. Sayang bagi Porto, gol itu dianulir wasit Pavel Kralovec karena Varela dianggap lebih dulu berada dalam posisi offside. Tayangan ulang memperlihatkan bahwa keputusan wasit tersebut bisa saja diperdebatkan.
Secara umum, tak banyak tercipta peluang matang sepanjang babak pertama. Hingga wasit meniup peluit tanda jeda, kedudukan masih imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Napoli mulai mengambil alih inisiatif menyerang. Sepanjang sepuluh menit awal babak kedua, Napoli menciptakan tak kurang dari tiga peluang emas untuk unggul.
Kecemerlangan Helton di bawah gawang Porto membuat semua peluang Napoli mentah. Kegagalan memanfaatkan peluang ini nampaknya bakal membuat Napoli menyesal.
Pasalnya, setelah diserang habis-habisan, Porto segera melakukan serangan balasan. Lewat situasi sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan baik oleh para pemain Napoli, Jackson Martinez menyambar bola muntah yang tak mampu dibendung Pepe Reina. Porto unggul pada menit ke-57.
Gol tersebut membuat pertandingan menjadi lebih menarik. Napoli semakin all out untuk mengejar gol balasan. Sementara itu, Porto berusaha mempertahankan keunggulannya dengan mengatur tempo menjadi lebih lambat.
Adu taktik pun terjadi antara Rafael Benitez melawan pelatih interim Porto Luis Castro. Namun hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Porto masih bertahan.
Hasil ini tentunya patut disesali oleh Napoli. Mereka sebenarnya tidak kalah kualitas dari Porto. Mereka pun memiliki beberapa peluang emas yang masih gagal dikonversi menjadi gol.
Leg kedua pertemuan ini akan digelar di markas Napoli, San Paolo, pada 20 Maret mendatang.
Statistik Porto - Napoli
Penguasaan bola: 53% - 47%
Shot (on goal): 13 (5) - 7 (5)
Corner: 11 - 4
Pelanggaran: 17 - 17
Offside: 1 - 2
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Porto: Helton; Danilo, Maicon, Mangala, Alex Sandro; Fernando; Quaresma, Defour (Herrera, 87'), Carlos Eduardo (Quintero, 67'), Varela (Ghilas, 72'); Martinez.
Susunan pemain Napoli: Reina; Reveillere, Albiol, Britos, Ghoulam; Henrique, Behrami; Callejon (Pandev, 79'), Hamsik (Mertens, 74'), Insigne; Higuain (Zapata, 83'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harusnya Porto Kalahkan Napoli Lebih Dari Satu Gol
Liga Eropa UEFA 14 Maret 2014, 04:47
-
Kalah Dari Porto, Benitez Andalkan San Paolo di Leg Kedua
Liga Eropa UEFA 14 Maret 2014, 04:20
-
Highlights UEL: Porto1-0 Napoli
Open Play 14 Maret 2014, 03:32
-
Review: Napoli Tertunduk di O Dragao
Liga Eropa UEFA 14 Maret 2014, 03:06
-
Ke Porto, Napoli Terancam Minus Maggio
Liga Eropa UEFA 13 Maret 2014, 13:19
LATEST UPDATE
-
Ternyata, Ini Cara Michael Carrick Bikin MU Kembali Garang!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 19:10
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR