
Bola.net - Christian Eriksen mengungkapkan dilema hatinya jelang final Liga Europa. Meski punya sejarah indah dengan Tottenham, gelandang Manchester United ini tegas memilih Setan Merah sebagai juara.
Stadion San Mames di Bilbao akan menjadi saksi duel sengit dua raksasa Inggris, MU vs Tottenham, Kamis dini hari nanti (22/5/2025). Kedua tim akan bertarung pada laga bertajuk final Liga Europa 2024/2025.
Partai final yang istimewa bagi Eriksen. Pasalnya gelandang MU itu pernah menghabiskan karirnya sebagai pemain Spurs.
"Ya, pertandingan ini bakal jadi pertandingan yang spesial bagi saya," akunya dalam wawancara eksklusif dengan Disney Plus.
Berikut pernyataan lengkap sang playmaker di bawah ini.
Cinta Lama Takkan Lupa

Eriksen tak menyangkal Tottenham punya tempat khusus di hatinya. Klub London Utara itu menjadi panggung penting dalam karirnya.
Namun untuk urusan final ini, ia tidak ingin mantan klubnya itu yang menjadi jawara di San Mames.
"Saya mendukung Tottenham di berbagai hal, namun khusus untuk final ini saya tidak mendukung mereka," tegas Eriksen dengan senyum.
Boleh Ditunda Dulu

Eriksen paham betul dahaga trofi Tottenham yang sudah bertahun-tahun tak juara. Tapi menurutnya, Spurs boleh menunggu satu tahun lagi.
Menurutnya untuk tahun ini, jatah juara Liga Europa ada di tangan Manchester United.
"Menurut hemat saya, Tottenham bisa memenangkan trofi juara di tahun depan," selorohnya dengan nada bercanda.
Peran Penting dari Bangku Cadangan

Kemungkinan besar Eriksen akan mulai pertandingan dari bangku cadangan, dengan Casemiro, Manuel Ugarte dan Kobbie Mainoo lebih dipilih sebagai starter.
Namun di babak kedua, pengalaman dan visinya bisa menjadi senjata rahasia MU. Siapa tahu, momen magis Eriksen bisa menjadi pembeda di final nanti.
Klasemen Premier League
Sumber: Disney Plus
Baca Juga:
- Jadwal Pertandingan dan Link Live Streaming Manchester United Hari Kamis 22 Mei 2025: Vs Tottenham
- Persiapan Matang, Manchester United Siap Tampil All-Out di Final Liga Europa 2024/2025
- Final Liga Europa 2024/2025, Haram Hukumnya Manchester United Kalah dari Tottenham
- Tidak Sekedar Trofi Juara, Liga Europa Bisa Ubah Masa Depan Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cara Live Streaming Final Liga Europa MU vs Tottenham dari HP
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2025, 23:50
-
Gak Papa Main Jelek, Yang Penting Menang Lawan Tottenham, MU!
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2025, 20:55
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR