
Bola.net - Enzo Maresca percaya kemenangan Chelsea di Liga Konferensi Eropa bisa menjadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar. Pelatih asal Italia itu menyebut trofi ini sebagai "titik awal" bagi tim mudanya untuk meraih prestasi lebih gemilang.
Chelsea berhasil membalikkan kedudukan untuk mengalahkan Real Betis 4-1 di final UEFA Conference League yang digelar di Polandia, Kamis (29/5/2025) dini hari WIB. Gol-gol Enzo Fernandez, Nicolas Jackson, Jadon Sancho, dan Moises Caicedo memastikan The Blues menutup musim dengan trofi pertama di era Maresca.
Keputusan kontroversial Maresca untuk tidak memainkan kapten Reece James dari menit awal sempat menuai tanya. Simak penjelasan lengkap sang pelatih berikut analisis mendalam tentang masa depan Chelsea.
Titik Awal Kesuksesan Chelsea

Maresca menegaskan bahwa kemenangan ini harus menjadi momentum bagi Chelsea untuk membangun tim yang lebih kuat. Ia menyadari betapa pentingnya trofi ini bagi fans yang sudah menunggu tiga tahun tanpa gelar.
Pelatih berusia 44 tahun itu juga mengapresiasi investasi besar-besaran klub dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, trofi Liga Konferensi ini adalah pembayaran awal atas kepercayaan tersebut.
"Semoga ini bisa menjadi titik awal dari malam ini, dan kami bisa menciptakan sesuatu yang penting," ujar Maresca kepada TNT Sports.
"Saya sangat bangga dan bahagia untuk banyak alasan. Fans sudah menunggu dua atau tiga tahun untuk momen baik seperti ini, mereka pantas mendapatkannya," tambahnya.
Keputusan Kontroversial Soal Reece James

Maresca menjelaskan alasan di balik keputusannya tidak memainkan James sejak awal laga. Kekhawatiran akan riwayat cedera sang kapten menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.
James akhirnya masuk di babak kedua menggantikan Malo Gusto yang melakukan kesalahan fatal. Maresca mengungkapkan percakapan intimnya dengan James saat melakukan substitusi.
"Saya janji kepada anda, saya akan selalu memulai laga dengan Reece, tapi saya mencoba melindunginya," jelas Maresca.
"Dia tahu itu tapi dia pemain top. Saat kami menggantinya, dia bilang 'jangan khawatir, kami akan memenangkan pertandingan'," ungkap pelatih itu.
Dukungan untuk Malo Gusto

Meski melakukan kesalahan yang berujung gol, Maresca tetap memberikan dukungan penuh untuk Malo Gusto. Ia menyebut bek muda Prancis itu sebagai salah satu pemain favoritnya.
Pelatih Chelsea itu memahami bahwa pemain muda seperti Gusto masih perlu belajar dari kesalahan. Keyakinannya pada kemampuan Gusto tidak goyah meski performa buruk di final.
"Malo, dia salah satu pemain favorit saya," tegas Maresca.
"Mereka masih muda. Mereka tidak mengerti bahwa jika kamu membuat kesalahan, itu tidak masalah. Tapi dia mengerti, bagi saya Malo adalah pemain top," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs Arsenal: David Raya
Liga Champions 8 April 2026, 06:26
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR