"Seluruh dunia telah melihatnya. Televisi juga tak mungkin berbohong. Terlebih lagi ada tambahan ofisial di belakang gawang. Handsball yang dilakukan pemain Atletico di dalam kotak penalti juga seharusnya berbuah hukuman penalti kepada mereka," ujar kepada media setelah pertandingan berakhir.
"Permasalahannya bukan karena wasit tidak memberikan kami hadiah penalti. Tetapi karakter dan kualitas yang mereka miliki tidak layak memimpin pertandingan dengan tensi tinggi seperti laga ini. Kami mengakhiri laga ini dengan hati yang sangat terluka, wasit tidak memberikan hadiah penalti yang seharusnya kami dapatkan di menit akhir pertandingan," ketus
Sekalipun timnya tersingkir dari ajang Liga Europa, tak lupa memuji usaha anak asuhnya di lapangan dan mengatakan bahwa seharusnya ofisial memberikan contoh fair play, sebelum mereka meminta kedua tim melakukan hal yang sama.
"Kami lebih cermat dalam penguasaan bola dan berhasil menutup celah akibat absennya beberapa pemain pilar. Saya bukannya merendahkan permainan Atletico, tetapi kami memang lebih baik secara keseluruhan. Di akhir pertandingan kami memiliki peluang melalui , dan penalti yang seharusnya diberikan ketika dilanggar, tetapi wasit mengecewakan kami. Ofisial meminta kami untuk bermain fair play, tetapi seharusnya mereka memberikan contoh terlebih dahulu, baru kemudian kami akan mengikuti mereka." Keluh .
"Hati para pemain tersakiti. Kami semua sakit hati. Setelah seharusnya wasit menghadiahkan kartu merah kepada , bukan kartu kuning, di babak pertama dan kemudian penalti yang seharusnya kami dapatkan di akhir pertandingan. Ketika saya melihat siaran ulangnya melalui televisi, wasit harusnya tertunduk malu. Saya memberikan ucapan selamat kepada Atletico, saya ingin mereka yang memenangkan kompetisi ini." tutup .
Pada laga leg kedua perempat final Liga Europa di Vicente Calderon, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Pertandingan itu sendiri diwarnai kontroversi kepemimpinan wasit, selain hadiah penalti yang seharusnya diberikan kepada Valencia, wasit juga tidak memberikan kartu merah kepada Reyes, ketika pemain sayap Atletico ini melakukan pelanggaran dengan mengangkat kaki terlalu tinggi ketika berebut bola dengan pemain Valencia, Jordi Alba. (goal/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kebiasaan Nyentrik Hugo Ekitike: Hobi Gonta-ganti Gaya Rambut di Liverpool
Liga Champions 23 Januari 2026, 04:59
-
Juventus Memang Sempat Kesulitan Menghadapi Benfica
Liga Champions 23 Januari 2026, 03:29
-
AC Milan Cari Pesaing Saelemaekers, Nama Eks Bek Arsenal Ini Muncul ke Permukaan
Liga Italia 23 Januari 2026, 02:59
-
Gagal Gaet Marc Guehi, Liverpool Alihkan Target ke Bek Cepat Milik Tottenham
Liga Inggris 23 Januari 2026, 02:00
-
Selamanya Setan Merah! Casemiro Ucap Salam Perpisahan untuk Man United
Liga Inggris 23 Januari 2026, 01:05
-
Juventus di Hati Kenan Yildiz, Ikatan Kuat dengan Pelatih dan Suporter
Liga Italia 23 Januari 2026, 01:00
-
Tchau! Manchester United Resmi Umumkan Casemiro Akan Hengkang dari Old Trafford
Liga Inggris 23 Januari 2026, 00:38
-
Direktur Juventus Mendarat di Istanbul untuk Negosiasi Transfer Striker Fenerbahce
Liga Italia 23 Januari 2026, 00:36
-
2 Kunci PSIM Bersaing di Papan Atas BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Januari 2026, 20:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



















KOMENTAR