
Bola.net - Juventus bergerak aktif di bursa transfer musim dingin dengan mengirim perwakilan penting ke Turki. Klub asal Turin itu mencari solusi cepat di lini depan pada Januari.
Juventus menghadapi situasi mendesak menyusul absennya Dusan Vlahovic yang meninggalkan lubang besar di sektor penyerang. Manajemen bergerak cepat agar keseimbangan tim tetap terjaga di paruh kedua musim.
Langkah konkret terlihat ketika direktur olahraga Marco Ottolini mendarat di Istanbul. Agenda utama kunjungan itu adalah pembicaraan langsung dengan Fenerbahce dan Youssef En-Nesyri.
Misi Juventus Cari Opsi Realistis di Bursa Januari

Direktur Strategi Sepak Bola Juventus, Giorgio Chiellini, sebelumnya mengonfirmasi peluang kedatangan striker baru pada Januari. Pernyataan itu disampaikan menjelang laga Liga Champions melawan Benfica.
Pada tahap awal, klub Italia tersebut memprioritaskan Jean-Philippe Mateta sebagai target utama. Akan tetapi, negosiasi dengan Crystal Palace menemui jalan buntu terkait skema dan nilai kesepakatan.
Setelah opsi Mateta tidak berlanjut, fokus beralih ke En-Nesyri yang dinilai lebih memungkinkan. Fenerbahce terbuka melepas penyerang berusia 28 tahun itu dalam kondisi tertentu.
Menurut laporan jurnalis Italia, Gianluca Di Marzio, Ottolini memilih bertemu langsung dengan jajaran petinggi klub Turki. Pendekatan tatap muka dilakukan untuk mempercepat proses dan membaca posisi lawan negosiasi.
Pertemuan awal sudah berlangsung pada Rabu malam waktu setempat. Agenda lanjutan dijadwalkan kembali digelar pada Kamis.
Skema Pinjaman Jadi Kunci Negosiasi

Juventus berada di posisi terdepan dalam perburuan En-Nesyri berdasarkan perkembangan terbaru. Namun, klub tidak berencana mengeluarkan dana besar pada jendela transfer Januari.
Oleh karena itu, Ottolini mendorong skema peminjaman hingga Juni dengan opsi pembelian di akhir musim. Formulasi tersebut dianggap paling realistis bagi kedua pihak.
Di sisi lain, Fenerbahce menuntut kejelasan pengganti sebelum memberi lampu hijau. Klub Istanbul itu tidak ingin kehilangan penyerang utama tanpa solusi sepadan.
Pada musim ini, En-Nesyri tampil dalam 25 pertandingan di semua kompetisi. Kontribusinya tercatat delapan gol dan satu assist.
Sebelum hijrah ke sisi timur Istanbul pada 2024, penyerang asal Maroko itu lama berkiprah di Spanyol. Perjalanannya dimulai dari akademi Malaga hingga menembus tim utama.
Kariernya berlanjut bersama Leganes sebelum mencapai puncak performa di Sevilla. Selama periode 2020 hingga 2024, ia menjadi salah satu striker paling konsisten di klub Andalusia tersebut.
Sumber: juvefc
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Peluang Wakil Italia di Liga Champions: 3 Tim Cukup Aman, Napoli Paling Berat
- Kabar Baik Juventus! MU Mundur dari Perburuan Jasa Jean-Philippe Mateta
- Bawa Juventus Kalahkan Benfica, Khephren Thuram: Semoga Kami Bisa Juara!
- Juventus Bekuk Benfica, Luciano Spalletti: Kami Memang Layak Menang!
- Rekap Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Comeback, Liverpool Pesta Gol, Juventus Lanjutkan Tren Positif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Juventus vs Napoli 26 Januari 2026
Liga Italia 23 Januari 2026, 23:08
-
Juventus Memang Sempat Kesulitan Menghadapi Benfica
Liga Champions 23 Januari 2026, 03:29
-
Juventus di Hati Kenan Yildiz, Ikatan Kuat dengan Pelatih dan Suporter
Liga Italia 23 Januari 2026, 01:00
-
Direktur Juventus Mendarat di Istanbul untuk Negosiasi Transfer Striker Fenerbahce
Liga Italia 23 Januari 2026, 00:36
-
Peluang Wakil Italia di Liga Champions: 3 Tim Cukup Aman, Napoli Paling Berat
Liga Champions 22 Januari 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Atalanta vs Bayern Munchen: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 10 Maret 2026, 22:58
-
Rio Ngumoha Bisa Jadi Senjata Baru Liverpool di Sisa Musim
Liga Inggris 10 Maret 2026, 22:44
-
Noa Lang Siap Bersinar Saat Galatasaray Hadapi Liverpool di Liga Champions
Liga Champions 10 Maret 2026, 22:09
-
3 Hal Penting Jelang Duel Newcastle vs Barcelona di Liga Champions
Liga Champions 10 Maret 2026, 20:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41






















KOMENTAR