
Bola.net - Untuk kedua kalinya secara berturut-turut Brasil ditumbangkan Paraguay di perempat final Copa America. Uniknya dua kegagalan Brasil itu juga terjadi di babak adu penalti.
Tapi ada sedikit perbedaan bila dibanding edisi 2011 di mana kala itu Brasil dan Paraguay sama-sama tidak bia mencetak gol. 2015 ini, Selecao mampu unggul dulu melalui gol Robinho, namun Derlis Gonzalez menyamakan skor lweat eksekusi penalti di babak kedua.
Terkait kekalahan tersebut, pelatih Carlos Dunga menyampaikan skuatnya sempat bermasalah. 15 penggawa Brasil berada dalam kondisi yang tidak maksimal karena terserang virus, hal ini memengaruhi sesi latihan mereka menuju perempat final.
"Ini bukan alasan, tai 15 pemain kami terserang virus pada pekan ini. Kami harus membatasi sesi latihan kami karenanya.
"Para pemain mengalami pusing-pusing, sakit punggung, dan kondisi tubuh yang tidak sehat, sejumlah pemain lebih parah dari yang lainnya. Kami harus mengurangi intensitas latihan untuk memulihkan mereka. Beberapa juga muntah-muntah." terang Dunga dikutip ca2015.com.
Karena kondisi yang seperti itulah Willian akhirnya ditarik pada menit 60, dan Robinho juga hanya bertahan hingga menit ke-89. Paraguay sendiri akan menghadapi tim kuat lainnya, Argentina di semifinal (01/07). [initial]
(ca/dct)
Tapi ada sedikit perbedaan bila dibanding edisi 2011 di mana kala itu Brasil dan Paraguay sama-sama tidak bia mencetak gol. 2015 ini, Selecao mampu unggul dulu melalui gol Robinho, namun Derlis Gonzalez menyamakan skor lweat eksekusi penalti di babak kedua.
Terkait kekalahan tersebut, pelatih Carlos Dunga menyampaikan skuatnya sempat bermasalah. 15 penggawa Brasil berada dalam kondisi yang tidak maksimal karena terserang virus, hal ini memengaruhi sesi latihan mereka menuju perempat final.
"Ini bukan alasan, tai 15 pemain kami terserang virus pada pekan ini. Kami harus membatasi sesi latihan kami karenanya.
"Para pemain mengalami pusing-pusing, sakit punggung, dan kondisi tubuh yang tidak sehat, sejumlah pemain lebih parah dari yang lainnya. Kami harus mengurangi intensitas latihan untuk memulihkan mereka. Beberapa juga muntah-muntah." terang Dunga dikutip ca2015.com.
Karena kondisi yang seperti itulah Willian akhirnya ditarik pada menit 60, dan Robinho juga hanya bertahan hingga menit ke-89. Paraguay sendiri akan menghadapi tim kuat lainnya, Argentina di semifinal (01/07). [initial]
Serunya Copa America 2015
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Robinho: Brasil Tersingkir Lewat Cara Bodoh
Amerika Latin 28 Juni 2015, 20:43
-
Cetak Gol, Ditarik Keluar, Brasil Kalah, Ini Tanggapan Robinho
Amerika Latin 28 Juni 2015, 13:10
-
Dipulangkan Paraguay, Dunga: 15 Pemain Brasil Terserang Virus
Amerika Latin 28 Juni 2015, 09:25
-
Firmino yakin Robinho Bisa Gantikan Neymar
Amerika Latin 24 Juni 2015, 07:37
-
Milan Resmi Putus Kontrak Robinho
Liga Italia 13 Mei 2015, 22:47
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR