Babak pertama dimulai, Brasil langsung melancarkan serangan lewat gelandang serang, Phillippe Coutinho di menit ke-1. Namun, tendangan pemain 23 tahun itu mampu ditepis oleh Justo Vilar.
Permainan Selecao semakin menunjukkan kekompakkan. Mereka melakukan umpan-umpan pendek yang mampu membuat para pemain Paraguay tidak berani keluar dari daerahnya.
Di menit ke-7 Brasil kembali mendapatkan peluang setelah Paulo da Silva melakukan pelanggaran kepada salah satu pemain tim Samba. Robinho yang bertugas sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Tidak mau kalah dari lawannya, Paraguay coba membalas serangan yang dilayangkan oleh Firmino dkk. Hasilnya, Roque Santa Cruz berhasil mendapatkan peluang yang hampir membuat Guaraníes unggul di menit ke-10. Akan tetapi, bola hasil sundulan Santa Cruz tersebut melebar di sisi kiri gawang Jefferson.
Sempat berhasil beberapa kali mementahkan usaha Brasil membangun serangan, Paraguay pun kewalahan dan akhirnya gawang Villar mampu dijebol di menit ke-15. Pencetak gol di babak pertama ini adalah Robinho.
Memanfaatkan kerja sama yang baik antar lini, mantan pemain AC Milan itu mampu membuat Brasil unggul 1-0.
Lahirnya gol pertama membuat pasukan Ramon Diaz meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, para pemain Paraguay masih belum mampu memberi ancaman berarti kepada lini belakang Brasil yang digalang Dani Alves.
Sementara itu, Brasil masih sanggup mengatur tempo permainan mereka. Coutinho hampir menambah keunggulan andai ia tidak terjebak dalam posisi offside di menit ke-27.
Serangan demi serangan yang dibangun Paraguay selalu kandas di babak pertama ini akibat kesalahan umpan para pemain mereka sendiri. Beberapa kali juga Paraguay mendapatkan tendangan sudut, sayang seluruhnya gagal dimanfaatkan.
Jelang menit-menit akhir babak pertama, Carlos Dunga sepertinya memberikan instruksi kepada para pemainnya untuk bermain menunggu dan memanfaatkan serangan balik. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0.
Di babak kedua, Brasil tetap tidak mengendorkan serangan. Dengan permainan umpan-umpan pendeknya, mereka terus mengurung pertahanan Paraguay.
Akan tetapi, sepuluh menit berjalan, Brasil dikejutkan dengan serangan balik yang memaksa bek Dani Alves melakukan pelanggaran dan harus mendapatkan kartu kuning. Tendangan bebas diberikan kepada Paraguay.
Tendangan bebas yang diambil oleh Derlis Gonzales mampu diamankan oleh Jefferson. Skor masih tidak berubah.
Brasil tetap setia menerapkan permainan kolektifitas mereka dan mengandalkan Robinho, Coutinho dan Firmino di lini depan untuk mendobrak lini belakang lawan. Selecao sempat mendapatkan peluang di menit ke-58 dan 60 yang sama-sama diperoleh oleh Robinho. Sayang, kedua peluang tersebut masih gagal dimanfaatkan dengan baik. Bersamaan dengan itu, Dunga melakukan pergantian pemain di kubu Brasil, Willian keluar dan digantikan oleh Douglas Costa.
Di menit ke-64, Paraguay mulai enjoy dan perlahan mendikte permainan Brasil. Petaka bagi Brasil datang di menit ke-72, bek berpengalaman, Thiago Silva dinilai melakukan handball di daerah terlarang dan membuat wasit memberikan penalti kepada kubu Paraguay. Kesempatan tersebut tidak di sia-siakan oleh Derliz Gonzalez yang sukses mengeksekusi penalti. Skor berubah 1-1.
Paraguay hampir menambah keunggulan di menit ke-76, namun sundulan Bruno Alvez masih dapat diamankan oleh Jefferson yang berdiri tepat dimana bola jatuh. Seiringan dengan itu, Coutinho mendapatkan kartu kuning setelah kedapatan melakukan tekel keras.
Pergantian pemain kembali dilakukan oleh Ramon Diaz, kini Osvaldo Martinez masuk menggantikan Eduardo Aranda. Memasuki menit ke-81, Martinez mendapatkan kartu kuning.
Coutinho membuang peluang matang yang ia dapatkan di menit ke-83. Penampilan gemilang dari Vilar membuat peluang tersebut gagal menjadi gol.
Brasil dan Paraguay sering jual beli serangan di sisa menit pertandingan ini. Namun, hingga pertandingan berakhir skor tetap 1-1 dan otomatis langsung melakukan adu tendangan penalti. Dalam adu penalti ini, Brasil kandas setelah hanya mampu melesakkan 3 gol ke gawang Paraguay yang sebaliknya sukses menyarangkan 4 gol.
Di kubu Brasil, hanya Fernandinho, Miranda dan Coutinho saja yang berhasil mencetak gol. Sedangkan, dua penendang lainnya, Ribeiro dan Costa gagal.
Sementara di kubu Paraguay, Martinez, Caceres, Bobadila dan Derlis Gonzales berhasil mengeksekusi penalti. Hanya Santa Cruz saja yang gagal.
Dengan hasil ini, Paraguay akan menjamu Argentina di babak semifinal. Tim Tango sendiri sukses mengalahkan Kolombia lewat adu penalti.
Susunan Pemain
Brasil: Jefferson; Alves, Miranda, Thiago Silva, Luis; Elias, Fernandinho; Willian, Coutinho, Robinho; Firmino.
Paraguay: Villar; Caceres, Da Silva, B Valdez, Piris; Bobadilla, Ortigoza, Benitez, Molinas; Valdez, Barrios. (bola/yp)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Forlan: Brasil Tak Sama Tanpa Neymar
Amerika Latin 28 Juni 2015, 22:53
-
Forlan Nilai Neymar Sudah Bertindak Bodoh
Amerika Latin 28 Juni 2015, 22:28
-
Forlan Anggap Kualitas Neymar Tak Perlu Diragukan
Liga Spanyol 28 Juni 2015, 21:57
-
Robinho: Brasil Tersingkir Lewat Cara Bodoh
Amerika Latin 28 Juni 2015, 20:43
-
Miranda: Brasil Tak Beruntung Tersingkir Karena Penalti
Amerika Latin 28 Juni 2015, 17:49
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR