Meski begitu, Dunga mengaku tidak takut. Ia tidak takut jika memang harus kehilangan posisinya sebagai pelatih timnas Brasil. Dunga mengaku hanya takut pada kematian.
"Saya tidak takut pemecatan, saya hanya takut mati," seru Dunga dikutip dari Soccerway. "Di Brasil kami semua ingin melihat perubahan dalam dua menit, tapi salam sepakbola anda harus bersabar," sambungnya.
Sebelumnya, Brasil gagal lolos dari babak grup karena hanya berada di peringkat ke-3 Grup B Copa America Centenario. Hasil tersebut tidak lepas dari kekalahan 1-0 dari Peru pada pertandingan terakhir.
"Ketika Anda bekerja sebagai pelatih tim Brasil, Anda tahu betul bahwa kritik akan datang secara intensif saat kemenangan tidak datang," tukasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dunga: Tak Takut Dipecat, Saya Hanya Takut Mati!
Amerika Latin 13 Juni 2016, 20:27
-
Parkir Bus Lawan Brasil, Peru Ogah Dapat Kritik
Amerika Latin 13 Juni 2016, 18:07
-
Amerika Latin 13 Juni 2016, 17:25

-
Dunga: Brasil Tersingkir Meski Tak Bermain
Amerika Latin 13 Juni 2016, 12:35
-
Highlights Copa America Centenario 2016: Brasil 0 - 1 Peru
Open Play 13 Juni 2016, 10:18
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR