Peru memang menampilkan taktik 'parkir bus' saat melawan Brasil. Paulo Guerrero dan kolega sangat disiplin dan rapat dalam membentuk pertahanan dan hanya sesekali melakukan sarangan balik cepat.
"Itu pilihan yang praktis, kami bertahan ketika kita harus bertahan dan menyerang pada saat kita harus melakukannya," ujar Gareca.
Dengan taktik tersebut, Peru terbukti sukses menangkal agresivitas pasukan Carlos Dunga. Peru menang dari gol tunggal Raul Ruidiaz. Kemenangan yang membuat Peru melangkah ke fase selanjutnya, sementara Brasil harus pulang lebih awal dari Copa America Centenario.
"Peru membuat pertandingan seperti yang memang harus kami lakukan, mengingat skala musuh yang kami hadapi. Grup yang sulit melawan rival yang sangat penting," tandas pelatih asal Brasil ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dunga: Tak Takut Dipecat, Saya Hanya Takut Mati!
Amerika Latin 13 Juni 2016, 20:27
-
Parkir Bus Lawan Brasil, Peru Ogah Dapat Kritik
Amerika Latin 13 Juni 2016, 18:07
-
Amerika Latin 13 Juni 2016, 17:25

-
Dunga: Brasil Tersingkir Meski Tak Bermain
Amerika Latin 13 Juni 2016, 12:35
-
Highlights Copa America Centenario 2016: Brasil 0 - 1 Peru
Open Play 13 Juni 2016, 10:18
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 25 Mei 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00



















KOMENTAR