
Bola.net - Laju Argentina di ajang Copa America 2021 belum berakhir. Skuat besutan Lionel Scaloni tersebut berhasil meraih kemenangan atas Ekuador dalam laga babak perempat final yang digelar pada Minggu (4/7/2021) pagi WIB dengan skor 3-0.
Di atas kertas, Argentina memiliki materi pemain yang jauh lebih baik ketimbang lawannya. Apalagi mereka juga memiliki sosok Lionel Messi. Namun bukan berarti Ekuador menyerah begitu saja.
Argentina nyaris unggul ketika pertandingan baru berlangsung selama dua menit. Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan ke arah tiang dekat. Sayang upayanya bisa dihentikan oleh kiper Ekuador, Hernan Galindez.
Peluang emas kembali tercipta pada menit ke-14. Lagi-lagi dari kaki Martinez, di mana kali ini pria berusia 23 tahun tersebut melepaskan tembakan menggantung yang berhasil melewati Galindez. Beruntung buat Ekuador, Robert Arboelda berhasil menyapu bola sebelum melewati garis gawang.
Argentina terus menggempur lini pertahanan Ekuador hingga memberikan hasil pada menit ke-40. Memanfaatkan asis dari Messi, Rodrigo Paul berhasil mencetak gol ke gawang yang telah ditinggalkan Galindez. Gol tersebut membuat babak pertama berakhir dengan skor 1-0.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya
Babak Kedua
Unggul satu gol tidak membuat Argentina lantas berpuas diri. Mereka mencoba kembali mengoyak jala gawang Ekuador di babak kedua. Pada menit ke-50, Messi menyodorkan bola ke Nicolas Gonzalez yang langsung melepaskan tembakan. Tapi sayangnya, bidikannya tidak tepat sasaran.
Peluang diraih Ekuador pada menit ke-70. Valencia secara konsisten menebar ancaman ke lini belakang Argentina. Kali ini, ia mencoba memanfaatkan umpan silang Angel Mena. Namun lagi-lagi bidikannya melebar di sisi gawang.
Sedihnya, Ekuador malah kebobolan pada menit ke-84. Lautaro Martinez berhasil membubuhkan namanya di papan skor lewat tembakan jarak dekat, memanfaatkan asis dari Lionel Messi. Argentina pun unggul 2-0.
Kartu merah! Ekuador harus bermain dengan 10 orang di masa injury time setelah menggagalkan peluang mencetak gol Angel Di Maria. Pada mulanya, wasit menunjuk titik putih dan hendak memberikan hadiah penalti kepada Argentina.
Namun keputusan tersebut ditarik kembali karena, setelah ditinjau ulang lewat VAR, pelanggaran terjadi di luar kotak terlarang. Tendangan bebas diambil Messi dan menghasilkan gol ketiga buat Argentina! 3-0.
Minimnya waktu yang tersisa membuat Ekuador kesulitan untuk mencetak gol, apalagi mengejar ketertinggalannya. Argentina pun keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0 dan berhak melaju ke babak semifinal Copa America 2021.
Susunan Pemain
Argentina (4-3-3): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, German Pezzella, Nicolas Otamendi, Marcos Acuna; Rodrigo de Paul, Leandro Paredes (Guido Rodriguez 71'), Giovani Lo Celso (Angel Di Maria 71'); Lionel Messi, Lautaro Martinez (Sergio Aguero 90'), Nicolas Gonzalez (Nicolas Tagliafico 83').
Ekuador (4-2-3-1): Hernan Galindez; Angel Preciado (Leonardo Campana 83')), Piero Hincapie, Robert Arboleda, Pervis Estupinan; Angel Mena, Jhegson Mendez; Alan Steven Franco (Moises Caicedo 70'), Carlos Gruezo (Michael Estrada 46'), Diego Palacios (Gonzalo Plata 46'), Enner Valencia.
Baca Juga:
- Suara Fans: Messi Cukur Janggut, Bolivia Tekuk Lutut, Final Brasil vs Argentina Yuk
- Pecahkan Rekor Caps Argentina dengan Cetak 2 Gol, Lionel Messi Banjir Pujian dari Netizen
- Highlights Copa America 2021: Bolivia 1-4 Argentina
- Man of the Match Bolivia vs Argentina: Lionel Messi
- Hasil Copa America 2021 Bolivia vs Argentina: Skor 1-4
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copa America 2021 Argentina vs Ekuador: Skor 3-0
Amerika Latin 4 Juli 2021, 10:03
-
Hasil Euro 2020 Republik Ceko vs Denmark: Skor 1-2
Piala Eropa 4 Juli 2021, 01:06
-
Hasil Pertandingan Copa America 2021 Brasil vs Chile: Skor 1-0
Amerika Latin 3 Juli 2021, 08:53
-
Hasil Euro 2020 Swiss vs Spanyol: Skor 1-1 (Penalti 1-3)
Piala Eropa 3 Juli 2021, 01:47
-
Hasil Euro 2020 Swedia vs Ukraina: Skor 1-2
Piala Eropa 30 Juni 2021, 04:41
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR