
Bola.net - Argentina mengawali langkah di Grup B Copa America 2019 dengan hasil yang mengecewakan, Minggu (16/6). Argentina dipaksa menyerah 0-2 oleh Kolombia. Berkaca pada sejarah, La Albiceleste sepertinya takkan jadi juara.
Lionel Messi dan kawan-kawan tumbang oleh dua gol yang dicetak Kolombia di babak kedua. Gol-gol Kolombia ke gawang Franco Armani dilesakkan oleh Roger Martínez menit 71 dan pemain pengganti Duvan Zapata menit 86.
Argentina kalah dalam laga pertamanya di Copa America terbilang sangat langka. Termasuk melawan Kolombia di Brasil 2019, Argentina baru pernah tiga kali kalah dalam laga pertama mereka di sebuah edisi Copa America.
Namun kekalahan lawan Kolombia lebih buruk dibandingkan dua kekalahan lainnya. Ini juga pertanda tidak menyenangkan buat mereka. Simak ulasannya.
Scroll terus ke bawah.
Selalu Gagal Juara
Argentina baru pernah tiga kali kalah dalam laga pertama mereka di sebuah edisi Copa America. Namun kekalahan 0-2 melawan Kolombia adalah pertama kalinya mereka kalah dengan margin lebih dari satu gol di laga pertama Copa America.
0-2 - #Argentina🇦🇷 have lost a Copa America opening game for the third time ever, with this 0-2 against Colombia being their first loss by more than one goal in such games (2-3 against Uruguay in 1919, 1-2 against Bolivia in 1979). Stunned. #CopaAmerica pic.twitter.com/53LHkEvVXA
— OptaJavier (@OptaJavier) June 16, 2019
Dua kekalahan sebelumnya adalah 2-3 melawan Paraguay di edisi 1919 dan 1-2 melawan Bolivia di edisi 1979. Dua kekalahan itu semuanya dialami Argentina dengan margin satu gol. Melawan Kolombia di Brasil 2019, mereka kalah dengan margin dua gol.
Di dua edisi itu, Argentina selalu gagal juara.
Pada edisi 1919, Brasil keluar sebagai juara. Pda edisi 1979, kampiunnya adalah Paraguay. Akankah kali ini Argentina kembali gagal jadi yang terbaik di Amerika Selatan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah di Laga Pertama Copa America, Pertanda Argentina Takkan Juara
Amerika Latin 17 Juni 2019, 12:24
-
Argentina Kalah Lawan Kolombia, Salah Messi? Statistik Beri Bukti
Amerika Latin 17 Juni 2019, 10:55
-
Kalah dari Kolombia, Lionel Messi Minta Argentina Move On
Amerika Latin 16 Juni 2019, 13:30
-
Lionel Messi Ajak Antoine Griezmann Gabung Barcelona
Liga Spanyol 16 Juni 2019, 13:00
-
Disebut 'Messi dari Jepang', Takefusa Kubo Merasa Bangga
Liga Spanyol 16 Juni 2019, 12:20
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 9 Januari 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:43
-
Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:36
-
Catatan Menarik Arsenal vs Liverpool: The Reds Jadi Batu Sandungan The Gunners
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:34
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:21
-
AC Milan dan Pelajaran Mahal Tentang Kedewasaan
Liga Italia 9 Januari 2026, 08:55
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 9 Januari 2026, 08:50
-
Kapan El Clasico di Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:37
-
Jadwal Barca vs Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:07
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR