
Bola.net - Lionel Scaloni punya catatan yang luar bisa sebagai pelatih Timnas Argentina. Akan tetapi, pelatih 45 tahun itu mengaku tengah mempertimbangkan dengan matang soal pilihan lain di masa depan.
Timnas Argentina jadi tim senior pertama yang dilatih Lionel Scaloni secara penuh. Sebelumnya, dia bertugas sebagai asisten dan pelatih U-20. Scaloni juga pernah jadi asisten di Sevilla.
Awalnya, muncul banyak keraguan soal kapasitas Scaloni sebagai pelatih untuk Lionel Messi dan kolega. Namun, sang mantan pemain mampu memberikan dua gelar penting yakni Copa Amerika dan Piala Dunia 2022.
Paling baru, Scaloni membawa Argentina mencatat momen penting dengan kemenangan lawan Brasil di Stadion Maracana. Lantas, bagaimana Scaloni melihat masa depannya bersama Argentina? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.
Scaloni Masih Pikir-pikir
Lionel Scaloni tentu diharapkan untuk terus melatih Argentina. Dia mampu membangun tim yang solid dan harmonis. Namun, Scaloni mengaku masih memikirkan lebih lanjut soal masa depannya.
"Saya perlu banyak berpikir tentang apa yang akan saya lakukan. Saya butuh waktu untuk berpikir," ucap Scaloni dikutip dari ESPN.
Scaloni ditunjuk sebagai pelatih Timnas Argentina pada Agustus 2018. Sejak saat itu, Scaloni telah memainkan 66 laga dan meraih 48 kemenangan. Argentina di bawah Scaloni hanya enam kali kalah.
"Tim nasional ini membutuhkan pelatih yang memiliki energi maksimal, dan itu baik-baik saja," tegasnya.
Belum Akan Berpisah

Muncul beberapa spekulasi soal masa depan Lionel Scaloni. Laga melawan Brasil di Stadion Maracana pada Rabu (22/11/2023) pagi WIB, disebut bakal jadi momen terakhirnya. Namun, Scaloni membantah spekulasi itu.
"Ini bukan perpisahan, bukan hal lain. Tapi saya harus berpikir karena standarnya sangat tinggi dan sulit untuk terus maju. Sulit untuk terus menang," tegasnya.
Scaloni terlihat memberikan pelukan pada asisten dan beberapa orang yang membantunya di Timnas Argentina usai duel lawan Brasil. ESPN menyebut momen itu sebagai 'perpisahan' karena Argentina tak akan bermain lagi pada 2024 nanti.
Sumber: ESPN
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Kaget Cuma Bisa Imbang Lawan Filipina, Pelatih Vietnam Tetap Anggap Timnas Indonesia Sebagai Pesaing
- Shin Tae-yong Rindukan Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner di Timnas Indonesia: Tanpa Mereka Kami Sus
- Tak Terima Dikatai Pengecut, Lionel Messi Semprot Rodrygo: Kami Juara Dunia, Jaga Mulutmu!
- Respon Keras Lionel Messi Lihat Polisi Pukuli Fans Timnas Argentina
- Jelek di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Ditargetkan Shin Tae-yong Lolos ke 16 Besar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Porto Benarkan Mehdi Taremi Bakal Cabut, Jadinya Pindah ke MU?
Liga Inggris 22 November 2023, 23:50
-
Juventus Pepet Manchester United untuk Rekrut Jadon Sancho
Liga Italia 22 November 2023, 18:40
-
Barcelona Hidupkan Minat Pada Martin Zubimendi
Liga Spanyol 22 November 2023, 18:00
-
Timnas Argentina Tidak Rela Ditinggal Lionel Scaloni
Amerika Latin 22 November 2023, 17:31
-
Nganggur di Arsenal, Bayern Munchen Bakal Bajak Takehiro Tomiyasu?
Liga Inggris 22 November 2023, 17:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR