
Bola.net - Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengakui jika ada tekanan yang begitu besar untuk timnya di Copa America 2019. Bahkan, dia menilai jika situasi yang dihadapi anak asuhnya tak ubahnya perang.
Argentina memang berada dalam tekanan tinggi di Copa America 2019. La Celeste tidak bermain bagus pada dua laga awal. Mereka kalah dari Kolombia dan bermain imbang 1-1 melawan Paraguay.
Namun, Argentina berhasil lolos ke perempat final usai menang dengan skor 2-0 atas Qatar pada laga terakhir. Argentina berada di posisi kedua klasemen akhir Grup B dengan meraih empat poin.
"Terkadang, mereka pergi untuk memainkan sepak bola dan mereka tampak pergi untuk bermain peran. Dengan tekanan yang ada pada mereka, kadang sulit untuk bisa bermain," ucap Lionel Scaloni dikutip dari Goal International.
Lionel Scaloni juga meminta publik untuk lebih adil dengan posisi timnas Argentina. Dia menilai kritik yang selama ini dilancarkan sudah berlebihan dan seperti tidak memberi waktu bagi tim untuk bisa berkembang.
"Pesan saya, seharusnya kita berada di sisi yang sama ketika timnas bermain di Copa America," tandasnya.
Puas dengan Performa Argentina
Argentina mengalahkan Qatar dengan skor 2-0 lewat gol Lautaro Martinez dan Sergio Aguero. Pada laga ini, Lionel Scaloni memakai strategi 4-3-1-2, dengan Lionel Messi sebagai pemain yang mengisi posisi di belakang penyerang.
Perubahan ini dilakukan oleh Lionel Scaloni usai hasil tidak memuaskan pada laga sebelumnya. Hasilnya, dia mengaku cukup puas meskipun masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki lagi ke depannya.
"Kami masih punya beberapa hal yang harus diperbaiki. Tapi, kami puas dengan hasilnya."
"Kami membutuhkan permainan seperti ini agar kami bisa mendapatkan rasa percaya diri. Terutama di babak kedua, kami bermain tanpa rasa takut. Kami harus menyesuaikan beberapa hal sesuai dengan lawan yang dihadapi," tegas Lionel Scaloni.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Sebuah Tim, Argentina Hanya Sekumpulan Individu Plus Lionel Messi
Amerika Latin 24 Juni 2019, 13:00
-
Highlights Copa America 2019: Qatar 0-2 Argentina
Open Play 24 Juni 2019, 11:38
-
Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Lionel Messi: Yang Penting Menang
Amerika Latin 24 Juni 2019, 11:20
-
Pelatih Argentina: Kami Bermain Sepak Bola, Tapi Seperti Perang
Amerika Latin 24 Juni 2019, 08:30
-
Hasil Pertandingan Qatar vs Argentina: Skor 0-2
Amerika Latin 24 Juni 2019, 03:57
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR