Bola.net - Peru bermain fantastis saat menghadapi juara bertahan Chile di semifinal Copa America 2019, Kamis (04/7). Peru menang 3-0 dan melenggang ke final.
Peru pernah menghajar Chile dengan skor yang sama pada 1949 silam, juga di Brasil. Ibarat deja vu, mereka mengulanginya lagi.
Peru memukul Chile 3-0 di Arena do Gremio, Porto Alegre, Brasil. Peru menang lewat gol-gol Edison Flores menit 21, Yoshimar Yotun menit 38, dan Paolo Guerrero menit 91.
3 - Peru’s 🇵🇪 3-0 win over Chile 🇨🇱 was their joint-biggest margin of victory in a competitive game against them (a 3-0 win in the 1949 Copa America, also in Brazil). Dance.#CopaAmerica pic.twitter.com/yTJBxqjdEP
— OptaJavier (@OptaJavier) July 4, 2019
Kemenangan 3-0 adalah kemenangan terbesar Peru dalam laga kompetitif melawan Chile. Namun ini bukan yang pertama kali.
Sebelumnya, tepatnya pada 30 April 1949, Peru pernah menekuk Chile 3-0 juga di turnamen ini. Uniknya, edisi tersebut juga digelar di Brasil
Waktu itu, di Estadio do Pacaembu, Sao Paulo, Peru menang 3-0 lewat dua gol Alfredo Mosquera dan satu gol Felix Castillo.
Kali ini, di Porto Alegre, Peru sukses mengulanginya. Peru pun sukses menyingkirkan Chile, dan akan menghadapi tuan rumah Brasil di final.
Sementara itu, Chile akan menghadapi Argentina dalam partai perebutan juara 3. Simak jadwalnya.
Scroll terus ke bawah.
Jadwal Copa America 2019
Perebutan Juara 3
- Hari: Minggu, 7 Juli 2019
- Jam: 02.00 WIB
- Venue: Arena Corinthians, Sao Paulo
- Pertandingan: Argentina vs Chile.
Final
- Hari: Senin, 8 Juli 2019
- Jam: 03.00 WIB
- Venue: Estadio do Maracana, Rio de Janeiro
- Pertandingan: Brasil vs Peru.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chile yang Dibuat Tumpul Oleh Kiper Tangguh Peru
Amerika Latin 4 Juli 2019, 15:55
-
Peru vs Chile dan Deja vu Brasil 1949
Amerika Latin 4 Juli 2019, 15:33
-
Kedua Kalinya Dalam Sejarah, Peru ke Final Copa America
Amerika Latin 4 Juli 2019, 15:18
-
Highlights Copa America 2019: Chile 0-3 Peru
Open Play 4 Juli 2019, 12:25
-
Bantai Chile, Peru Tantang Brasil di Final Copa America 2019
Amerika Latin 4 Juli 2019, 09:39
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR