
Bola.net - Nama Harry Kewell bukan sosok yang asing di kalangan pecinta sepak bola. Legenda tim nasional Australia itu akan menjajal peruntungannya sebagai pelatih di J1 League 2024.
Harry Kewell adalah legenda timnas Australia, bermain 58 kali untuk Socceroos dan mencetak 17 gol. Kewell juga merupakan legenda dua tim Liga Inggris, Liverpool dan Leeds United.
Delapan musim bermain di Leeds United, ia total bermain 242 kali di semua ajang, dengan torehan 63 gol. Sedangkan di Liverpool, Kewell jadi bagian sejarah saat The Reds jadi juara Liga Champions 2004-2005, menjadi starter di final meski harus keluar dini karena cedera.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Menjajal Peruntungan di Jepang

Usai pensiun sebagai pemain, Kewell melatih tim-tim kasta bawah Liga Inggris. Ia melatih Crawley Town, Notts County, dan Oldham Athletic di kasta keempat, sebelum jadi pelatih Barnet di kasta kelima.
Tahun 2022, Kewell kemudian menjadi asisten pelatih Brendan Rodgers di Celtic, dan tetap menjadi asisten pelatih di sana saat Ange Postecoglou jadi nakhoda.
Musim ini, Kewell dipercaya jadi pelatih utama Yokohama F. Marinos, yang menjadi klub kasta teratas pertama yang dilatih pria 45 tahun ini.
Seperti sebuah tradisi, Kewell meneruskan jejak pelatih Negeri Kanguru di Marinos.
Ange Postecoglou menangani Marinos pada 2018-2021, diteruskan oleh kompatriotnya, Kevin Muscats, pada 2021 sampai 2023 lalu.
Tugas Kewell tak mudah, apalagi dua pendahulunya sama-sama berhasil memberikan gelar juara Meiji Yasuda J1 League untuk Yokohama F. Marinos.
Apakah mental pemenang Harry Kewell akan mampu membawa Marinos juara Meiji Yasuda J1 League musim ini? Patut dinanti!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Sentuhan Tangan Dingin Harry Kewell di J1 League 2024
Asia 9 April 2024, 22:04
-
Makin Buas, Kewell Yakin tak Ada Tim yang Ingin Bertemu Liverpool Saat Ini
Liga Inggris 25 Februari 2022, 22:28
-
Prediksi Kewell Soal Thiago di Liverpool: Bakal Jadi Pemain Fenomenal
Liga Inggris 31 Maret 2021, 22:27
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR