
Bola.net - Mitchell Duke menjalani musim keduanya bersama Machida Zelvia pada 2024. Walau sudah berumur, dia masih bisa diandalkan.
Musim lalu, kontribusi 10 gol mampu membantu Machida Zelvia jadi juara kasta kedua Liga Jepang.
Musim ini, pemain berusia 33 tahun ini sudah mencetak empat gol, meski berstatus sebagai pemain pelapis.
Torehan ini ikut membantu Machida Zelvia bersaing di puncak klasemen sementara J1 League.
Dengan pengalaman segudang yang ia miliki, Duke juga masih dipanggil oleh Timnas Australia, termasuk jadi starter saat melawan Indonesia bulan lalu.
Duke lahir di Liverpool, New South Wales, Australia pada 18 Januari 1991.
Ia memulai karier profesional pada tahun 2009 di Parramatta Eagles, sebelum bergabung dengan Central Coast Mariners, dan sempat dipinjamkan ke Blacktown City.
Kemudian ia sempat bermain di Al-Taawoun di Arab Saudi, Western Sydney Wanderers, selain berkarier di Liga Jepang.
Petualangan Mitchell Duke di J1 League

Di J.League, ia kali pertama bermain untuk Shimizu S-Pulse pada 2015-2018, Fagiano Okayama pada 2021-2022, lalu kini membela Machida Zelvia mulai musim 2023 lalu.
Bersama Timnas Australia, ia menjalani debut lawan Korea Selatan di Piala Asia Timur 2013 saat negaranya tampil sebagai tim undangan.
Ia termasuk ke dalam skuad Timnas Australia yang bermain di Piala Asia 2023, Piala Dunia 2022, serta Olimpiade Tokyo 2020.
Kini, apakah Mitchell Duke akan mampu mengantarkan Machida Zelvia meraih gelar juara J1 League musim ini?
Statistik Mitchell Duke di Machida Zelvia:
- J2 League 2023: 34 Main - 10 Gol - 6 Assist
- J1 League 2024: 28 Main - 4 Gol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mitchell Duke, Penyerang 33 Tahun Timnas Australia yang Bermain J1 League
Asia 16 Oktober 2024, 11:34
-
Oh Se-hun, Jagoan Timnas Korea Selatan yang Bermain di Liga Jepang
Asia 11 Oktober 2024, 14:32
-
Treble Winners Domestik di Jepang, Siapa Saja yang Pernah Meraihnya?
Voli 2 Oktober 2024, 15:17
-
Membedah 61 Gol yang Sudah Dicetak Sanfrecce Hiroshima Hingga Pekan ke-31 J1 League
Asia 25 September 2024, 09:13
-
Di Balik Tangguhnya Pertahanan Machida Zelvia di J1 League 2024
Asia 20 September 2024, 10:10
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR