Di pertandingan ini, Semen Padang, yang menurunkan sebagian besar pemain lapis kedua mereka, langsung merangsek pertahanan tim tamu begitu laga dimulai. Melalui duet Titus Bonai dan Edward Wilson Junior, anak asuh Jafri Sastra ini menebar ancaman ke lini pertahanan Red Machine, julukan Churchill SC.
Terus memberikan tekanan, Semen Padang akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-23. Aksi individu Edu -sapaan karib Edward Wilson Junior- tak bisa dihentikan barisan belakang tim tamu. Tanpa kesulitan, Edu menceploskan bola ke gawang Churchill dan membawa keunggulan bagi Semen Padang.
Semen Padang memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan mereka. Sayang, tendangan keras nan terarah M. Rizal dari luar kotak penalti, di menit ke-40, masih bisa ditangkap dengan baik oleh Lalit. Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Semen Padang.
Di babak kedua, penggawa Semen Padang langsung menggebrak begitu wasit Jameel Juma AbdulHusain Mohamed memulai laga. Serbuan ini membuat kelabakan para penggawa Churchill SC. Dalam sebuah skema serangan, Edu diganjal salah seorang penggawa tim tamu di dekat kotak penalti. Wasit mengeluarkan kartu merah bagi pemain Churchill tersebut dan memberi hadiah tendangan bebas bagi Semen Padang.
Tibo, yang dipercaya menjadi eksekutor, tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Bola sepakannya meluncur deras tanpa bisa diantisipasi kiper tim tamu.
Unggul dua gol, para penggawa Semen Padang tak mengendurkan serangan. Namun dari sini petaka dimulai. Salah seorang penggawa Churchill Brothers, Bineesh Balan, yang lolos dari kawalan lini belakang Semen Padang, sukses mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan mereka.
Mampu mencetak satu gol, para penggawa tim tamu kian garang. Mereka menaikkan tempo permainan dan mengambil alih inisiatif permainan untuk mengurung pertahanan Semen Padang.
Sayangnya, asa Churchill untuk menyamakan kedudukan kian mengecil di menit 56. Kali ini Edu menggandakan pundi-pundi golnya melalui sepakan keras yang menjebol gawang Churchill Brothers.
Mampu kembali menjauh dari kejaran Churchill, Semen Padang terus tampil ofensif. Beberapa kali peluang mereka dapatkan. Sayang, kiper tim tamu tampil cemerlang dan mampu mengantisipasi gelombang serangan penggawa Kabau Sirah.
Sampai laga jelang usai, kedua tim terus memperagakan permainan ofensif yang rancak. Namun, sampai laga usai, kedudukan tetap bagi keunggulan Semen Padang. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSM Waspadai Duet Edu dan Titus Bonai
Bola Indonesia 1 Mei 2013, 19:03
-
Andi Oddang Absen Lawan Semen Padang
Bola Indonesia 1 Mei 2013, 18:05
-
Review AFC: Semen Padang Bekuk Churchill Brothers
Asia 1 Mei 2013, 17:41
-
Hindari Akumulasi Kartu, Semen Padang Rotasi Pemain
Bola Indonesia 1 Mei 2013, 09:40
-
Kejar Kemenangan, Semen Padang Bakal Main Cantik
Bola Indonesia 1 Mei 2013, 09:20
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR