
"Saya sangat bangga dapat memenangi laga tersebut, terlebih ini Hari Kemerdekaan Filipina. Gelar ABL ini untuk Filipina," kata Leo Austria saat ditemui setelah pertandingan yang dimenangi timnya dengan skor 70-55.
Meski demikian, Austria mengaku tidak memiliki rencana khusus untuk memenangi ABL di waktu yang bersamaan dengan Hari Kemerdekaan Filipina.
Ia mengaku bersyukur dengan berjalannya rencana yang telah disiapkan untuk membendung permainan tuan rumah, sekaligus juara bertahan ABL 2012, Warriors.
Austria bahkan mengatakan bahwa faktor banyaknya pemain yang didera cedera di kubu lawan telah memberikan timnya keuntungan tersendiri, meskipun ia tetap meyakini gelar juara tersebut hasil dari kerja keras para pemain Beermen.
"Mereka (Warriors) didera masalah cedera di beberapa laga terakhir, itu juga memberi keuntungan bagi kami. Akan tetapi, para pemain kami telah berusaha sekuat tenaga, kami pantas meraih gelar ini," kata Austria.
Keberhasilan Beermen menjadi juara ABL, merupakan torehan sejarah baru bagi kompetisi basket klub-klub Asia Tenggara tersebut, mengingat wakil Filipina itu merupakan klub keempat yang meraih gelar juara di empat tahun penyelenggaraan turnamen itu.
Sebelumnya, dalam penyelenggaraan ABL pertama di musim 2009-2010, wakil Filipina, Philippine Patriots menjadi juaranya. Kemudian di musim 2010-2011 giliran Chang Thailand Slammers merasakan trofi ABL.
Sementara di musim lalu, 2012, Warriors menjadi juara setelah mengalahkan Beermen di babak final dan merupakan kejutan mengingat mereka tertinggal lebih dulu 0-1 di laga pertama untuk kemudian membalikkan keadaan menjadi 2-1 di dua pertemuan selanjutnya.
Musim ini Warriors gagal memenuhi ambisi mereka untuk menciptakan sejarah baru sebagai satu-satunya tim yang berhasil mempertahankan gelar juara dua tahun beruntung.
Ambisi tersebut harus terhenti karena Beermen mengalahkan mereka tiga pertandingan langsung dalam babak final yang menggunakan sistem "best of five" atau pemenang tiga laga berhak menjadi juara. Beermen menang 75-70, 65-64 dan 70-55. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Warriors Lapang Dada Terima Kekalahan
Basket 13 Juni 2013, 15:33
-
Beermen Persembahkan Trofi ABL Untuk Kemerdekaan Filipina
Basket 13 Juni 2013, 15:03
-
Indonesia Warriors Bertekad Pertahankan Gelar ABL
Basket 4 Juni 2013, 22:00
-
Jelang Laga Ketiga, Indonesia Warriors Waspadai Melton
Basket 28 Mei 2013, 17:30
-
Preview ABL: Antara Rekor Beermen dan Ambisi Pembuktian Dragons
Basket 16 Mei 2013, 14:02
LATEST UPDATE
-
3 Kekalahan Beruntun, Kursi Marcos Santos di Arema FC Mulai Panas?
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 23:04
-
Hasil PSIM vs Persijap: Drama 4 Gol, VAR, dan Lampu Padam
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 22:54
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Penentu di Laga Madrid vs Man City
Liga Champions 11 Maret 2026, 22:21
-
Khvicha Kvaratskhelia Selalu Tampil Berbeda di Liga Champions Bersama PSG
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:58
-
Joao Pedro Jadi Andalan Chelsea Dalam Duel Kontra PSG di Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:39
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bali United 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 21:27
-
Iran Pastikan Tak Ikut Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Maret 2026, 21:24
-
Live Streaming Leverkusen vs Arsenal - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:02
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Dewa United vs Manila Digger 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 20:58
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41

























KOMENTAR