
Bola.net - Pertandingan Inter vs Parma berakhir 2-0 untuk Inter Milan di Stadion San Siro, Senin, 4 Mei 2026. Dua gol tuan rumah dilesakkan Marcus Thuram pada menit 45+1 dan Henrikh Mkhitaryan pada menit 80.
Hasil laga Inter vs Parma ini memastikan Nerazzurri meraih Scudetto Serie A musim 2025-2026. Tambahan tiga poin membuat Inter tak terkejar setelah pesaing terdekat gagal meraih kemenangan di laga lain.
Inter hanya membutuhkan satu poin untuk mengunci gelar sebelum pertandingan dimulai. Kemenangan di laga Inter vs Parma pun memastikan pesta juara berlangsung lebih meyakinkan di hadapan pendukung sendiri.
Gol pembuka lahir di masa tambahan waktu babak pertama melalui pergerakan Thuram yang lolos jebakan offside. Gol kedua hadir lewat kerja sama rapi yang dituntaskan Mkhitaryan dari jarak dekat pada babak kedua.
Dominasi Inter Sejak Awal

Inter langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal pertandingan. Peluang pertama hadir melalui sundulan Denzel Dumfries yang tipis melebar dari umpan Nicolo Barella.
Parma sempat memberi ancaman lewat peluang Mateo Pellegrino. Namun, penyelesaian akhirnya tidak maksimal sehingga gagal membuka keunggulan.
Inter hampir mencetak gol pada menit ke-26 saat tembakan Barella membentur mistar. Bola sempat mengenai kiper Zion Suzuki sebelum diamankan kembali di depan gawang.
Gol Penentu Sebelum dan Sesudah Jeda

Kebuntuan pecah tepat sebelum turun minum dalam laga Inter vs Parma ini. Thuram memanfaatkan umpan terobosan Piotr Zielinski dan menaklukkan kiper dari jarak dekat.
Memasuki babak kedua, Inter tetap mengontrol jalannya pertandingan. Sejumlah peluang tercipta, termasuk dari Federico Dimarco yang aktif mengirim umpan berbahaya.
Gol kedua akhirnya datang pada menit ke-80 dalam skema serangan cepat. Lautaro Martinez mengirim assist yang diselesaikan Mkhitaryan tanpa kesulitan.
Inter Pastikan Gelar ke-21

Hasil laga Inter vs Parma ini menegaskan dominasi Inter sepanjang musim. Konsistensi performa menjadi kunci keberhasilan mereka meraih Scudetto ke-21.
Parma sempat mencetak gol di akhir laga melalui Nesta Elphege. Namun, gol dianulir karena posisi offside dalam proses serangan.
Kemenangan ini menutup malam spesial di San Siro dengan perayaan gelar. Inter pun kembali menegaskan status sebagai salah satu kekuatan utama di sepak bola Italia.
Klasemen

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Inter Akui Barcelona Tertarik pada Alessandro Bastoni
Liga Italia 4 Mei 2026, 21:16
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR