
Bola.net - Tony Parker mencetak 34 poin dan San Antonio Spurs memperpanjang rangkaian kemenangannya menjadi 20 pertandingan pada hari Selasa (29/5) waktu setempat, dengan mengalahkan Oklahoma City Thunder dengan skor 120-111 untuk memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di final playoff Wilayah Barat.
Thunder akan menjadi tuan rumah pada pertandingan ketiga dan keempat melawan Spurs pada hari Kamis dan Sabtu.
Spurs menelan kekalahan terakhir pada 11 April lalu, di kandang sendiri dari Los Angeles Lakers, dan memenangi sepuluh pertandingan terakhir musim reguler serta memenangi sepuluh pertandingan playoff pertama mereka.
"Itu merupakan laju yang bagus, namun kami tetap khawatir mengenai dua pertandingan selanjutnya," kata bintang Spurs, Tim Duncan. "Jika kami berhasil memenangkannya, maka akan menjadi 22 kemenangan secara beruntun. Itu akan hebat."
Rentetan kemenangan Spurs ini telah memecahkan rekor, yakni 19 kemenangan berturut-turut yang diraih oleh Lakers pada tahun 2001.
Guard asal Perancis, Parker hanya memasukkan 16 poin dari 21 tembakannya, dan berkontribusi dengan delapan assist untuk Spurs, yang baru kalah dua kali sepanjang 33 pertandingan.
"Tony begitu hebat sepanjang tahun," kata pelatih Gregg Popovich. "Ia istimewa. Ia bermain fantastis dengan begitu banyak cara."
Playmaker asal Argentina, Manu Ginobili mencetak 20 poin dan Kawhi Leonard menambah 18 poin dan 10 rebound untuk Spurs.
Kevin Durant mencetak 31 poin untuk Thunder, sementara James Harden menambah 30 poin, dan Russell Westbrook berkontribusi dengan 27 poin saat timnya kembali harus menelan kekalahan.
"Jika kami bermain keras dan bermain bagus, kami mampu mengalahkan tim ini," kata pemain veteran Thunder, Derek Fisher. "Kami harus bermain fisik pada akhir pertahanan. Kami melakukan pekerjaan hebat beberapa kali, namun 'beberapa kali' tidaklah cukup. Kami harus pulang dan memenangi pertandingan ketiga."
Thunder memangkas keunggulan 22 poin Spurs untuk mengubah skor menjadi 99-93, ketika waktu tersisa 5:25 menit, sebelum Spurs menemukan 'sentuhan' pada serangan tembakan untuk mengunci kemenangan.
"Kami bermain ceroboh, dan Thunder kembali mengejar," ucap Popovich. "Mereka sedikit mengacaukan ritme kami. Kami bermain datar pada kuarter keempat, namun pada akhirnya kami kembali untuk menang. Mereka merupakan tim yang sangat tangguh."
Hanya tiga tim sepanjang sejarah NBA yang mampu memenangi 20 pertandingan atau lebih secara berturut-turut, dan semua itu hanya terjadi di musim reguler.
Lakers menorehkan rekor NBA dengan 33 kemenangan berturut-turut pada tahun 1971-1972, sementara Houston Rockets meraih 22 kemenangan berturut-turut pada 2008, dan Milwauke Bucks membukukan 20 kemenangan berturut-turut pada 1971. (ant/kny)
Thunder akan menjadi tuan rumah pada pertandingan ketiga dan keempat melawan Spurs pada hari Kamis dan Sabtu.
Spurs menelan kekalahan terakhir pada 11 April lalu, di kandang sendiri dari Los Angeles Lakers, dan memenangi sepuluh pertandingan terakhir musim reguler serta memenangi sepuluh pertandingan playoff pertama mereka.
"Itu merupakan laju yang bagus, namun kami tetap khawatir mengenai dua pertandingan selanjutnya," kata bintang Spurs, Tim Duncan. "Jika kami berhasil memenangkannya, maka akan menjadi 22 kemenangan secara beruntun. Itu akan hebat."
Rentetan kemenangan Spurs ini telah memecahkan rekor, yakni 19 kemenangan berturut-turut yang diraih oleh Lakers pada tahun 2001.
Guard asal Perancis, Parker hanya memasukkan 16 poin dari 21 tembakannya, dan berkontribusi dengan delapan assist untuk Spurs, yang baru kalah dua kali sepanjang 33 pertandingan.
"Tony begitu hebat sepanjang tahun," kata pelatih Gregg Popovich. "Ia istimewa. Ia bermain fantastis dengan begitu banyak cara."
Playmaker asal Argentina, Manu Ginobili mencetak 20 poin dan Kawhi Leonard menambah 18 poin dan 10 rebound untuk Spurs.
Kevin Durant mencetak 31 poin untuk Thunder, sementara James Harden menambah 30 poin, dan Russell Westbrook berkontribusi dengan 27 poin saat timnya kembali harus menelan kekalahan.
"Jika kami bermain keras dan bermain bagus, kami mampu mengalahkan tim ini," kata pemain veteran Thunder, Derek Fisher. "Kami harus bermain fisik pada akhir pertahanan. Kami melakukan pekerjaan hebat beberapa kali, namun 'beberapa kali' tidaklah cukup. Kami harus pulang dan memenangi pertandingan ketiga."
Thunder memangkas keunggulan 22 poin Spurs untuk mengubah skor menjadi 99-93, ketika waktu tersisa 5:25 menit, sebelum Spurs menemukan 'sentuhan' pada serangan tembakan untuk mengunci kemenangan.
"Kami bermain ceroboh, dan Thunder kembali mengejar," ucap Popovich. "Mereka sedikit mengacaukan ritme kami. Kami bermain datar pada kuarter keempat, namun pada akhirnya kami kembali untuk menang. Mereka merupakan tim yang sangat tangguh."
Hanya tiga tim sepanjang sejarah NBA yang mampu memenangi 20 pertandingan atau lebih secara berturut-turut, dan semua itu hanya terjadi di musim reguler.
Lakers menorehkan rekor NBA dengan 33 kemenangan berturut-turut pada tahun 1971-1972, sementara Houston Rockets meraih 22 kemenangan berturut-turut pada 2008, dan Milwauke Bucks membukukan 20 kemenangan berturut-turut pada 1971. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dennis Rodman Dijatuhi Hukuman Pelayanan Masyarakat
Basket 30 Mei 2012, 19:15
-
Vinny Del Negro Tetap Latih Los Angeles Clippers
Basket 30 Mei 2012, 17:45
-
Bekuk Thunder, Spurs Beruntun Raih Kemenangan Ke-20
Basket 30 Mei 2012, 17:15
-
Miami Heat Masih Terlalu Perkasa Bagi Boston Celtics
Basket 29 Mei 2012, 17:00
-
Ginobili Antarkan Spurs Menangkan Laga Pertama Atas Thunder
Basket 28 Mei 2012, 17:30
LATEST UPDATE
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR