
Thunder akan menjadi tuan rumah pada pertandingan ketiga dan keempat melawan Spurs pada hari Kamis dan Sabtu.
Spurs menelan kekalahan terakhir pada 11 April lalu, di kandang sendiri dari Los Angeles Lakers, dan memenangi sepuluh pertandingan terakhir musim reguler serta memenangi sepuluh pertandingan playoff pertama mereka.
"Itu merupakan laju yang bagus, namun kami tetap khawatir mengenai dua pertandingan selanjutnya," kata bintang Spurs, Tim Duncan. "Jika kami berhasil memenangkannya, maka akan menjadi 22 kemenangan secara beruntun. Itu akan hebat."
Rentetan kemenangan Spurs ini telah memecahkan rekor, yakni 19 kemenangan berturut-turut yang diraih oleh Lakers pada tahun 2001.
Guard asal Perancis, Parker hanya memasukkan 16 poin dari 21 tembakannya, dan berkontribusi dengan delapan assist untuk Spurs, yang baru kalah dua kali sepanjang 33 pertandingan.
"Tony begitu hebat sepanjang tahun," kata pelatih Gregg Popovich. "Ia istimewa. Ia bermain fantastis dengan begitu banyak cara."
Playmaker asal Argentina, Manu Ginobili mencetak 20 poin dan Kawhi Leonard menambah 18 poin dan 10 rebound untuk Spurs.
Kevin Durant mencetak 31 poin untuk Thunder, sementara James Harden menambah 30 poin, dan Russell Westbrook berkontribusi dengan 27 poin saat timnya kembali harus menelan kekalahan.
"Jika kami bermain keras dan bermain bagus, kami mampu mengalahkan tim ini," kata pemain veteran Thunder, Derek Fisher. "Kami harus bermain fisik pada akhir pertahanan. Kami melakukan pekerjaan hebat beberapa kali, namun 'beberapa kali' tidaklah cukup. Kami harus pulang dan memenangi pertandingan ketiga."
Thunder memangkas keunggulan 22 poin Spurs untuk mengubah skor menjadi 99-93, ketika waktu tersisa 5:25 menit, sebelum Spurs menemukan 'sentuhan' pada serangan tembakan untuk mengunci kemenangan.
"Kami bermain ceroboh, dan Thunder kembali mengejar," ucap Popovich. "Mereka sedikit mengacaukan ritme kami. Kami bermain datar pada kuarter keempat, namun pada akhirnya kami kembali untuk menang. Mereka merupakan tim yang sangat tangguh."
Hanya tiga tim sepanjang sejarah NBA yang mampu memenangi 20 pertandingan atau lebih secara berturut-turut, dan semua itu hanya terjadi di musim reguler.
Lakers menorehkan rekor NBA dengan 33 kemenangan berturut-turut pada tahun 1971-1972, sementara Houston Rockets meraih 22 kemenangan berturut-turut pada 2008, dan Milwauke Bucks membukukan 20 kemenangan berturut-turut pada 1971. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dennis Rodman Dijatuhi Hukuman Pelayanan Masyarakat
Basket 30 Mei 2012, 19:15
-
Vinny Del Negro Tetap Latih Los Angeles Clippers
Basket 30 Mei 2012, 17:45
-
Bekuk Thunder, Spurs Beruntun Raih Kemenangan Ke-20
Basket 30 Mei 2012, 17:15
-
Miami Heat Masih Terlalu Perkasa Bagi Boston Celtics
Basket 29 Mei 2012, 17:00
-
Ginobili Antarkan Spurs Menangkan Laga Pertama Atas Thunder
Basket 28 Mei 2012, 17:30
LATEST UPDATE
-
Manchester City vs Chelsea: Siapa Unggul di Catatan Head to Head?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 16:05
-
Nonton Live Streaming Borneo FC vs PSM Makassar Hari Ini di BRI Super League
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 16:01
-
John Herdman Unggul dari Shin Tae-yong dan Kluivert dalam Rataan Kemenangan
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:57
-
Mengapa Chelsea Pertimbangkan Liam Rosenior sebagai Pelatih Baru
Liga Inggris 3 Januari 2026, 15:35
-
Breaking News! John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:24
-
Daftar Pemain Voli Putra Medan Falcons Tirta Bhagasasi di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 14:58
-
Reaksi Manajer Premier League atas Kepergian Mendadak Enzo Maresca dari Chelsea
Liga Inggris 3 Januari 2026, 14:17
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR