
Rekor pertama yang berhasil dipecahkan PJ adalah menjadi tim dengan produktivitas terbaik dalam satu pertandingan sepanjang tiga musim preseason tournament berlangsung. PJ mempertajam rekor sebelumnya yang ditorehkan oleh Garuda Bandung kala mengalahkan NSH GMC Riau 89-40 pada preseason musim ini yang berlangsung Senin (15/10).
Tak hanya itu, PJ juga sukses memecahkan rekor margin kemenangan terbesar dalam satu pertandingan. PJ unggul dengan margin 67 poin. Rekor tersebut memperbaiki margin tertinggi sebelumnya yang dicetak oleh Dell Aspac Jakarta (51 poin) saat menang 85-34 atas NSH GMC Riau dalam preseason musim lalu.
Pelatih PJ, Nathaniel ”Nath” Canson memuji habis penampilan timnya di laga itu. Bagi Nath, performa timnya di laga tersebut jauh lebih baik dibandingkan saat berhadapan dengan Dell Aspac Jakarta pada Minggu (14/10) lalu.
”Kekalahan melawan Aspac membuat anak-anak sangat termotivasi untuk meraih kemenangan. Mereka seperti berusaha melampiaskan kemarahan atas kekalahan itu pertandingan ini. Permainan seperti ini yang harus terus mereka jaga jika masih ingin menjadi juara,” tandas pelatih asal Filipina itu.
Sebaliknya, pelatih Tonga BSC Jakarta, Bintoro tak terlalu kecewa meski timnya harus menelan kekalahan dengan skor telak. Dia menilai timnya memang kalah kelas saat berhadapan dengan PJ. Dia lebih menyoroti lemahnya defense yang dibangun oleh anak asuhnya.
”Saya sengaja memberikan kesempatan pada para pemain muda untuk menambah minute play. Seharusnya mereka bisa lebih memberikan perlawanan pada PJ. Namun kami memang kalah pengalaman dan kualitas. Problem ini akan segera kami perbaiki,” tandas Bintoro.
PJ sendiri langsung tampil ganas sejak tip off pertandingan. Dimotori Andy ”Batam” Poedjakusuma dan center Ferdinand Damanik, PJ langsung leading jauh 22-12 di akhir kuarter pertama. Masuk kuarter berikutnya, mesin poin PJ makin memanas. Berturut-turut tembakan dari Batam dan Kelly Purwanto menembus ring Tonga BSC.
Sampai kuarter kedua berakhir, Batam memimpin perolehan statistik PJ dengan total mengemas 20 poin dan delapan rebound dan menutup kuarter tersebut dengan skor 63-18. Dua kuarter tersisa menjadi ajang unjuk gigi barisan pemain bench PJ.
Seluruh pemain PJ masuk dalam daftar pencetak skor di pertandingan itu, termasuk empat pemain yang mencetak double digit, yaitu Erick Sebayang (12 poin), Ponsianus “Komink” Indrawan (12 poin), Ferdinand Damanik (15 poin), serta sang top skor Batam”(22 poin). PJ menutup laga itu dengan kemenangan 112-45. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hangtuah Nyaris Permalukan Aspac
Basket 16 Oktober 2012, 20:25
-
Stadium Jakarta Jaga Peluang ke Semifinal
Basket 16 Oktober 2012, 20:12
-
Bekuk Tonga BSC, Pelita Jaya Pecahkan Dua Rekor Preseason
Basket 16 Oktober 2012, 18:36
-
Satria Muda Sukses Benamkan Bimasakti
Basket 15 Oktober 2012, 20:17
-
Bekuk Tonga BSC, Empat Pemain Satya Wacana Cetak Double Digit
Basket 15 Oktober 2012, 20:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Fiorentina vs Milan - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 Januari 2026, 14:00
-
Live Streaming Portsmouth vs Arsenal - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 11 Januari 2026, 14:00
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persija di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 12:55
-
Daftar Lengkap Tim Lolos 32 Besar FA Cup 2025/2026
Liga Inggris 11 Januari 2026, 11:25
-
Rafael Leao Jadi Penyelamat Milan, Allegri Ungkap Perubahan Penting Sang Bintang
Liga Italia 11 Januari 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52























KOMENTAR