Bola.net - Garuda Bandung menunjukkan kelasnya sebagai kandidat juara Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia Preseason Tournament 2012. Itu menyusul torehan sempurna yang dibukukan sepanjang penyisihan Grup A. Empat laga disapu bersih dengan kemenangan, termasuk kemenangan 80-58 atas Bimasakti Nikko Steel Malang di DBL Arena, Rabu (17/10).
Berlaga tanpa diperkuat Hendru Ramli, mesin poin Garuda sempat macet menghadapi defense ketat yang digalang anak-anak Bimasakti. Agresivitas para pemain Bimasakti yang juga bermain tanpa scorer utamanya, Yanuar Dwi Priasmoro (absen karena cedera ringan), sanggup menyulitkan Garuda. Tim polesan Wan Amran ini tertinggal 12-14 pada kuarter awal.
Belum ada solusi manjur dari Garuda untuk mematahkan akselerasi guard-guard Bimasakti. Selain Gunawan dan Cahyadi yang masih produktif, Bima Rizky Ardiyansyah menjadi penyokong ketiga serangan-serangan Bimasakti yang terpaksa kehilangan center muda, Arif Risqiyanto sejak kuarter pertama karena terluka setelah berbenturan dengan Christ Gideon. Dengan persentase field goals mencapai 46 persen di kuarter kedua, Bimasakti menguasai pertandingan dengan raihan 17-13.
Sebuah insiden keras terjadi di awal kuarter ketiga. Point guard Bimasakti, Deny Sartika tersungkur setelah bersinggungan dengan Diftha Pratama. Beberapa pemain Bimasakti dan Garuda terlibat saling dorong yang membuat laga terhenti sekitar lima menit. Ketika laga dilanjutkan, Bimasakti seolah kehilangan momentum. Permainan cepat dan rapi sudah tidak lagi terlihat. Bimasakti hanya mencetak 11 poin di kuarter tiga, sementara Garuda melesat dengan tambahan 31 poin. Christ Gideon tampil produktif pada kuarter ini dengan menyumbang 12 poin.
Gideon kembali menunjukan kelasnya pada kuarter terakhir dengan tambahan empat poin. Fadlan Minallah menambah enam poin memanfaatkan situasi miss-match yang beberapa kali terjadi. Dengan rata-rata field goals 52 persen hingga akhir laga, Garuda berhasil menyalip performa Bimasakti yang cenderung menurun di dua kuarter akhir.
Gideon memimpin perolehan angka bagi Garuda dengan kontribusi 23 poin, disusul Fadlan dengan tambahan 14 poin. Sementara Cahyadi dengan 15 poin adalah pengumpul angka terbanyak bagi kubu Bimasakti.
Kemenangan tersebut menjadi bekal berharga bagi Garuda sebelum menghadapi laga penting melawan Satria Muda Britama Jakarta, Kamis besok (18/10). Laga tersebut bakal menjadi penentuan nasib Garuda untuk maju ke babak semifinal.
”Break bertanding selama sehari cukup mengganggu konsistensi permainan kami hari ini. Kami sempat kesulitan menemukan ritme permainan di awal pertandingan. Beruntung pada dua kuarter berikutnya, kami mampu tampil lebih lepas,” ucap Christ Gideon. (nbl/kny)
Berlaga tanpa diperkuat Hendru Ramli, mesin poin Garuda sempat macet menghadapi defense ketat yang digalang anak-anak Bimasakti. Agresivitas para pemain Bimasakti yang juga bermain tanpa scorer utamanya, Yanuar Dwi Priasmoro (absen karena cedera ringan), sanggup menyulitkan Garuda. Tim polesan Wan Amran ini tertinggal 12-14 pada kuarter awal.
Belum ada solusi manjur dari Garuda untuk mematahkan akselerasi guard-guard Bimasakti. Selain Gunawan dan Cahyadi yang masih produktif, Bima Rizky Ardiyansyah menjadi penyokong ketiga serangan-serangan Bimasakti yang terpaksa kehilangan center muda, Arif Risqiyanto sejak kuarter pertama karena terluka setelah berbenturan dengan Christ Gideon. Dengan persentase field goals mencapai 46 persen di kuarter kedua, Bimasakti menguasai pertandingan dengan raihan 17-13.
Sebuah insiden keras terjadi di awal kuarter ketiga. Point guard Bimasakti, Deny Sartika tersungkur setelah bersinggungan dengan Diftha Pratama. Beberapa pemain Bimasakti dan Garuda terlibat saling dorong yang membuat laga terhenti sekitar lima menit. Ketika laga dilanjutkan, Bimasakti seolah kehilangan momentum. Permainan cepat dan rapi sudah tidak lagi terlihat. Bimasakti hanya mencetak 11 poin di kuarter tiga, sementara Garuda melesat dengan tambahan 31 poin. Christ Gideon tampil produktif pada kuarter ini dengan menyumbang 12 poin.
Gideon kembali menunjukan kelasnya pada kuarter terakhir dengan tambahan empat poin. Fadlan Minallah menambah enam poin memanfaatkan situasi miss-match yang beberapa kali terjadi. Dengan rata-rata field goals 52 persen hingga akhir laga, Garuda berhasil menyalip performa Bimasakti yang cenderung menurun di dua kuarter akhir.
Gideon memimpin perolehan angka bagi Garuda dengan kontribusi 23 poin, disusul Fadlan dengan tambahan 14 poin. Sementara Cahyadi dengan 15 poin adalah pengumpul angka terbanyak bagi kubu Bimasakti.
Kemenangan tersebut menjadi bekal berharga bagi Garuda sebelum menghadapi laga penting melawan Satria Muda Britama Jakarta, Kamis besok (18/10). Laga tersebut bakal menjadi penentuan nasib Garuda untuk maju ke babak semifinal.
”Break bertanding selama sehari cukup mengganggu konsistensi permainan kami hari ini. Kami sempat kesulitan menemukan ritme permainan di awal pertandingan. Beruntung pada dua kuarter berikutnya, kami mampu tampil lebih lepas,” ucap Christ Gideon. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Simpan Tiga Pilar, Aspac Sukses Taklukkan Satya Wacana
Basket 17 Oktober 2012, 18:11
-
Bungkam Bimasakti, Garuda Sapu Bersih Empat Laga Awal
Basket 17 Oktober 2012, 17:00
-
Hangtuah Nyaris Permalukan Aspac
Basket 16 Oktober 2012, 20:25
-
Stadium Jakarta Jaga Peluang ke Semifinal
Basket 16 Oktober 2012, 20:12
-
Bekuk Tonga BSC, Pelita Jaya Pecahkan Dua Rekor Preseason
Basket 16 Oktober 2012, 18:36
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR