Bola.net - Garuda Kukar Bandung menutup pertandingan di Grup B Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia Preseason Tournament 2013 dengan manis. Pasukan Antonius Ferry Rinaldo tersebut tampil gemilang dengan mengalahkan juara grup, CLS Knights Surabaya dengan skor akhir 69-55.
Tanda-tanda Garuda bakal dominan sudah terlihat sejak awal. Tampil perkasa, Garuda bahkan sempat unggul lima poin atas CLS Knights. Namun CLS mampu memperkecil selisih angka. Tembakan Tony Agus di sisa dua detik kuarter pertama, masih belum mampu menyamakan kedudukan CLS. Mereka pun tertinggal 14-13 di akhir kuarter pertama.
Kondisi ini berlanjut pada kuarter kedua. Garuda makin merajalela dengan mencetak 17 poin sepanjang kuarter. Sementara, CLS hanya bisa mencetak 12 poin. Fadlan Minallah kemudian menutup kuarter kedua lewat tembakan dua poin hasil dari offensive rebound tepat saat buzzer. Skor tetap unggul Garuda 31-25 di kuarter kedua.
Pola permainan di kuarter ketiga berjalan cukup seru. Garuda dan CLS kerap menambah poin dengan tembakan three point. Selama kuarter ketiga, Garuda masih unggul dengan perolehan 50-39.
Memasuki kuarter akhir, rotasi pemain yang minim membuat CLS mulai kehilangan fokus. Beberapa turnover dimanfaatkan dengan baik oleh Garuda. Hasilnya, Garuda berhasil memenangkan pertarungan sengit dengan CLS Knights Surabaya.
Penyumbang poin terbanyak dalam game ini ialah Diftha Pratama, shooting guard Garuda yang membukukan 21 poin atau 30 persen dari perolehan poin timnya. “Hari ini saya mencoba bermain lepas karena sudah tidak ada beban lolos ke semifinal. Sampai sekarang, performa saya sendiri masih belum stabil,” ungkap Diftha.
Sementara itu, menanggapi kekalahan timnya, Andre Yuwadi asisten pelatih CLS mengatakan bahwa ia mengakui permainan Garuda di laga kali ini cukup baik. Menanggapi rotasi pemain yang tidak dilakukan timnya, Andre mengaku semua keputusan tersebut berada di tangan Kim Dong-wong atau Mr Kim selaku head coach CLS Knights.
“Mr Kim pasti punya pemikiran sendiri. Harus saya akui ia lebih banyak nyoba-nyoba pemain sampai menemukan yang cocok,” ungkap Andre. (nbl/kny)
Tanda-tanda Garuda bakal dominan sudah terlihat sejak awal. Tampil perkasa, Garuda bahkan sempat unggul lima poin atas CLS Knights. Namun CLS mampu memperkecil selisih angka. Tembakan Tony Agus di sisa dua detik kuarter pertama, masih belum mampu menyamakan kedudukan CLS. Mereka pun tertinggal 14-13 di akhir kuarter pertama.
Kondisi ini berlanjut pada kuarter kedua. Garuda makin merajalela dengan mencetak 17 poin sepanjang kuarter. Sementara, CLS hanya bisa mencetak 12 poin. Fadlan Minallah kemudian menutup kuarter kedua lewat tembakan dua poin hasil dari offensive rebound tepat saat buzzer. Skor tetap unggul Garuda 31-25 di kuarter kedua.
Pola permainan di kuarter ketiga berjalan cukup seru. Garuda dan CLS kerap menambah poin dengan tembakan three point. Selama kuarter ketiga, Garuda masih unggul dengan perolehan 50-39.
Memasuki kuarter akhir, rotasi pemain yang minim membuat CLS mulai kehilangan fokus. Beberapa turnover dimanfaatkan dengan baik oleh Garuda. Hasilnya, Garuda berhasil memenangkan pertarungan sengit dengan CLS Knights Surabaya.
Penyumbang poin terbanyak dalam game ini ialah Diftha Pratama, shooting guard Garuda yang membukukan 21 poin atau 30 persen dari perolehan poin timnya. “Hari ini saya mencoba bermain lepas karena sudah tidak ada beban lolos ke semifinal. Sampai sekarang, performa saya sendiri masih belum stabil,” ungkap Diftha.
Sementara itu, menanggapi kekalahan timnya, Andre Yuwadi asisten pelatih CLS mengatakan bahwa ia mengakui permainan Garuda di laga kali ini cukup baik. Menanggapi rotasi pemain yang tidak dilakukan timnya, Andre mengaku semua keputusan tersebut berada di tangan Kim Dong-wong atau Mr Kim selaku head coach CLS Knights.
“Mr Kim pasti punya pemikiran sendiri. Harus saya akui ia lebih banyak nyoba-nyoba pemain sampai menemukan yang cocok,” ungkap Andre. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diftha Pratama Antar Garuda Tumbangkan CLS Knights
Basket 27 September 2013, 21:30
-
Satria Muda Menang Tipis Atas Satya Wacana
Basket 27 September 2013, 20:05
-
Aspac Bikin Bimasakti Alami Lima Kekalahan
Basket 27 September 2013, 19:35
-
Wasit Wanita Termuda Pimpin Laga Pramusim NBL Indonesia
Basket 26 September 2013, 20:45
-
Main Tanpa Big Man, Pacific Caesar Taklukkan NSH GMC
Basket 26 September 2013, 20:30
LATEST UPDATE
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Prancis yang Haus Gol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR