
Bola.net - Oklahoma City Thunder tinggal meraih satu kemenangan lagi untuk menuju final kejuaraan NBA setelah mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor 108-103 pada hari Senin (4/6) waktu setempat.
Kevin Durant mencetak poin terbanyak bagi Thunder dengan 27 poin sementara Russell Westbrook memberi tambahan 23 poin, membuat Thunder memimpin 3-2 dalam seri best of seven pada final Wilayah Barat.
James Harden menambahkan 20 poin bagi Thunder, yang membuat Spurs mengalami kekalahan ketiga kalinya secara beruntun setelah menang pada dua pertandingan pembukaan dari seri tersebut.
Thunder yang diperkuat para pemain muda, unggul pada paruh waktu dan memimpin sebanyak 14 poin pada kuarter kedua sebelum Spurs berusaha mengejar ketertinggalan mereka.
Tertinggal 13 angka di kuarter akhir, Spurs mencuri 11 poin yang tak terbalas untuk bisa mengimbangi dua poin lagi.
Pelatih Thunder, Scott Brooks menyatakan rasa bersyukur atas kemenangan timnya kendati menyaksikan mereka hampir mengalami kekalahan.
"Saya kita itu karena upaya tim yang total," ujar Brooks. "Setiap pemain melakukan tugasnya dengan baik, kami berusaha bermain sebaik mungkin."
Pelatih Spurs, Gregg Popovich berusaha melakukan perombakan dengan menurunkan pemain cadangan Manu Ginobili sebagai starter untuk menggantikan Danny Green.
Tim tuan rumah, Spurs melakukan 21 turnover sepanjang pertandingan. "Para pemain lawan kelaparan, berbadan atletis, mereka memang tim yang sangat baik," ujar Popovich mengenai Thunder. "Tim-tim terbaik tengah menuju jalan menuju final. Thunder baru saja melakukannya."
Seri best of seven final Wilayah Barat akan berlanjut di Oklahoma City dengan digelarnya Game 6 pada hari Rabu (6/6) waktu setempat. (ant/kny)
Kevin Durant mencetak poin terbanyak bagi Thunder dengan 27 poin sementara Russell Westbrook memberi tambahan 23 poin, membuat Thunder memimpin 3-2 dalam seri best of seven pada final Wilayah Barat.
James Harden menambahkan 20 poin bagi Thunder, yang membuat Spurs mengalami kekalahan ketiga kalinya secara beruntun setelah menang pada dua pertandingan pembukaan dari seri tersebut.
Thunder yang diperkuat para pemain muda, unggul pada paruh waktu dan memimpin sebanyak 14 poin pada kuarter kedua sebelum Spurs berusaha mengejar ketertinggalan mereka.
Tertinggal 13 angka di kuarter akhir, Spurs mencuri 11 poin yang tak terbalas untuk bisa mengimbangi dua poin lagi.
Pelatih Thunder, Scott Brooks menyatakan rasa bersyukur atas kemenangan timnya kendati menyaksikan mereka hampir mengalami kekalahan.
"Saya kita itu karena upaya tim yang total," ujar Brooks. "Setiap pemain melakukan tugasnya dengan baik, kami berusaha bermain sebaik mungkin."
Pelatih Spurs, Gregg Popovich berusaha melakukan perombakan dengan menurunkan pemain cadangan Manu Ginobili sebagai starter untuk menggantikan Danny Green.
Tim tuan rumah, Spurs melakukan 21 turnover sepanjang pertandingan. "Para pemain lawan kelaparan, berbadan atletis, mereka memang tim yang sangat baik," ujar Popovich mengenai Thunder. "Tim-tim terbaik tengah menuju jalan menuju final. Thunder baru saja melakukannya."
Seri best of seven final Wilayah Barat akan berlanjut di Oklahoma City dengan digelarnya Game 6 pada hari Rabu (6/6) waktu setempat. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kembali Buat Spurs Bertekuk Lutut, Thunder Unggul 3-2
Basket 5 Juni 2012, 17:00
-
20 Pemain Terpilih Dalam Flexi NBL Indonesia All-Star 2012
Basket 4 Juni 2012, 19:05
-
Duet Pierce-Rondo Buat Heat Telan Kekalahan Kedua
Basket 4 Juni 2012, 17:15
-
Kembali Taklukkan Spurs, Thunder Samakan Kedudukan
Basket 3 Juni 2012, 17:25
-
Thunder Putuskan Rentetan 20 Kemenangan Milik Spurs
Basket 1 Juni 2012, 16:55
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR