
Bola.net - Tim kuda hitam JNE BSC Bandung Utama menunjukkan tajinya sebagai tim yang tak pantas diremehkan. Bertanding lawan Hangtuah Sumsel IM, skuad besutan Bintoro ini memaksa overtime, dan akhirnya mencuri kemenangan 59-56, dalam laga pertama mereka di musim reguler Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia Seri I Malang di GOR Bimasakti, Minggu (17/11).
Hasil ini sekaligus mematahkan tradisi buruk Bandung Utama yang tak pernah menang setiap berhadapan dengan Hangtuah sejak NBL Indonesia bergulir pada musim 2010-2011.
Potensi bakal munculnya kejutan sudah menunjukkan tanda-tanda sejak tip-off dimulai. Bandung Utama memperoleh satu angka lebih dulu dari free throw eks pemain Hangtuah, Jekky Sagala.Tak lama kemudian, giliran eks pemain Bandung Utama, Richardo Orlando Uneputty membalas dengan dua angka bagi Hangtuah melalui tembakan dua poin.
Di sisa satu menit kuarter pertama, Andre Tiara masuk menggantikan Khalif Akbar. Andre tampil untuk pertama kalinya sejak pensiun dua tahun silam. Hangtuah tampil impresif di kuarter awal ini dan unggul 6-17 atas Bandung Utama.
Pada kuarter kedua, laga berjalan makin sengit. Bandung Utama beberapa kali berhasil mencuri poin dengan mudah dari Hangtuah. Sementara, Hangtuah sulit menambah angka karena field goal yang buruk. Hangtuah pun hanya mampu menambah delapan poin. Skor 21-25 di akhir kuarter kedua.
Selepas half time, permainan makin panas. Layup Haritsa, mampu menyamakan kedudukan Bandung Utama 25-25. Beberapa detik kemudian, Jekky Sagala membalik keadaan lewat layup usai fast break. Walaupun Bandung Utama memberi perlawanan, Hangtuah masih memimpin laga 40-35 di kuarter ketiga.
Memasuki kuarter akhir, Bandung Utama terus menggempur Hangtuah. Tembakan Surliyadin “Itun” di sisa 2 menit, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 45-45. Sisa 27 detik terakhir, suasana kian tegang. Tertinggal 48-51, Hangtuah mampu menyamakan skor dari tembakan tiga poin Mei Joni. Skor 51-51, laga ini kemudian berlanjut di babak overtime yang menjadi overtime pertama di regular season musim ini.
Di babak overtime, Hangtuah mencoba membendung serangan Bandung Utama dengan full court press. Merasa tertekan, Bandung Utama mencoba beberapa tembakan medium. Cara ini, terbukti ampuh dan membawa mereka meraih kemenangan.
“Kami mencoba mix beberapa strategi bertahan mulai dari zone defense dan man-to-man. Kami sangat bersyukur sekali karena memenangkan game ini. Kemenangan ini menjadi modal penting menghadapi game berikutnya,” ungkap Bintoro, pelatih Bandung Utama usai laga.
Dalam laga ini, pemain yang punya peran penting atas kemenangan Bandung Utama adalah Khalif Akbar. Pemain yang diboyong dari Aspac Jakarta ini melepaskan tembakan tiga angkanya yang akurat di sisa satu menit overtime, membawa timnya menang atas Hangtuah. “Semua ini karena kerjamasa tim yang luar biasa. Tanpa mereka, saya tidak mungkin mendapat peluang terakhir menembak tiga poin,” ungkap Khalif yang menyumbang 8 dan 6 rebound poin pada laga ini.
Selain Khalif, aktor penting kemenangan BSC Bandung Utama adalah Surliyadin dan Jekky Sagala. Keduanya sama-sama membukukan double digit. Itun (sapaan Surliyadin) memimpin dengan kontribusi 17 poin dan 8 rebound. Disusul oleh Jekky dengan tambahan 14 poin dan 6 assist. (nbl/kny)
Hasil ini sekaligus mematahkan tradisi buruk Bandung Utama yang tak pernah menang setiap berhadapan dengan Hangtuah sejak NBL Indonesia bergulir pada musim 2010-2011.
Potensi bakal munculnya kejutan sudah menunjukkan tanda-tanda sejak tip-off dimulai. Bandung Utama memperoleh satu angka lebih dulu dari free throw eks pemain Hangtuah, Jekky Sagala.Tak lama kemudian, giliran eks pemain Bandung Utama, Richardo Orlando Uneputty membalas dengan dua angka bagi Hangtuah melalui tembakan dua poin.
Di sisa satu menit kuarter pertama, Andre Tiara masuk menggantikan Khalif Akbar. Andre tampil untuk pertama kalinya sejak pensiun dua tahun silam. Hangtuah tampil impresif di kuarter awal ini dan unggul 6-17 atas Bandung Utama.
Pada kuarter kedua, laga berjalan makin sengit. Bandung Utama beberapa kali berhasil mencuri poin dengan mudah dari Hangtuah. Sementara, Hangtuah sulit menambah angka karena field goal yang buruk. Hangtuah pun hanya mampu menambah delapan poin. Skor 21-25 di akhir kuarter kedua.
Selepas half time, permainan makin panas. Layup Haritsa, mampu menyamakan kedudukan Bandung Utama 25-25. Beberapa detik kemudian, Jekky Sagala membalik keadaan lewat layup usai fast break. Walaupun Bandung Utama memberi perlawanan, Hangtuah masih memimpin laga 40-35 di kuarter ketiga.
Memasuki kuarter akhir, Bandung Utama terus menggempur Hangtuah. Tembakan Surliyadin “Itun” di sisa 2 menit, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 45-45. Sisa 27 detik terakhir, suasana kian tegang. Tertinggal 48-51, Hangtuah mampu menyamakan skor dari tembakan tiga poin Mei Joni. Skor 51-51, laga ini kemudian berlanjut di babak overtime yang menjadi overtime pertama di regular season musim ini.
Di babak overtime, Hangtuah mencoba membendung serangan Bandung Utama dengan full court press. Merasa tertekan, Bandung Utama mencoba beberapa tembakan medium. Cara ini, terbukti ampuh dan membawa mereka meraih kemenangan.
“Kami mencoba mix beberapa strategi bertahan mulai dari zone defense dan man-to-man. Kami sangat bersyukur sekali karena memenangkan game ini. Kemenangan ini menjadi modal penting menghadapi game berikutnya,” ungkap Bintoro, pelatih Bandung Utama usai laga.
Dalam laga ini, pemain yang punya peran penting atas kemenangan Bandung Utama adalah Khalif Akbar. Pemain yang diboyong dari Aspac Jakarta ini melepaskan tembakan tiga angkanya yang akurat di sisa satu menit overtime, membawa timnya menang atas Hangtuah. “Semua ini karena kerjamasa tim yang luar biasa. Tanpa mereka, saya tidak mungkin mendapat peluang terakhir menembak tiga poin,” ungkap Khalif yang menyumbang 8 dan 6 rebound poin pada laga ini.
Selain Khalif, aktor penting kemenangan BSC Bandung Utama adalah Surliyadin dan Jekky Sagala. Keduanya sama-sama membukukan double digit. Itun (sapaan Surliyadin) memimpin dengan kontribusi 17 poin dan 8 rebound. Disusul oleh Jekky dengan tambahan 14 poin dan 6 assist. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bermain Eksplosif, Pelita Jaya Benamkan CLS Knights
Basket 17 November 2013, 23:30
-
Overtime, Bandung Utama Tundukkan Hangtuah
Basket 17 November 2013, 22:30
-
Seri Pembuka NBL Indonesia Janjikan Atmosfer Kompetitif
Basket 15 November 2013, 18:30
-
NBL Indonesia Gaet Li-Ning Jadi Official Game Ball Partner
Basket 14 November 2013, 17:15
-
MVP dan Penonton NBL Indonesia Bakal Dapatkan Mobil Honda
Basket 13 November 2013, 16:50
LATEST UPDATE
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR