
Bola.net - Kandidat pebasket terbaik asal Indonesia, Derrick Michael Xzavierro, dipastikan bakal bergabung dengan NBA Global Academy, yakni program pelatihan basket yang digelar di Basketball Australia (BA) Centre of Excellence di Institut Olahraga Australia (AIS) di Canberra, Australia. Demikian menurut rilis NBA Global Academy, Selasa (11/5/2021).
Seperti diketahui, NBA Global Academy berfungsi sebagai pusat pelatihan bagi calon-calon pemain terbaik dari luar Amerika Serikat. Xzavierro, pemain forward setinggi 2,03 meter asal Jakarta ini merupakan kandidat pertama dari Indonesia yang akan mengikuti NBA Academy.
Xzavierro sempat mengikuti program Jr. NBA di Indonesia pada 2017 dan menjalani debut bersama Timnas Senior Putra Indonesia di FIBA Asia Cup 2021 Qualifiers. Ia juga jadi peserta NBA Academy pertama yang diseleksi lewat NBA Global Scout, program pengembangan dan pencarian bakat dari HomeCourt, aplikasi pelatihan basket berteknologi AI yang juga mitra resmi NBA.
Kesempatan Besar bagi Derrick Michael Xzavierro

Aplikasi yang telah digunakan oleh hampir 25.000 kandidat dari 197 negara ini dirancang untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi pebasket berkelas dari seluruh penjuru dunia untuk ditemukan dan diseleksi untuk peluang pengembangan bola basket di masa depan. Xzavierro pun mengaku senang dapat kans ini.
“Saya sangat senang bisa bergabung dengan NBA Global Academy untuk belajar dari para pelatih dan berlatih bersama para pemain bola basket terbaik, yang seumuran dengan saya, dari berbagai belahan dunia. Ini adalah kesempatan besar untuk mengembangkan bakat saya dan menjadi langkah selanjutnya untuk menjadi pemain dan pemimpin yang lebih baik," ujarnya.
Direktur Teknis NBA Global Academy, Marty Clarke, juga menyambut hangat kedatangan Xzavierro. “Derrick adalah kandidat terbaik dari Indonesia yang cocok dengan program kami. Kami menantikan kesempatan untuk membantu Derrick mengembangkan dan mempersiapkan diri untuk tingkat berikutnya," ungkapnya.
Sekilas Soal NBA Global Academy

NBA Global Academy menyiapkan kandidat usia Sekolah Menengah Atas terbaik dari luar Amerika Serikat dengan pendekatan holistik. Program ini fokus pada kebugaran, pengembangan karakter, keterampilan hidup, dan memberi kesempatan belajar dari pelatih NBA. Program ini mencakup enam akademi di Australia, China, India, Meksiko, dan Senegal.
Pada bulan Maret 2018, NBA meluncurkan NBA Academy Women's Program, program pengembangan kandidat perempuan terbaik dari luar AS. Program ini telah diadakan di China, India, Meksiko, dan Senegal. Lebih dari 45 peserta NBA Academy telah berkomitmen untuk sekolah Divisi NCAA-1 dan tujuh peserta telah menandatangani kontrak profesional.
Kampus AIS di Canberra adalah rumah bagi fasilitas elit kelas dunia yang mumpuni dan praktisi olahraga terkemuka di bidang ilmu olahraga, kedokteran olahraga, dan pelatihan. AIS adalah pemimpin dunia dengan performa tinggi dan merupakan unggulan dari Komisi Olahraga Australia, badan olahraga Pemerintah Australia.
Sumber: NBA Global Academy
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR