
Bola.net - Aroma balas dendam tercium di Palembang Sport Convention Center menjelang pertandingan antara Indonesia Warriors melawan Westports Malaysia Dragons dalam laga lanjutan Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2013 pada Jumat (26/4) esok.
Mario Wuysang dkk mendapat motivasi tambahan menyambut laga esok, yaitu untuk membalaskan kekalahan 79-80 yang harus mereka terima dalam pertemuan sebelumnya di Kuala Lumpur pada 12 April 2013 lalu.
Kala itu, "guard" berkebangsaan Filipina-Amerika Serikat Justin Melton dan "center" asal negeri Paman Sam Marcus Hubbard, menjadi pahlawan kemenangan bagi Dragons setelah keduanya sama-sama berhasil menorehkan capaian "double double". Melton menyelesaikan laga dengan mengemas 17 angka dan 12 "rebounds", sementara Hubbard mencetak 14 poin serta 11 kali mengamankan bola "rebounds".
Sementara itu walaupun timnya kalah, catatan "double double" juga dicapai oleh Christopher Daniels lewat sumbangan 13 angka dan 15 "rebounds". Kemudian pencetak poin terbanyak dalam laga tersebut adalah Mario Wuysang dengan perolehan 20 angka untuk Warriors, yang 18 di antaranya didapat lewat lemparan tiga angka.
Meski demikian, laga tersebut sebetulnya merupakan kekalahan pertama bagi Warriors atas Dragons dalam empat kali pertemuan mereka tahun ini. Warriors memperoleh kemenangan "back-to-back" saat mengalahkan Dragons di Jakarta dan di Kuala Lumpur pada awal musim, tepatnya 22 dan 26 Januari lalu, dengan skor 68-67 kemudian 79-72. Kemenangan ketiga Warriors atas Dragons tahun ini didapatkan saat mereka bertemu di ABL Hoops Festival di Ho Chi Minh, Vietnam pada 17 Maret, dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 84-67.
Secara keseluruhan rekor pertemuan kedua tim pada tahun 2013, Warriors masih unggul 3-1 atas Dragons, namun tentunya itu tidak mengurangi rasa pahit yang mereka dapatkan saat harus menelan kekalahan dalam pertemuan terakhir di Kuala Lumpur lalu.
Warriors tentunya tidak hanya mengandalkan motivasi balas dendam, namun juga hasil positif yang mereka dapatkan saat mengalahkan tuan rumah Saigon Heat 77-63 dalam pertandingan terakhir mereka di ABL di Tanh Binh Stadium, Ho Chi Minh, Vietnam, pada Rabu (24/4).
Pada laga melawan Heat, faktor utama kekalahan Warriors dari Dragons mengalami perbaikan, yaitu akurasi tembakan. Warriors pada saat mengalahkan Heat berhasil mencatatkan akurasi tembakan sebesar 43 persen, yang merupakan akurasi tertinggi dalam tiga laga terakhir mereka, setelah hanya sebelumnya sempat mencapai 41 persen saat mengandaskan Sports Rev Thailand Slammers pada 10 April dan justru anjlok menjadi 33 persen saat kalah dari Dragons.
Kemudian kerja sama tim asuhan John Todd Purves itu juga meningkat dengan mencatatkan total "assists" sebanyak 22 kali, yang 11 di antaranya dicetak oleh Daniels (6) dan Jerrick Canada (5).
Selain itu, kesigapan pertahanan dan kejelian membaca permainan lawan juga meningkat lewat 16 kali pencurian bola yang dilakukan, dan lagi-lagi Daniels menjadi pengumpul terbanyak dengan enam kali.
Secara individual, selain Daniels yang masih bermain secara konsisten, kapten tim juara bertahan ABL tersebut Steven Demon Thomas juga mengalami kebangkitan. Thomas berhasil kembali mencapai perolehan poin dua digit sebanyak 17 angka, setelah dalam laga melawan Warriors hanya menyumbang enam angka. Walaupun demikian, Thomas harus berhati-hati menjaga performanya di bawah ring yang perlu kembali ke taraf semula, mengingat dalam laga melawan Heat untuk pertama kalinya dalam lima pertandingan terakhir ia gagal mengamankan "rebounds" di bawah 10 kali.
Percobaan tembakan tiga angka, kemungkinan akan kembali dilancarkan beberapa spesialis "three point shooter" Warriors seperti Wuysang, Canada, John Smith, Christian Ronaldo "Dodo" Sitepu dan Amin Prihantono.
Selain beberapa pemain yang sudah disebutkan, perlu dinantikan pembuktian dari Stanley Pringle yang baru sembuh dari cedera. Meskipun dalam laga "comeback" saat melawan Heat, ia hanya bermain selama 24 menit dengan sumbangan berupa 2 angka, tiga "assists", dua "rebounds" dan sebuah "steal", Pringle tentu membutuhkan laga melawan Dragons sebagai adaptasi dengan atmosfer ABL sekaligus persiapan menghadapi babak "playoffs".
Pada penampilan perdananya seusai dibekap cedera tiga bulan lebih, Pringle hanya berhasil menemui sasaran sekali saja dari 10 kali percobaan tembakan dua angka, serta sebuah percobaan lemparan tiga angka yang gagal.
Di kubu Dragons, kemungkinan pelatih Ariel Vanguardia akan kembali mengandalkan Melton dan Hubbard serta sokongan dari Moala Tautuaa. Dua pemain yang baru dimasukkan ke dalam skuad tim Dragons pada masa menjelang ABL Hoops tersebut memang boleh dibilang sebagai kebijakan transfer yang tepat.
Hal itu terlihat dari kontribusi keduanya bagi Dragons sejauh ini, Melton memiliki akurasi tembakan 37,61 persen dan mencetak rata-rata 10,45 poin per game, sementara Hubbard mencatatkan akurasi tembakan 37,50 persen dengan rata-rata 11,29 angka per game. (ant/opw)
Mario Wuysang dkk mendapat motivasi tambahan menyambut laga esok, yaitu untuk membalaskan kekalahan 79-80 yang harus mereka terima dalam pertemuan sebelumnya di Kuala Lumpur pada 12 April 2013 lalu.
Kala itu, "guard" berkebangsaan Filipina-Amerika Serikat Justin Melton dan "center" asal negeri Paman Sam Marcus Hubbard, menjadi pahlawan kemenangan bagi Dragons setelah keduanya sama-sama berhasil menorehkan capaian "double double". Melton menyelesaikan laga dengan mengemas 17 angka dan 12 "rebounds", sementara Hubbard mencetak 14 poin serta 11 kali mengamankan bola "rebounds".
Sementara itu walaupun timnya kalah, catatan "double double" juga dicapai oleh Christopher Daniels lewat sumbangan 13 angka dan 15 "rebounds". Kemudian pencetak poin terbanyak dalam laga tersebut adalah Mario Wuysang dengan perolehan 20 angka untuk Warriors, yang 18 di antaranya didapat lewat lemparan tiga angka.
Meski demikian, laga tersebut sebetulnya merupakan kekalahan pertama bagi Warriors atas Dragons dalam empat kali pertemuan mereka tahun ini. Warriors memperoleh kemenangan "back-to-back" saat mengalahkan Dragons di Jakarta dan di Kuala Lumpur pada awal musim, tepatnya 22 dan 26 Januari lalu, dengan skor 68-67 kemudian 79-72. Kemenangan ketiga Warriors atas Dragons tahun ini didapatkan saat mereka bertemu di ABL Hoops Festival di Ho Chi Minh, Vietnam pada 17 Maret, dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 84-67.
Secara keseluruhan rekor pertemuan kedua tim pada tahun 2013, Warriors masih unggul 3-1 atas Dragons, namun tentunya itu tidak mengurangi rasa pahit yang mereka dapatkan saat harus menelan kekalahan dalam pertemuan terakhir di Kuala Lumpur lalu.
Warriors tentunya tidak hanya mengandalkan motivasi balas dendam, namun juga hasil positif yang mereka dapatkan saat mengalahkan tuan rumah Saigon Heat 77-63 dalam pertandingan terakhir mereka di ABL di Tanh Binh Stadium, Ho Chi Minh, Vietnam, pada Rabu (24/4).
Pada laga melawan Heat, faktor utama kekalahan Warriors dari Dragons mengalami perbaikan, yaitu akurasi tembakan. Warriors pada saat mengalahkan Heat berhasil mencatatkan akurasi tembakan sebesar 43 persen, yang merupakan akurasi tertinggi dalam tiga laga terakhir mereka, setelah hanya sebelumnya sempat mencapai 41 persen saat mengandaskan Sports Rev Thailand Slammers pada 10 April dan justru anjlok menjadi 33 persen saat kalah dari Dragons.
Kemudian kerja sama tim asuhan John Todd Purves itu juga meningkat dengan mencatatkan total "assists" sebanyak 22 kali, yang 11 di antaranya dicetak oleh Daniels (6) dan Jerrick Canada (5).
Selain itu, kesigapan pertahanan dan kejelian membaca permainan lawan juga meningkat lewat 16 kali pencurian bola yang dilakukan, dan lagi-lagi Daniels menjadi pengumpul terbanyak dengan enam kali.
Secara individual, selain Daniels yang masih bermain secara konsisten, kapten tim juara bertahan ABL tersebut Steven Demon Thomas juga mengalami kebangkitan. Thomas berhasil kembali mencapai perolehan poin dua digit sebanyak 17 angka, setelah dalam laga melawan Warriors hanya menyumbang enam angka. Walaupun demikian, Thomas harus berhati-hati menjaga performanya di bawah ring yang perlu kembali ke taraf semula, mengingat dalam laga melawan Heat untuk pertama kalinya dalam lima pertandingan terakhir ia gagal mengamankan "rebounds" di bawah 10 kali.
Percobaan tembakan tiga angka, kemungkinan akan kembali dilancarkan beberapa spesialis "three point shooter" Warriors seperti Wuysang, Canada, John Smith, Christian Ronaldo "Dodo" Sitepu dan Amin Prihantono.
Selain beberapa pemain yang sudah disebutkan, perlu dinantikan pembuktian dari Stanley Pringle yang baru sembuh dari cedera. Meskipun dalam laga "comeback" saat melawan Heat, ia hanya bermain selama 24 menit dengan sumbangan berupa 2 angka, tiga "assists", dua "rebounds" dan sebuah "steal", Pringle tentu membutuhkan laga melawan Dragons sebagai adaptasi dengan atmosfer ABL sekaligus persiapan menghadapi babak "playoffs".
Pada penampilan perdananya seusai dibekap cedera tiga bulan lebih, Pringle hanya berhasil menemui sasaran sekali saja dari 10 kali percobaan tembakan dua angka, serta sebuah percobaan lemparan tiga angka yang gagal.
Di kubu Dragons, kemungkinan pelatih Ariel Vanguardia akan kembali mengandalkan Melton dan Hubbard serta sokongan dari Moala Tautuaa. Dua pemain yang baru dimasukkan ke dalam skuad tim Dragons pada masa menjelang ABL Hoops tersebut memang boleh dibilang sebagai kebijakan transfer yang tepat.
Hal itu terlihat dari kontribusi keduanya bagi Dragons sejauh ini, Melton memiliki akurasi tembakan 37,61 persen dan mencetak rata-rata 10,45 poin per game, sementara Hubbard mencatatkan akurasi tembakan 37,50 persen dengan rata-rata 11,29 angka per game. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Preview ABL: Indonesia Warriors vs Malaysia Dragons, Aroma Balas Dendam
Basket 25 April 2013, 16:02
-
Bakal Lawan Slammers, Beermen Tampil Tanpa Banchero
Basket 23 April 2013, 20:00
-
Indonesia Warriors Waspadai Trisula Impor Saigon Heat
Basket 23 April 2013, 13:10
-
Preview ABL: Slammers vs Beermen, Misi Maha Sulit
Basket 23 April 2013, 12:15
-
Preview ABL: Saigon Heat vs Indonesia Warriors, Pringle is Back!
Basket 23 April 2013, 12:10
LATEST UPDATE
-
Djed Spence Tiba di Italia, Segera Rampungkan Transfer ke Inter Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:23
-
Pengaruh Miralem Pjanic di Balik Kepindahan Kerim Alajbegovic ke Juventus
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:17
-
Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:15
-
Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:04
-
Michael Carrick Kirim Pesan Tegas ke Man United: Masih Butuh Tambahan Pemain
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:45
-
Arsenal Mulai Negosiasi Victor Osimhen dengan Galatasaray
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:15
-
Curtis Jones Bisa Ikuti Jejak Roberto Firmino Jika Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:05
-
Napoli Capai Kesepakatan untuk Rekrut Bek Chelsea
Liga Italia 14 Agustus 2026, 09:45
-
Bagaimana Evaluasi Ruben Amorim Pengaruhi Aktivitas Transfer AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 09:15
-
Jeremy Doku Resmi Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2031
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 09:15
-
Dari Juara Premier League ke League One, Leicester City Kini Dijual
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 08:45
-
Karim Adeyemi dan Titik Balik Kariernya di Barcelona
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 08:26
-
5 Pilihan! Real Madrid Kini Punya Kedalaman Luar Biasa untuk Posisi Sayap Kanan
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR