Antiklimaks Brahim Diaz di Final Piala Afrika: Penalti Panenka di Akhir Laga Gagal jadi Gol, Maroko pun Menangis

Bola.net - Harapan Maroko untuk mengakhiri penantian panjang selama 50 tahun meraih gelar Piala Afrika harus pupus dengan cara yang paling menyakitkan. Brahim Diaz menjadi sosok tragis dalam final Piala Afrika 2025 setelah penalti bergaya Panenka yang dieksekusinya gagal dan berujung kekalahan Atlas Lions dari Senegal.
Gelandang Real Madrid itu tak kuasa menahan air mata usai laga final yang berlangsung penuh drama dan kontroversi. Penalti yang seharusnya menjadi momen penentuan justru berubah menjadi titik balik yang mengubur ambisi Maroko menjuarai turnamen untuk pertama kalinya sejak 1976.
Maroko mendapatkan hadiah penalti di menit-menit akhir injury time babak kedua saat skor masih 0-0. Keputusan VAR tersebut memicu protes keras dari kubu Senegal.
Pelatih Pape Thiaw bahkan memerintahkan para pemainnya meninggalkan lapangan sebagai bentuk ketidakpuasan, menyebabkan laga terhenti hingga 16 menit.
Penalti Panenka Brahim Diaz

Situasi semakin panas ketika para pemain Senegal akhirnya kembali ke lapangan setelah dibujuk sang kapten, Sadio Mane. Brahim Diaz maju sebagai eksekutor, namun kiper Senegal Edouard Mendy terlihat terus berbicara kepadanya, memperpanjang ketegangan sebelum penalti diambil.
Alih-alih mengeksekusi dengan aman, Diaz justru memilih penalti Panenka pada menit ke-24 masa injury time. Eksekusinya terlalu lemah dan dengan mudah diamankan Mendy. Kesempatan emas Maroko pun sirna.
Laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Senegal tampil lebih tenang dan efektif. Pada menit ke-94, Pape Sarr melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Maroko, memastikan kemenangan Senegal dan mematahkan mimpi tuan rumah.
Tangisan Brahim Diaz

Brahim Diaz yang ditarik keluar di awal extra time terlihat sangat terpukul. Pada akhir laga, ia menangis tersedu-sedu saat menerima trofi Sepatu Emas dari Presiden FIFA Gianni Infantino, sebuah ironi setelah menutup turnamen sebagai top skor dengan lima gol.
Pelatih Maroko, Walid Regragui, mencoba meredam situasi dan membela anak asuhnya.
“Dia punya waktu yang sangat lama sebelum mengambil penalti, dan itu pasti memengaruhi pikirannya. Tapi kami tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi. Kami harus menatap ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Edouard Mendy enggan mengungkap isi percakapannya dengan Diaz sebelum penalti.
“Apa yang kami bicarakan itu urusan kami. Yang penting kami melakukannya bersama dan kembali bersama. Kami bisa bangga malam ini,” kata kiper Chelsea tersebut.
Dampak untuk Mental Brahim Diaz

Legenda Nigeria, John Obi Mikel, mengaku khawatir kegagalan tersebut akan berdampak besar pada mental Diaz.
“Apa yang dia lakukan merusak semua hal baik yang sudah ia tampilkan di turnamen ini. Ini akan sangat berat baginya, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan,” ujar Mikel kepada E4.
Meski berakhir pahit, performa Brahim Diaz sepanjang Piala Afrika tetap tak terbantahkan. Namun satu keputusan di momen krusial telah mengubah segalanya, menjadikannya kisah tragis di balik kejayaan Senegal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
LATEST UPDATE
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
-
Hasil BRI Super League: Dwigol Jose Enrique Bawa Persik Tenggelamkan Garudayaksa
Bola Indonesia 11 September 2026, 17:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
























KOMENTAR