
Bola.net - Keputusan mengejutkan diambil oleh Real Madrid pada awal tahun ketika mereka berpisah dengan Xabi Alonso. Los Blancos kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala yang baru untuk memulai era berbeda di Santiago Bernabeu.
Perpisahan dengan Alonso terjadi setelah kekalahan menyakitkan di final Supercopa de España melawan rival abadi, Barcelona. Pihak klub dan Alonso sepakat untuk mengakhiri kerja sama, sebuah keputusan yang langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat.
Penunjukan Arbeloa sempat memberi harapan karena ia dikenal sebagai sosok yang memahami kultur klub. Namun performa tim dalam beberapa pekan terakhir mulai goyah dan membuat Madrid tertinggal dalam perburuan gelar La Liga.
Situasi ini memancing kritik dari sejumlah mantan pemain Madrid. Salah satu yang paling vokal adalah legenda lini belakang mereka, Ivan Helguera.
Helguera Sebut Madrid Keliru Pilih Arbeloa

Helguera menilai keputusan manajemen Madrid mengganti Alonso dengan Arbeloa bukan langkah yang tepat. Menurutnya, klub sebesar Real Madrid membutuhkan pelatih dengan pengalaman lebih matang untuk menghadapi tekanan besar.
Ia menilai situasi ruang ganti Madrid saat ini terlalu kompleks untuk ditangani oleh pelatih yang masih minim pengalaman di level tertinggi. Hal itu membuat keputusan klub terlihat seperti eksperimen yang berisiko.
Bagi Helguera, kepergian Alonso sendiri sebenarnya sudah sulit dipahami. Namun jika keputusan itu memang harus diambil, Madrid seharusnya mendatangkan pelatih dengan rekam jejak kuat di level tertinggi.
“Memecat Xabi Alonso itu tidak masuk akal. Jika Anda memecat Xabi Alonso, Anda harus memiliki pelatih berpengalaman di ruang ganti untuk menangani semua ini," ujar Arbeloa pada Mundo Deportivo, via Football Espana.
"Langsung saja Anda merekrut seorang pelatih muda yang belum pernah melatih di Divisi Pertama. Saya rasa Arbeloa bukan orang yang tepat untuk situasi seperti ini. Real Madrid tidak bisa berimprovisasi di bangku cadangan pada saat-saat genting seperti ini," tegasnya.
Minta Madrid Belajar dari Barcelona

Selain menyoroti keputusan di bangku pelatih, Helguera juga menyinggung arah pengembangan pemain muda di Real Madrid. Ia merasa klub terlalu sedikit memberi perhatian pada akademi dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, situasi ini sangat berbeda dibandingkan Barcelona yang dikenal konsisten memanfaatkan pemain binaan akademi. Filosofi tersebut membuat klub Catalan memiliki identitas permainan yang lebih stabil.
Helguera bahkan menilai struktur klub Barcelona membuat pergantian pelatih tidak terlalu mengubah gaya bermain tim. Para pelatih justru harus menyesuaikan diri dengan filosofi yang sudah dibangun oleh klub.
“Fakta bahwa Barca memiliki akademi yang hebat telah mempermudah segalanya bagi mereka, itu adalah sesuatu yang harus banyak dipelajari Real Madrid dalam aspek tersebut. Sudah lama, kecuali Asencio, pemain akademi Real Madrid tidak dijual, dan itu adalah sebuah kekurangan. Barca mengurus permainan dan kami hanya mengurus kemenangan. Bagi saya, penting juga untuk menghubungkannya dengan permainan," terangnya.
“Seorang pelatih datang dan bermain dengan satu cara dan besok pelatih lain datang dan bermain dengan cara lain. Tidak di Barcelona. Para pelatihlah yang harus beradaptasi dan Anda melihat bahwa mereka beradaptasi. Mungkin mentalitas pemenang itu kurang di Barcelona dan itu adalah hal yang baik yang kita miliki di Real Madrid. Saya suka bagaimana Barca mengelola akademi, itu luar biasa," puji Helguera.
Klasemen Liga Spanyol
(Football Espana)
Baca Juga:
- Blunder di Balaidos! Trent Alexander-Arnold Langsung Dirujak Media Spanyol Usai Duel Celta Vigo vs Real Madrid
- Menanti Kesiapan 2 Bintang Real Madrid untuk Leg 2 di Markas Manchester City
- Real Madrid Cemas Menanti Kondisi Bek Kiri Jelang Duel Lawan Manchester City
- Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
- Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
- Rangkuman Krisis Real Madrid: Tergesa-gesa Pecat Alonso, Penunjukkan Arbeloa Meragukan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR