
Bola.net - Klub Major League Soccer (MLS), Los Angeles FC (LAFC), bersiap untuk mengumumkan salah satu transfer paling bersejarah mereka, yakni kedatangan Son Heung-min. Pengumuman resmi ini akan dilakukan dalam sebuah konferensi pers yang dijadwalkan pada hari Rabu waktu setempat.
Transfer ini dipastikan akan memecahkan rekor pembelian termahal dalam sejarah MLS. LAFC dilaporkan harus membayar mahar sebesar 26,5 juta dolar untuk bisa memboyong sang megabintang dari Tottenham Hotspur.
Son sendiri sebenarnya sudah berada di Los Angeles. Ia bahkan sempat hadir langsung untuk menyaksikan pertandingan LAFC dan mendapatkan sambutan yang sangat meriah dari para penggemar di stadion.
Kedatangan Son ini sekaligus menandai sebuah era baru yang sangat menarik bagi kompetisi MLS. Ia kini akan menjadi salah satu bintang terbesar di liga, bersanding langsung dengan nama legendaris, Lionel Messi.
Kepindahan ini terjadi kurang dari seminggu setelah Son mengumumkan momen perpisahannya yang sangat emosional dengan Tottenham. Lantas, seperti apa detail dari kepindahan yang sukses mengguncang dunia sepak bola ini?
Kesepakatan yang Sudah Final

Kepindahan Son Heung-min ke LAFC pada dasarnya sudah menjadi sebuah kesepakatan yang final. Konferensi pers yang akan digelar hanya tinggal menjadi sebuah seremoni pengumuman resminya saja.
Sinyal kuat ini terlihat saat Son hadir langsung di BMO Stadium pada hari Selasa malam. Ia menyaksikan pertandingan Leagues Cup antara LAFC melawan Tigres dari sebuah tribun mewah.
Namanya bahkan sempat ditampilkan di layar besar stadion dengan tulisan "Selamat Datang Son Heung-min". Hal ini sontak membuat seisi stadion bergemuruh memberikan tepuk tangan yang sangat meriah.
Kesepakatan ini terjadi setelah Son memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya di London. Ia memilih untuk mengakhiri satu dekade perjalanannya yang luar biasa bersama dengan Tottenham Hotspur.
Momen Perpisahan Son Heung-min yang Emosional
Sebelum terbang ke Amerika, Son Heung-min sempat melakoni laga perpisahan yang sangat emosional di Seoul. Pertandingan pramusim melawan Newcastle United menjadi laga terakhirnya dengan seragam Spurs.
Pada malam yang mengharukan itu, Son bermain selama 65 menit sebelum menyerahkan ban kaptennya kepada Ben Davies. Ia kemudian mendapatkan guard of honor atau pagar kehormatan dari para pemain kedua tim.
Setelah pertandingan, Son mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam. "Ini adalah momen yang sempurna. Saya akan selalu menghargai para penggemar, para pemain, dan juga manajer," ujarnya.
Momen tersebut menjadi penutup yang manis bagi perjalanannya di Tottenham. Ia berhasil meninggalkan warisan berharga setelah mencetak 173 gol dalam 454 penampilan.
Wajah Baru Sepak Bola Amerika
Kedatangan Son Heung-min ke LAFC akan secara instan menjadikannya sebagai salah satu dari dua bintang terbesar di MLS. Ia akan bersanding langsung dengan megabintang Inter Miami, Lionel Messi.
Meskipun Messi unggul jauh dalam hal jumlah pengikut di media sosial, Son datang dengan modal yang tak kalah mentereng. Ia memiliki basis penggemar yang sangat besar dari seluruh benua Asia.
Selain itu, Son juga telah menghabiskan lebih dari satu dekade bermain di Premier League. Kompetisi tersebut merupakan liga yang paling banyak ditonton di seluruh dunia saat ini.
Popularitas global yang dimiliki oleh Son dan juga Messi akan menjadi daya tarik utama bagi MLS. Keduanya kini menjadi ujung tombak dari gelombang baru bintang-bintang dunia di Amerika.
Gelombang Bintang Dunia di MLS
Son Heung-min dan Lionel Messi tidak sendirian dalam meramaikan panggung MLS. Sejumlah nama besar lainnya juga telah dan akan segera merapat ke kompetisi di Amerika Utara.
Sejak kedatangannya, Messi telah berhasil membawa serta Luis Suarez dan Sergio Busquets. Musim panas ini, Inter Miami juga sukses mendatangkan Rodrigo De Paul dari Atletico Madrid.
Di klub lain, nama-nama seperti Thomas Muller, Wilfried Zaha, dan Miguel Almiron juga akan berkompetisi di MLS. Son sendiri akan bereuni dengan mantan rekan setimnya di Tottenham, Hugo Lloris, yang kini menjadi andalan di bawah mistar gawang LAFC.
Gelombang kedatangan para pemain bintang ini diharapkan bisa kembali mendongkrak popularitas MLS. Apalagi, fenomena ini terjadi menjelang perhelatan akbar Piala Dunia 2026.
Sejarah Terulang Kembali
Kedatangan para pemain bintang dengan nama besar bukanlah sebuah fenomena baru bagi kompetisi MLS. Sejarah telah mencatat bahwa kehadiran mereka selalu memberikan dampak yang sangat positif bagi perkembangan liga.
Pada tahun 2007, kedatangan David Beckham berhasil meningkatkan penjualan tiket di seluruh liga sebesar 8,2 persen. Hal serupa juga terjadi saat Thierry Henry dan Robbie Keane datang beberapa tahun kemudian.
Puncaknya terjadi pada tahun 2015 saat para legenda seperti Steven Gerrard, Kaka, Andrea Pirlo, dan Didier Drogba datang secara bersamaan. Momen tersebut berhasil mendongkrak penjualan tiket hingga mencapai 12 persen.
Kini, dengan datangnya Son Heung-min dan bintang-bintang lainnya, tahun 2025 diprediksi akan kembali menjadi tahun yang besar bagi MLS. Mereka siap untuk kembali mencatatkan sejarah baru.
Masa Depan Cerah bagi MLS
Waktu kedatangan Son Heung-min ke MLS dianggap sangat tepat dan strategis. Hal ini terjadi tepat satu tahun sebelum perhelatan akbar Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Utara.
Kehadirannya juga datang di saat Komisioner MLS, Don Garber, mengisyaratkan akan adanya perubahan besar di dalam liga. Salah satu wacana yang paling santer dibicarakan adalah perubahan kalender kompetisi agar sejalan dengan liga-liga top Eropa.
Fakta bahwa Son datang di usia yang lebih muda dibandingkan para pendahulunya juga menjadi sebuah sinyal positif. Ini adalah sebuah langkah maju bagi liga yang selama ini terus berusaha untuk membuktikan kualitasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lionel Messi Siap Perpanjang Kontrak dengan Inter Miami
Bola Dunia Lainnya 2 Agustus 2025, 18:40
-
Hasil Inter Miami vs Cincinnati: Skor 0-0
Bola Dunia Lainnya 27 Juli 2025, 08:41
LATEST UPDATE
-
Pertahanan MU Keropos Banget, Ini Analisis Michael Carrick
Liga Inggris 20 September 2026, 13:30
-
Soft Tenis Beregu Putra Sumbang Medali Ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 12:45
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
-
Futsal Super Cup 2026: Bintang Timur Surabaya ke Final Usai Tekuk Cosmo JNE 3-1
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:53
-
Unggul FC Malang ke Final Futsal Super Cup 2026, Singkirkan Pangsuma FC Lewat Adu Penalti
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:42
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR