Bola.net - Seydou Keita meminta maaf atas tindakannya berseteru dengan Pepe. Namun, ia menegaskan bahwa tindakan bek Real Madrid itu memanggilnya monyet tetap tak bisa ia terima sama sekali.
Seperti yang sudah diketahui, terjadi insiden jelang dimulainya laga antara AS Roma versus Madrid di Grup A International Champions Cup, Rabu (30/07) kemarin. Keita menolak menjabat tangan Pepe. Setelah itu, terjadi insiden dimana Keita melempar Pepe dengan botol air minum.
Keita lantas menjelaskan bahwa ia menolak untuk berjabat tangan dengan Pepe karena saat ia masih membela Barcelona FC, bek Portugal itu pernah memanggilnya monyet. Ia juga mengaku melempat botol air minum tersebut karena Pepe meludahinya. Keita pun akhirnya meminta maaf karena telah mempertontonkan aksi tak terpuji di tengah lapangan. Namun, ia juga menegaskan bahwa dirinya masih tak terima dengan perlakuan bek kontroversial tersebut.
"Memang benar saya membuat gambaran jelek tentang saya sendiri dan saya meminta maaf. Tapi untung kami berada di lapangan sepakbola, karena meludahi orang itu adalah hal yang tak bisa diterima sama sekali. Saya tak melihat mengapa saya harus menjabat tangannya, karena di matanya, saya bukan manusia," ketus Keita pada RF1.
"Saya tak mau berbicara dengan orang yang menganggap saya bukan manusia. Perbuatannya sama sekali tak bisa diterima. Alih-alih bertanya kenapa saya tak menjabat tangannya, dia malah meludahi saya," keluh gelandang asal Mali tersebut. [initial]
(gl/dim)
Seperti yang sudah diketahui, terjadi insiden jelang dimulainya laga antara AS Roma versus Madrid di Grup A International Champions Cup, Rabu (30/07) kemarin. Keita menolak menjabat tangan Pepe. Setelah itu, terjadi insiden dimana Keita melempar Pepe dengan botol air minum.
Keita lantas menjelaskan bahwa ia menolak untuk berjabat tangan dengan Pepe karena saat ia masih membela Barcelona FC, bek Portugal itu pernah memanggilnya monyet. Ia juga mengaku melempat botol air minum tersebut karena Pepe meludahinya. Keita pun akhirnya meminta maaf karena telah mempertontonkan aksi tak terpuji di tengah lapangan. Namun, ia juga menegaskan bahwa dirinya masih tak terima dengan perlakuan bek kontroversial tersebut.
"Memang benar saya membuat gambaran jelek tentang saya sendiri dan saya meminta maaf. Tapi untung kami berada di lapangan sepakbola, karena meludahi orang itu adalah hal yang tak bisa diterima sama sekali. Saya tak melihat mengapa saya harus menjabat tangannya, karena di matanya, saya bukan manusia," ketus Keita pada RF1.
"Saya tak mau berbicara dengan orang yang menganggap saya bukan manusia. Perbuatannya sama sekali tak bisa diterima. Alih-alih bertanya kenapa saya tak menjabat tangannya, dia malah meludahi saya," keluh gelandang asal Mali tersebut. [initial]
Baca Juga:
- Video: Tolak Jabat Tangan, Keita Lempari Pepe Dengan Botol
- Keita: Pepe Panggil Saya Monyet
- Inilah Alasan Pepe Bergaya Rambut Dreadlock
- Rambut Baru Pepe Jadi Bahan Ejekan di Twitter
- Insiden Tandukan Muller, Pepe Sebut Wasit Terlalu Tegas
- Scholes: Tindakan Pepe Benar-benar Lelucon
- Maradona: Pepe Bertindak Bodoh
- Ferdinand: Pepe Bodoh
- Mourinho 'Hajar' Pepe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
James Siap Bekerja Keras Demi Tembus Tim Utama Madrid
Liga Spanyol 31 Juli 2014, 16:56
-
Rodriguez Ajak Falcao Gabung Madrid
Liga Spanyol 31 Juli 2014, 16:29
-
Madrid Lebih Pilih Lepas Khedira ke Arsenal Ketimbang Bayern
Liga Champions 31 Juli 2014, 14:03
-
Gerrard: Suarez Sudah Impikan Barca Atau Madrid Sejak Lama
Liga Inggris 31 Juli 2014, 09:42
-
Keita: Pepe Anggap Saya Bukan Manusia
Bola Dunia Lainnya 31 Juli 2014, 06:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR