Kisah Sukses Mathieu Flamini Pimpin Perusahaan Bernilai Rp500 Triliun Menginspirasi Ryan Babel, Kini Punya 30 Properti di Belanda dan UEA

Bola.net - Karier sepak bola profesional memang gemerlap, tapi usianya pendek. Sekitar 60 persen pemain Premier League tercatat bangkrut dalam lima tahun setelah pensiun.
Tren serupa juga menghantui atlet di NBA dan NFL. Fakta itu mendorong mantan pemain Liverpool dan Fulham, Ryan Babel, lantang mengingatkan pentingnya investasi sejak dini.
Babel menyuarakan hal itu lewat podcast terbarunya, The Legacy Show by Sport Legacy. Ia mengangkat kisah Mathieu Flamini sebagai contoh nyata pesepak bola yang sukses membangun kehidupan setelah pensiun.
Flamini kini menjabat CEO GF Biochemicals, perusahaan produksi asam levulinat sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti produk berbasis minyak bumi. Valuasi perusahaannya disebut mencapai 30 miliar euro (Rp510 triliun).
Kenal ketika Masih Aktif Bermain
Babel mengaku mengenal karakter Flamini saat keduanya masih aktif di lapangan. Meski bukan yang paling berbakat, Flamini dikenal punya etos kerja di atas rata-rata.
"Saat saya bermain melawan Flamini, pelatih selalu mengatakan dia bukan gelandang yang paling berbakat. Namun etos kerjanya, intensitasnya, selalu di atas rata-rata," ujar Babel.
Kesuksesan Flamini bukan kebetulan, melainkan hasil perencanaan matang sejak masih bermain. Ia memakai penghasilan dari sepak bola sebagai modal awal untuk mewujudkan visi bisnisnya di bidang lingkungan.
"Dia selalu punya dua passion sejak dulu, sepak bola dan sustainability. Kebanyakan orang hanya fokus pada satu hal, tapi Flamini berpikir strategis sejak awal. Kesuksesannya di sepak bola ia gunakan untuk mendanai solusi bagi isu lingkungan," kata Babel.
Mathieu Flamini Jadi Inspirasi
Flamini menjadi inspirasi Babel untuk membangun portofolio investasi sendiri. Mantan winger Belanda itu kini memiliki sekitar 30 properti di Belanda dan Uni Emirat Arab.
Babel tidak berjalan sendiri dalam perjalanan ini. Bersama mantan pemain Ajax, Soufyan Daafi, ia membangun platform Sport Legacy untuk membantu atlet mempersiapkan masa depan finansial mereka.
"Sport Legacy hadir dengan misi sederhana namun penting, mengubah pola pikir atlet dari sekadar mengejar gemerlap jangka pendek menuju investasi jangka panjang," tegas Daafi.
Gaya Hidup dari Pendapatan Pasif
Daafi menegaskan gaya hidup mewah bukan hal terlarang. Yang terpenting, gaya hidup itu dibiayai dari pendapatan pasif yang stabil.
Sport Legacy sudah menggandeng sejumlah pemain muda Eropa. Di antaranya Kian Fitz-Jim dari Ajax, Said Hamulic dari Toulouse, dan Anass Salah-Eddine dari AS Roma.
Fenomena ini dinilai relevan pula bagi Indonesia. Banyak atlet Tanah Air masih belum memiliki perencanaan finansial yang memadai untuk menghadapi masa setelah pensiun.
Babel berharap semakin banyak pesepak bola yang pulang dari lapangan bukan hanya dengan trofi. Tapi juga dengan masa depan finansial yang terjamin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




















KOMENTAR