
Bola.net - Di panggung olimpiade, sepak bola menjadi salah satu cabang olahraga yang paling ditunggu. Sebagai olahraga paling populer di dunia, sepak bola selalu mendapatkan antusiasme tinggi dari penggemarnya.
Setiap pesepak bola pasti bertekad untuk menorehkan prestasi, baik di level klub maupun timnas. Selain itu, mendulang banyak gol dan juga mendapatkan penghargaan pribadi tentu bakal semakin membuat bangga.
Semuanya akan semakin lengkap jika seorang pesepak bola mampu mengukir rekor. Satu di antara pemain yang sukses di Olimpiade adalah Javier Mascherano.
Eks pemain Timnas Argentina tersebut pernah memperoleh dua medali emas Olimpiade secara beruntun. Lantas, seperti apa kiprah Javier Mascherano di Olimpiade? Berikut ini adalah ulasan selengkapnya.
Medali Emas di Olimpiade Athena 2004

Di Olimpiade Athena 2004, Javier Mascherano berhasil membawa Timnas Argentina merengkuh medali emas. Ketika itu, Tim Tango berada di Grup C bersama Australia, Tunisia, dan Serbia & Montenegro.
Timnas Argentina berhasil lolos ke perempat final dengan status juara grup dengan nilai sempurna sembilan. Pada laga pembuka Grup C, La Albeceleste menang 6-0 atas Serbia dan Montenegro.
Argentina kemudian menghempaskan Tunisia berkat gol yang dicetak oleh Carlos Tevez dan Javier Saviola. Pada laga terakhir fase grup, Timnas Argentina meraih kemenangan atas Australia berkat gol tunggal dari Andres D’Alessandro.
Tren kemenangan Tim Tango terus berlanjut pada perdelapan final hingga ke final. Argentina menang 4-0 atas Kosta Rika pada perempat final, menang 3-0 atas Italia pada semifinal, serta membungkam Paraguay dengan skor 1-0 di final.
Medali Emas di Olimpiade Beijing 2008

Empat tahun setelahnya di Olimpiade Beijing 2008, Javier Mascherano Kembali membawa Argentina memenangkan medali emas.
Tergabung di Grup A, Argentina berhasil mengalahkan Pantai Gading (2-1), Australia (1-0), dan Serbia (2-0). Pada perempat final, Tim Tango membungkam Belanda lewat extra time dengan skor akhir 2-1.
Selanjutnya pada semifinal, Timnas Argentina berhasil mengalahkan Brasil dengan skor 3-0. Pada partai final, Argentina berhasil mengalahkan Nigeria berkat gol Angel Di Maria pada menit ke-58.
Hasil tersebut tidak hanya membuat Argentina meraih medali emas Olimpiade secara back to back, namun juga tak terkalahkan dalam dua ajang tersebut.
Selain itu, Javier Mascherano menjadi salah satu pemain paling sukses di ajang Olimpiade, karena berhasil meraih dua medali emas Olimpiade secara beruntun.
Dukung tim kebangganmu bertanding dengan menyaksikan live streaming Olimpiade Tokyo 2020 yang akan disiarkan secara gratis melalui aplikasi Vidio.
Disadur dari: Bola.com (Andrya Nabil/Rizki Hidayat)
Jangan Lewatkan Ini Bolaneters
- Ayo Dukung Tim Bulu Tangkis Indonesia Dengan Nonton Olimpiade Tokyo 2020 di Vidio
- Boy Pohan, Wasit Tinju Indonesia Pertama di Olimpiade Tokyo 2020
- Debut di Olimpiade, Melani/Mutiara Bangga Bisa Wakili Indonesia di Cabor Dayung
- Alasan MU Lepas 2 Pemain ke Olimpiade: Negara Memanggil, Tak Boleh Ditolak
- Deni Sadari Ketatnya Persaingan Kelas 67 kg di Olimpiade Tokyo 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apa Kabarnya Skuat Liverpool yang Pernah Hajar Real Madrid 4-0 di Anfield?
Liga Champions 21 Maret 2021, 23:05
-
Lionel Messi Tidak Bahagia di Barcelona? Kata Siapa Tuh?
Liga Spanyol 25 Februari 2021, 18:20
-
'Liverpool Masih Bisa Ditakuti di Liga Champions'
Liga Champions 16 Februari 2021, 05:32
-
Best XI Pemain Pensiun di 2020: Apakah Mereka Bisa Raih Gelar?
Liga Champions 17 November 2020, 10:02
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR