
Bola.net - Atlet angkat besi Indonesia, Deni, mengaku sangat menyadari ketatnya persaingan di kelas 67 kg menjelang gelaran Olimpiade Tokyo 2020 pada 23 Juli-8 Agustus 2021. Meski begitu, ia menegaskan akan tetap bekerja keras demi bisa mengerahkan yang terbaik bagi Merah Putih.
Peraih medali emas SEA Games Filipina 2019 itu pun diketahui terus menggenjot latihannya di Empire Fit Gym Stadion Utama Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, bersama sesama wakil Indonesia, Eko Yuli Irawan.
"Saya menyadari ketatnya persaingan di kelas 67 kg. Ada Chen Lijun (China) yang menempati peringkat pertama dunia, Masquera Lozano (Columbia), Ergazev A (Uzbekistan), Ozbeck Mohammed (Turki), dan Zani Mikro (Italia). Tetapi, saya akan tetap berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik," kata Deni, Selasa (13/7/2021).
Perjuangan Berat
Perjuangan Deni sendiri diketahui cukup berat untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. Apalagi, dia sempat dicoret dari pelatnas angkat besi Olimpiade. Ia pun beruntung mendapatkan tiket ke Tokyo meski pada babak kualifikasi Olimpiade terakhir di Kejuaraan Asia 2021 tidak turun.
Penampilan Deni di Tokyo merupakan yang ketiga kalinya di Olimpiade. Sebelumnya, dia tampil di Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Namun, ia menegaskan bahwa ini akan jadi Olimpiade terakhirnya.
"Di Tokyo ini merupakan Olimpiade terakhir saya," kata Deni juga yang akan turun memperkuat Bengkulu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, 3-15 Oktober mendatang.
Disadur dari: Bolacom (Rizki Hidayat) | Dipublikasi: 14 Juli 2021
Video: Tim Bulu Tangkis Indonesia Siap Tampil di Olimpiade 2020
Baca Juga:
- Pelatih Yakin Eko Yuli dan Deni Capai Puncak Performa di Olimpiade Tokyo 2020
- Targetkan Medali Emas Olimpiade 2020? Ini Jawaban Eko Yuli Irawan
- Olimpiade Tokyo 2020: Diananda Choirunisa, Atlet Panah Indonesia Istri Pesepak Bola Dani Pratama
- Prestasi Gregoria Mariska Tunjung, Tunggal Putri Andalan Indonesia di Bulu Tangkis Olimpiade 2020
- Rentetan Medali yang Disabet Tim Bulu Tangkis Indonesia dalam Sejarah Olimpiade
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR