Meski membangku cadangkan beberapa pemain inti, namun Italia tetap menampilkan permainan yang menyerang bahkan beberapa kali mengancam gawang Irlandia.
Peluang pertama diperoleh Italia di menit ke-11, sebuah tendangan keras yang sangat terukur dilepaskan oleh Riccardo Montolivo, namun Sean St Ledger masih mampu membendungnya dengan baik
Peluang kedua Italia kembali diciptakan oleh Montolivo namun kali ini kiper Irlandia menjadi penghalangnya, David Forte masih mampu menepis tendangan keras Montolivo.
Terus menerus ditekan Italia, Irlandia yang kini dilatih oleh pelatih asal Italia, Giovanni Trapatoni tersebut tak patah semangat, mereka juga beberapa kali melakukan serangan ke jantung pertahanan Italia.
Shane Long menjadi pemain yang mampu mengobrak-abrik ketatnya pertahanan Italia, beberapa pemain belakang Italia sempat dilewatinya namun sayang penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat peluang Irlandia terbuang percuma.
Perjuangan Irlandia pun berbuah manis, berawal dari sebuah tendangan bebas, Keith Andrews berhasil mencetak gol cantik dari luar kotak penalti Italia, tendangan keras kaki kanannya tak mampu dibendung Emiliano Viviano, 1-0 untuk Irlandia di menit ke-35.
Hingga babak pertama berakhir, tak tercipta gol tambahan, kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Irlandia.
Di babak kedua, Italia tak berhenti menekan pertahanan Irlandia, namun lini depan Italia seolah bermain sendiri-sendiri.
Tak terlihat permainan menawan seperti yang ditampilkan Italia ketika melawan Estonia di kualifikasi Euro 2012 lalu.
Giampaolo Pazzini yang diharapkan mampu menampilkan permainan seperti ketika membela Inter juga tak memberi kontribusi maksimal bagi Azzurri.
Di menit akhir babak kedua, Irlandia kembali membuat pendukung Azzurri tertunduk, Stephen Hunt yang berhasil menerobos sisi kanan pertahanan Italia yang dijaga oleh Alessandro Gamberini, Hunt kemudian memberikan umpan ke depan gawang Viviano.
Simon Cox yang sudah menanti di depan gawang langsung menyambar bola dan mengubah kedudukan menjadi 2-0 di menit ke-89.
Sebuah insiden terjadi di babak perpanjangan waktu, dimana seorang suporter yang diindikasikan sebagai suporter Italia masuk ke dalam lapangan, suporter tersebut sempat "ditangkap" oleh kiper Irlandia namun akhirnya terlepas, sebelum akhirnya pihak keamanan mengamankan suporter nekat tersebut.
Di bawah keluarnya suporter nekat tersebut dari lapangan pertandingan menjadi penutup di pertandingan Italia melawan Republik Irlandia ini dengan hasil yang sangat mengecewakan bagi publik Italia. [initial]
INTERNAL TIM - Sayang Italia Tak Punya Messi (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 20:33
-
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Piala Dunia 15 Juli 2026, 20:12
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Voli 15 Juli 2026, 13:29
-
Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
Piala Dunia 15 Juli 2026, 10:22
-
Rating Pemain Spanyol saat Kalahkan Prancis: Dominan di Semua Lini
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR