
Bola.net - Polemik yang muncul setelah laga Argentina melawan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Hossam Hassan. Pelatih Mesir itu mengungkap makna di balik gestur 'X' yang sempat memicu berbagai spekulasi usai pertandingan.
Momen tersebut terjadi pada menit ke-98 ketika Hassan menyilangkan kedua tangannya ke arah wasit Francois Letexier. Isyarat itu menjadi sorotan karena dalam beberapa kesempatan sebelumnya, gestur 'X' identik dengan laporan dugaan tindakan rasis di lapangan.
Situasi pertandingan memang berlangsung dalam tensi tinggi. Mesir yang sempat unggul 2-0 harus menerima kenyataan tersingkir setelah Argentina membalikkan keadaan dan menang 3-2 melalui gol Cristiano Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez dalam rentang 13 menit.
Kontroversi keputusan wasit turut memperkeruh suasana. Mesir memprotes pembatalan gol Mostafa Ziko serta menilai terjadi pelanggaran terhadap Mohamed Salah dalam proses gol kemenangan yang dicetak Enzo Fernandez pada menit ke-93.
Hossam Hassan Tegaskan Gestur 'X' Bukan Terkait Isu Rasisme

Lebih dari sepekan setelah pertandingan berakhir, Hossam Hassan akhirnya memberikan klarifikasi mengenai aksi yang dilakukannya di pinggir lapangan. Ia menegaskan bahwa gestur tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan dugaan tindakan rasis.
Menurut Hassan, isyarat itu merupakan bentuk protes terhadap kepemimpinan wasit yang dinilainya merugikan Mesir. Ia merasa beberapa keputusan penting sepanjang pertandingan tidak berpihak kepada timnya.
Ketegangan di bangku cadangan Mesir memang sempat meningkat setelah serangkaian keputusan kontroversial. Bahkan, tayangan pertandingan memperlihatkan saudara kembar Hossam Hassan yang juga menjadi asistennya, Ibrahim Hassan, sempat menurunkan tangan sang pelatih setelah gestur tersebut dilakukan.
"Isyarat itu bukan rasis. Saya memberi tahu , 'Anda tidak adil'. datang kepada saya dan berkata, 'Mengapa? Mengapa? Mengapa?' Dan saya tidak tahu apa lagi," ucap Hossam Hassan pada The Sun.
Hossam Hassan Ungkap Momen Adu Argumen dengan Lionel Messi

Selain menjelaskan maksud gestur tersebut, Hossam Hassan juga mengungkap adanya interaksi langsung dengan Lionel Messi seusai insiden itu. Menurutnya, kapten Argentina menghampiri dirinya dan mempertanyakan alasan di balik protes yang dilakukan kepada wasit.
Meski sempat terjadi adu argumen singkat, pelatih berusia 59 tahun itu mengaku memilih tidak memperpanjang perdebatan. Ia tetap menaruh rasa hormat kepada Messi sebagai salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah.
“Itu adalah salah satu dari sedikit momen ketika Messi terlibat adu mulut selama pertandingan. Dan dia akhirnya menangis karena sedang mengalami masa sulit secara emosional," kata Hossam Hassan.
“Kami adalah tim yang sangat tangguh dan kami menempatkan mereka dalam posisi yang sulit. Saya mencoba untuk tidak menanggapinya dan menghindari gesekan verbal di antara kami, sebagai bentuk penghormatan terhadap kariernya," tegasnya.
Baca Ini Juga
- DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
- Kolom Opini: Inggris vs Argentina, Terkadang Licik Diperlukan untuk Menang
- Perjalanan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Tinggal Selangkah Mengulang Sejarah Indah
- Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
- Rating Pemain Prancis saat Dikalahkan Spanyol dan Gagal ke Final: Tak Berdaya!
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
Liga Spanyol 4 September 2026, 11:05
-
Kobbie Mainoo Tak Masuk Skuad Premier League Man Utd, tapi Tetap Bisa Main
Liga Inggris 4 September 2026, 10:54
-
Prediksi Schalke 04 vs Bayern 5 September 2026
Bundesliga 4 September 2026, 10:45
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Prediksi Man City vs Coventry City 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 08:51
-
Arda Guler Mulai Menempatkan Pedri di Bawah Levelnya
Liga Spanyol 4 September 2026, 07:06
-
Trent Alexander-Arnold Perlahan Patahkan Mitos Seputar Dirinya
Liga Spanyol 4 September 2026, 06:44
-
Real Madrid dan Tim Lapis Keduanya yang Berkualitas Tinggi
Liga Spanyol 4 September 2026, 06:37
-
Kecerdasan Yan Diomande Mulai Terlihat, Timing Jadi Kekuatan Utamanya
Liga Spanyol 4 September 2026, 06:29
-
Eduardo Camavinga, Masih Banyak yang Harus Dibuktikannya
Liga Spanyol 4 September 2026, 06:24
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 4 September 2026, 05:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 4 September 2026, 05:31
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 4 September 2026, 05:16
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

























KOMENTAR