Pelatih Mesir Buka-bukaan Tentang Arti Tanda 'X' dan Adu Mulut dengan Lionel Messi

Pelatih Mesir Buka-bukaan Tentang Arti Tanda 'X' dan Adu Mulut dengan Lionel Messi
Pelatih Mesir, Hossam Hassan, dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru, Senin (22/6/2026). (c) AP Photo/Abbie Parr

Bola.net - Polemik yang muncul setelah laga Argentina melawan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Hossam Hassan. Pelatih Mesir itu mengungkap makna di balik gestur 'X' yang sempat memicu berbagai spekulasi usai pertandingan.

Momen tersebut terjadi pada menit ke-98 ketika Hassan menyilangkan kedua tangannya ke arah wasit Francois Letexier. Isyarat itu menjadi sorotan karena dalam beberapa kesempatan sebelumnya, gestur 'X' identik dengan laporan dugaan tindakan rasis di lapangan.

Situasi pertandingan memang berlangsung dalam tensi tinggi. Mesir yang sempat unggul 2-0 harus menerima kenyataan tersingkir setelah Argentina membalikkan keadaan dan menang 3-2 melalui gol Cristiano Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez dalam rentang 13 menit.

Kontroversi keputusan wasit turut memperkeruh suasana. Mesir memprotes pembatalan gol Mostafa Ziko serta menilai terjadi pelanggaran terhadap Mohamed Salah dalam proses gol kemenangan yang dicetak Enzo Fernandez pada menit ke-93.

1 dari 2 halaman

Hossam Hassan Tegaskan Gestur 'X' Bukan Terkait Isu Rasisme

Mostafa Shoubir merayakan kesuksesan menepis penalti Lionel Messi pada laga Mesir lawan Argentina di babak 16 Besar Piala Dunia 2026 (c)  AP Photo/Jacob Kupferman

Mostafa Shoubir merayakan kesuksesan menepis penalti Lionel Messi pada laga Mesir lawan Argentina di babak 16 Besar Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Jacob Kupferman

Lebih dari sepekan setelah pertandingan berakhir, Hossam Hassan akhirnya memberikan klarifikasi mengenai aksi yang dilakukannya di pinggir lapangan. Ia menegaskan bahwa gestur tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan dugaan tindakan rasis.

Menurut Hassan, isyarat itu merupakan bentuk protes terhadap kepemimpinan wasit yang dinilainya merugikan Mesir. Ia merasa beberapa keputusan penting sepanjang pertandingan tidak berpihak kepada timnya.

Ketegangan di bangku cadangan Mesir memang sempat meningkat setelah serangkaian keputusan kontroversial. Bahkan, tayangan pertandingan memperlihatkan saudara kembar Hossam Hassan yang juga menjadi asistennya, Ibrahim Hassan, sempat menurunkan tangan sang pelatih setelah gestur tersebut dilakukan.

"Isyarat itu bukan rasis. Saya memberi tahu , 'Anda tidak adil'. datang kepada saya dan berkata, 'Mengapa? Mengapa? Mengapa?' Dan saya tidak tahu apa lagi," ucap Hossam Hassan pada The Sun.

2 dari 2 halaman

Hossam Hassan Ungkap Momen Adu Argumen dengan Lionel Messi

Pelatih Mesir, Hossam Hassan dalam sesi latihan tim jelang Piala Dunia 2026 melawan Belgia, 14 Juni 2026 di Seattle. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pelatih Mesir, Hossam Hassan dalam sesi latihan tim jelang Piala Dunia 2026 melawan Belgia, 14 Juni 2026 di Seattle. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Selain menjelaskan maksud gestur tersebut, Hossam Hassan juga mengungkap adanya interaksi langsung dengan Lionel Messi seusai insiden itu. Menurutnya, kapten Argentina menghampiri dirinya dan mempertanyakan alasan di balik protes yang dilakukan kepada wasit.

Meski sempat terjadi adu argumen singkat, pelatih berusia 59 tahun itu mengaku memilih tidak memperpanjang perdebatan. Ia tetap menaruh rasa hormat kepada Messi sebagai salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah.

“Itu adalah salah satu dari sedikit momen ketika Messi terlibat adu mulut selama pertandingan. Dan dia akhirnya menangis karena sedang mengalami masa sulit secara emosional," kata Hossam Hassan.

“Kami adalah tim yang sangat tangguh dan kami menempatkan mereka dalam posisi yang sulit. Saya mencoba untuk tidak menanggapinya dan menghindari gesekan verbal di antara kami, sebagai bentuk penghormatan terhadap kariernya," tegasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL