
Bola.net - Publik kerap gampang terkesima saat melihat pemain menunjukkan sedikit aksi di atas lapangan. Dan terkadang, mereka terlalu cepat menggembar-gemborkan seorang pemain akan jadi besar di masa depan.
Ekspektasi yang berlebihan bisa menjadi beban tersendiri bagi seorang pemain. Sehingga bukannya tampil gemilang, mereka justru menjadi masalah untuk klub karena tidak memberikan kontribusi yang diharapkan.
Berikut adalah beberapa pemain yang pernah digembar-gemborkan akan menuai kesuksesan namun justru terpuruk dengan cepat. Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Denilson
Denilson bisa dikenal oleh publik karena kemampuannya yang spektakuler saat menguasai bola. Namun dalam waktu sekejap, pria asal Brasil itu berubah dari pemain termahal dunia ke rekrutan terburuk.
Pada tahun 1998, Denilson membuat publik gempa setelah Real Betis menebusnya dari Sao Paolo dengan mahar 21,5 juta pounds. Namun sepertinya, angka tersebut menjadi beban tersendiri untuknya.
Bek-bek Spanyol tak butuh waktu lama untuk membaca gaya bermainnya. Alhasil, ia tidak memberikan bekas di sejarah La Liga. Denilson memutuskan pensiun pada tahun 2010 tanpa mencatatkan penampilan di klub terakhirnya, Kavala.
Nicklas Bendtner
Menembus skuat inti Arsenal bukanlah perkara mudah. Jika berhasil, itu bisa menjadi pencapaian yang luar biasa. Tapi sepertinya, kualitasnya termakan oleh ego dan kepercayaan diri yang berlebihan.
Pada suatu waktu, Bendtner pernah mengutarakan kalimat yang menggambarkan egonya. "Jika anda bertanya apakah saya adalah salah satu striker terbaik di dunia, maka saya akan menjawab 'ya' karena saya percaya."
Sekarang, pria berkebangsaan Denmark tersebut sedang memperkuat Copenhagen. Ia sudah diberi kesempatan bermain sebanyak delapan kali di semua kompetisi, namun baru mencatatkan satu gol saja.
David Bentley
Banyak yang membandingkan Bentley dengan legenda Manchester United, David Beckham, saat meledak untuk pertama kalinya. Namun perbandingan itu hanya bertahan sebentar saja.
Namanya mulai terdengar saat memperkuat Blackburn Rovers. Selama dua musim, ia berhasil mencatatkan total 133 penampilan dan mengantongi 21 gol. Torehan inilah yang membuatnya direkrut oleh Tottenham pada tahun 2008.
Sayang, performanya tidak sesuai dengan harapan. Kehadiran Jamie Redknapp di kursi kepelatihan membuat kesempatan bermainnya kian menipis. Ia memutuskan untuk gantung sepatu saat masih berusia 29 tahun.
Gaizka Mendieta
Gaizka Mendieta menjadi perbincangan penikmat sepak bola kala sedang bersinar bersama Valencia sebelum memasuki tahun 2000-an. Di klub itulah, ia berhasil mencatatkan 59 gol dari 303 penampilan dalam semua ajang.
Karena performanya, Lazio sampai rela menghabiskan uang sebesar 48 juta euro. Ia diproyeksikan sebagai pengganti Pavel Nedved dan Juan Sebastian Veron. Namun pada akhirnya, ia gagal memenuhi harapan itu.
Setelah sempat menjalani masa pinjaman selama satu musim di Barcelona, Mendieta memilih pindah ke Middlesbrough. Rentetan cedera membuat jumlah penampilannya terbatas, dan Mendieta pun memutuskan pensiun pada tahun 2007.
Freddy Adu
Semua orang meyakini Freddy Adu bisa menjadi pemain fenomenal di masa depan. Mungkin, publik yang terlalu berharap banyak terhadap pria berkebangsaan Amerika Serikat tersebut.
Namun wajar saja kalau publik memiliki harapan yang tinggi terhadap dirinya. Pasalnya, Adu bermain di kompetisi terbaik di Amerika Serikat, Major League Soccer, saat masih berusia 14 tahun!
Adu kemudian 'merantau' ke Eropa untuk membuktikan kualitasnya. Sayangnya, ia justru menemui serangkaian kegagalan. Pada tahun 2018, ia dilepas oleh Las Vegas dan sekarang tidak diketahui keberadaannya.
(Bleacher Report)
Baca Juga:
- Membandingkan Statistik Martial di Era Kepelatihan Mourinho dan Solskjaer, Bagusan Mana?
- Bomber Haus Gol Bernama Sergio Aguero
- Hari Ini 19 Tahun Lalu, Fernando Torres Mencetak Gol Pertamanya
- Menerka Line-Up Chelsea Musim 2020/2021: Bersama Timo Werner dan Coutinho
- Para Pemain Kunci PSG Sebelum Uang dari Qatar Datang, Bolanaters Ada yang Kenal?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bendtner Bercerita Soal Ozil yang Dekat dengan Kehidupan Malam
Bolatainment 6 November 2019, 01:28
-
David Luiz dan Pemakai Nomor Punggung 23 di Arsenal
Liga Inggris 9 Agustus 2019, 14:41
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR