Bola.net - - Liga Tiongkok sudah menghabiskan ratusan juta untuk mendatangkan pemain dari Eropa, namun rupanya hal tersebut tak mempengaruhi Lukas Podolski, yang belum lama ini merapat ke klub J1 League, Vissel Kobe.
Klub-klub Tiongkok sukses mendatangkan nama-nama top seperti Carlos Tevez, Oscar, dan Ezequiel Lavezzi di beberapa tahun belakangan. Para pemain tersebut mendapatkan gaji dengan nilai yang luar biasa.
Namun pria Jerman berusia 32 tahun, Podolski, lebih memilih datang ke Jepang, yang menurutnya menawarkan lebih banyak intensitas permainan.
Lukas Podolski
"Sepakbola di Jepang amat dihormati, lebih dari negara lainnya di Asia. Para pemainnya sudah berpengalaman. Saya sering bermain melawan mereka. Mereka mampu menguasai bola dengan baik," tutur Podolski menurut Goal International.
"Ada banyak pemain Jepang bermain di Eropa, dan itu membuktikan kualitas mereka. Saya tidak yakin dengan liga Asia lainnya."
Eks Arsenal menambahkan: "Saya tak datang ke sini untuk liburan. Saya ingin membuktikan diri di atas lapangan, dan semoga saya sukses melakukannya."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Leicester Minta Mahrez Profesional
Liga Inggris 8 Juli 2017, 21:20
-
Arsenal Kembali Monitor Kiper Belia Toulouse
Liga Inggris 8 Juli 2017, 21:00
-
Mahrez Kecewa dengan Leicester City
Liga Inggris 8 Juli 2017, 19:40
-
Tepis Tiongkok, Ini Alasan Podolski ke Jepang
Bola Dunia Lainnya 8 Juli 2017, 17:40
-
Arsenal Khawatir Sanchez Cuma Ingin ke City
Liga Inggris 8 Juli 2017, 14:20
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR