Bola.net - PUBG Corporation tampaknya masih perlu menyelesaikan beberapa masalah pada versi PUBG lite. Versi itu diciptakan untuk memenuhi harapan pengguna yang hanya memiliki PC level menengah ke bawah.
Kini, versi lite tersebut bisa dinikmati lebih dari 50 negara di seluruh dunia. Satu di antara negara tersebut adalah Indonesia.
Namun, PUBG Lite masih memiliki beberapa masalah utama. Hal tersebut tentunya membuat pengalaman bermain gim PUBG di PC jadi berkurang.
Berikut tiga masalah yang kerap dihadapi para pemain PUBG Lite:
Masalah Suara
Masalah pertama terdapat pada bagian suara. Untuk gim seperti PUBG, mendengar suara dengan baik bisa membuat perbedaan besar dalam permainan.
Suara itu meliputi suara tembakan ataupun suara orang yang datang. Namun, suara pada PUBG Lite masih belum sempurna.
Para pemain mengeluh tidak bisa mendengar suara kaki orang yang mendekat, meskipun dalam PUBG lite suara tembakan bisa terdengar dengan baik.
Masalah tersebut kabarnya membuat pengembang PUBG Lite mencari solusi untuk memperbaikinya sebelum pembaruan berikutnya dirilis.
Terjebak dan Level
Kendala lainnya ialah terjebak di suatu tempat. Ketika pemain menghadapi bug atau glith, pemain tersebut tidak bisa pindah dari tempat itu.
Kadang beberapa pemain meminta rekannya untuk menyerahkan diri untuk mengalihkan bug. Setelah itu baru dibangkitkan lagi. Namun, hal tersebut terlihat aneh.
Masalah terakhir adalah belum adanya level pemain. Sejauh ini pada gim PUBG Lite belum ada level pemain.
Jadi, bermain sebanyak apapun tidak membuat pemain tersebut mengalami kenaikan ataupun penurunan level. Itu artinya para pemain akan sia-sia karena tidak adanya level tersebut.
Alhasil, PUBG Lite harus segera memperkenalkan level pemain dalam gameplay-nya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Kekurangan yang Membuat PUBG Lite Kurang Memuaskan
Bolatainment 31 Juli 2019, 17:30
-
Cover eFootball PES 2020 Tampilkan Lionel Messi Hingga Miralem Pjanic
Bolatainment 31 Juli 2019, 17:00
-
Borneo FC Ambil Hikmah dari Insiden di Lamongan
Bola Indonesia 31 Juli 2019, 15:21
-
Agil Munawar, Idola Baru Aremania di Sektor Bek Sayap Arema
Bola Indonesia 31 Juli 2019, 14:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR