Bola.net - - Kabar mengejutkan datang dari legenda sekaligus mantan pelatih Argentina, Diego Maradona. Pria berumur 58 tahun tersebut dilaporkan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit lantaran mengalami pendarahan internal di perutnya.
Maradona merupakan salah satu mantan pemain yang berpengaruh di dunia sepak bola pada era 80'-an. Ia menjadi salah satu aktor kesuksesan Timnas Argentina saat menjuarai Piala Dunia pada tahun 1986 dulu.
Setelah mengakhiri karirnya sebagai pemain, ia memilih beralih profesi menjadi seorang pelatih. Ia memulai debutnya pada tahun 1994 lalu bersama Mandiyu de Corrientes. Namun namanya baru terdengar setelah menukangi Argentina di tahun 2008 hingga 2010.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Maradona Jalani Perawatan Intensif
Kini, ia sedang menjabat sebagai pelatih klub kasta kedua Meksiko, Dorados. Bersama Maradona, klub tersebut saat ini menghuni peringkat tujuh dengan koleksi 22 poin dari 14 pertandingan yang telah dilaluinya.
Namun untuk beberapa laga selanjutnya, Maradona diprediksi tak akan berada di pinggir lapangan. Sebab ia dilaporkan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit lantaran mengalami pendarahan internal pada perutnya.
Kabar tersebut disampaikan oleh jurnalis bernama Jorge Rial melalui akun Twitter miliknya. Dari laporannya disebutkan bahwa Maradona sebelumnya hanya berniat melakukan check-up rutin di Buenos Aires, hingga akhirnya tim dokter menemukan permasalahan itu.
Sering Berurusan dengan Penyakit
Ini bukanlah pertama kalinya Maradona harus berurusan dengan penyakit. Pada ajang Piala Dunia 2018 lalu, usai Argentina menang atas Nigeria di fase grup 2-1, ia harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami penurunan tekanan darah.
Dia juga dikenal sering menggunakan bantuan tongkat untuk berjalan lantaran mengalami radang sendi di kedua kakinya. Selain itu, ia juga pernah menjalani operasi lambung guna mengatasi masalah obesitas.
Meskipun sedang dirawat di rumah sakit, namun kiprah Maradona bersama Dorados akan terus berlanjut. Kepastian tersebut telah disampaikan oleh sang agen, Matias Morla, melalui akun media sosial miliknya.
"Diego Maradona telah mengatur kelanjutan dengan Dorados de Sinaloa dan akan bertahan sebagai pelatih tim di sepanjang musim ini," tulis Morla seperti yang dikutip dari Goal.
Saksikan Juga Video Ini
Sekjen PSSI, Ratu Tisha, kembali memenuhi panggilan Satuan Tugas Antimafia Bola pada hari Jumat (4/1) kemarin untuk membahas beberapa permasalahan. Simak infomasi selengkapnya melalui tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alami Pendarahan, Maradona Dirawat Intensif di Rumah Sakit
Bolatainment 5 Januari 2019, 05:30
-
Scaloni Belum Menyerah Bujuk Messi Kembali ke Timnas Argentina
Bola Dunia Lainnya 29 Desember 2018, 07:30
-
Messi Tidak Bisa Dibandingkan dengan Maradona
Piala Dunia 28 Desember 2018, 18:50
-
Legenda Brasil: Messi tak Butuh Piala Dunia untuk jadi Terbaik
Liga Spanyol 28 Desember 2018, 13:31
-
Rahasia di Balik Teknik Tendangan Bebas Lionel Messi
Editorial 15 Desember 2018, 18:26
LATEST UPDATE
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
-
Persik vs Persib Bandung: Dewangga Kecewa Maung Bandung Tertahan di Kediri
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 13:42
-
Soal Manajer Baru, Gary Neville Minta MU Tidak Coba-coba Lagi
Liga Inggris 6 Januari 2026, 13:27
-
Segera Tayang, Jadwal Live Streaming Proliga 2026 Eksklusif di Vidio
Voli 6 Januari 2026, 12:38
-
Di Balik Tudingan Amorim Sengaja Cari Gara-gara Agar Dipecat Manajemen MU
Liga Inggris 6 Januari 2026, 12:25
-
Fabio Capello: Jangan Coret Juventus dan AS Roma dari Perebutan Scudetto!
Liga Italia 6 Januari 2026, 11:53
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40

























KOMENTAR