
Bola.net - Mantan gelandang Persebaya Surabaya, Aryn Williams, menuntaskan penggalangan dana untuk korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Program tersebut berakhir Minggu (31/1/2021) kemarin.
Aryn memulai penggalangan dana sejak 10 Januari lalu yang dibarengi dengan program berlari 6 kilometer setiap hari. Memasuki pekan terakhir Januari, jaraknya meningkat menjadi 10 kilometer per hari.
Menurut Aryn, selama hampir sebulan menggalang dana, pihaknya sudah mengumpulkan sekitar 750 dolar Australia. Itu belum termasuk sumbangan darinya untuk setiap kilometer lari yang ditempuh.
”Sejauh ini (sudah terkumpul) $ 750, tanpa tambahan uang dari lari,” kata Aryn Williams kepada Bola.net.
Dalam postingannya, Aryn akan mendonasikan sebesar satu dolar Australia untuk setiap kilometer yang ditempuh. Namun, kemungkinan dia akan menyumbang total $ 250 dolar.
”Saya akan membuat perbedaan, sehingga nanti jumlahnya menjadi 10 juta rupiah,” imbuh jebolan Burnley FC tersebut.
Lalu bagaimana Aryn Williams menyalurkannya? Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Akan Disalurkan Melalui Rekannya

Aryn Williams tidak akan menyalurkan langsung hasil penggalangan dana tersebut. Pasalnya, saat ini dia berada di Inggris untuk melanjutkan karier di sana.
Aryn akan menyalurkan melalui rekannya Aggy Eka Ressy yang pernah menjadi agennya di Indonesia.
”Saya akan mengirim ke teman saya Aggy dan dia akan mengirim ke temannya yang dapat mengirimkannya ke akun yang sesuai,” lanjut Ary Williams.
Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 mengalami kecelakaan saat terbang dari Jakarta menuju Pontianak, 9 Januari lalu. Pesawat tersebut membawa 62 orang.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Liga 1 Masih Tidak Jelas, Bek Persija Banting Setir Jadi Pelatih SSB
- Arif Satria Ingin Tetap Bertahan di Persebaya Surabaya
- Kiper Persib: Turnamen Pramusim Penting Sebelum Liga 1 2021 Digelar
- Arif Satria Berharap PSSI Tak Menyerah Meminta Izin Kepolisian
- PSSI Siapkan Terobosan untuk Setarakan Sertifikasi Pelatih Lokal
- Elkan Baggott dan 2 Pemain Keturunan Indonesia di Sepak Bola Inggris
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Sumbang Uang Tunai dan Ratusan Sembako untuk Kalsel dan Sulbar
Bolatainment 1 Februari 2021, 14:49
-
Melihat Bruno Fernandes di Balik Lapangan: Hobi Nge-Troll Rekan Satu Timnya
Liga Inggris 1 Februari 2021, 13:15
-
Suara Liverpudlian Usai Liverpool Bekuk West Ham: Kembali ke Setelan Pabrik!
Bolatainment 1 Februari 2021, 03:55
LATEST UPDATE
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR