
Bola.net - Rolf Bantle mungkin punya cerita 'away days' paling unik dan panjang dibanding fans sepak bola lain. Sebab, pendukung FC Basel itu berada di Italia selama 10 tahun dalam rangka laga tandang ke San Siro.
Cerita Rolf Bantle bukanlah sebuah momen indah. Sebab, selama 10 tahun di Italia, Rolf Bantle hidup di jalanan alias menggelandang. Akan tetapi, Rolf Bantle mengaku menikmati periode tersebut.
Cerita unik Rolf Bantle dimulai saat dia melakukan 'away days' ketika Basel bertandang ke San Siro pada 2004. Basel berjumpa Inter Milan pada laga kualifikasi Liga Champions. Basel kalah dengan skor 4-1.
Laga itu kemudian menjadi sorotan besar media Swiss. Bukan hasilnya, tapi cerita hilangnya Rolf Bantle. Dia dilaporkan hilang tepat setelah laga Inter Milan vs Baser. Yuk simak cerita lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Tersesat di Toilet!
Rolf Bantle datang ke San Siro tidak seorang diri. Ada rombongan fans FC Basel yang datang dalam jumlah cukup besar. Di tengah laga, Rolf Bantle lantas pergi ke toilet untuk memenuhi 'panggilan alam'.
Setelah itu, Rolf Bantle tidak bisa kembali ke rombongannya. Dia tersesat setelah pergi ke toilet dan terpisah dengan rekan-rekannya. Tapi, dari situ petulangan baru Rolf Bantle dimulai.
"Saya tiba-tiba berada di sektor yang berbeda. Saya memiliki sekitar 20 euro di kantong saya dan tidak ada telepon, jadi saya pergi ke Milan. Orang-orang memberi saya makanan dan rokok, dan seorang siswa menawari saya kantong tidur," katanya.
FC Basel fan Rolf Bantle went to the toilet at San Siro vs Inter Milan in 2004, got lost, and returned home 11 years later. Rolf got separated from the away fans, missed his bus home, and slept rough on the streets of Milan for a decade. pic.twitter.com/rMTw1Se8fX
— Football Talk (@Football_TaIk) July 2, 2022
Rolf Bantle rupanya menikmati periode tersesat itu. Dia dengan sengaja tidak mendatangi konsulat Swiss atau tempat lain untuk mendapat informasi. Tidak ada lagi alasan bagi saya untuk pulang. Saya menikmati kebebasan Milan," katanya.
Pulang Karena Insiden
Pada 2015, petualangan Rolf Bantle di Italia harus berakhir. Rolf Bantle jatuh dan mengalami luka yang cukup serius. Dia mengalami patah tulang dan mendapatkan perawatan medis di sebuah rumah sakit.
Petugas medis menyadari bahwa Rolf Bantle tidak punya asuransi kesehatan dan dia bukan warga Italia. Setelah itu, petugas menghubungi konsulat Swiss dan upaya memulangkan Rolf Bantle dimulai.
Rolf Bantle tinggal di rumah jompo setelah kembali ke Swiss. Kini, Rolf Bantle cukup bangga dengan petualangan 10 tahun menjalani 'away days' ke Italia. "10 tahun sudah cukup dan di sini saya merasa sangat baik sekarang," katanya.
Sumber: SportBible
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Begini Keseruan Liburan Terakhir Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez Sebelum Balik ke MU
- Perrie Edwards, Penyanyi Hot Inggris yang Baru Dilamar Alex Oxlade-Chamberlain
- Volleyball Nations League 2022: Yeum Hye-seon, si Imut Setter Andalannya Korea Selatan
- Deretan WAGs Baru nan Cantik di Premier League Musim 2022/2023
- Georgina Rodriguez Pakai Gaun Hitam, Damage-nya Gak Ada Obat!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tersingkir oleh Donnarumma, Keylor Navas Pindah ke Serie A?
Liga Italia 4 Juli 2022, 11:51
-
Cinta Liga Champions, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Manchester United?
Liga Inggris 28 Juni 2022, 14:26
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR