Bola.net - Cukup banyak hal baru yang bakal tersaji dari lanjutan kompetisi Premier League mulai pekan depan, salah satunya adalah suara virtual penonton di tayangan siaran langsung.
Ya, Premier League tak ingin tayangan langsung pertandingan kosong melompong tanpa gairah. Tak heran, mereka berupaya menghadirkan teknologi suara yang bisa menyesuaikan dengan situasi nyata di lapangan, baik saat terjadi gol, kartu merah, awal pertandingan alias kick-off sampai selebrasi kemenangan.
Guna mewujudkan rencana tersebut, Sky Sports menggandeng perusahaan sekaligus distributor produk esports, EA Sports melalui divisi FIFA. Rencananya, divisi FIFA dari EA Sports akan menciptakan atmosfer stadion yang diisi penonton.
Dikutip dari The Verge, Senin (8/6/2020), lewat kerja sama ini, EA akan mendukung siaran pertandingan Premier League dengan efek suara yel-yel maupun keriuhan penonton dari gim FIFA 20. Efek itu akan disesuaikan dengan tim yang sedang bertanding.
Kendati demiikian, efek suara penonton di stadion dalam siaran bersifat pilihan. Oleh karena itu, penonton diberi kebebasan menyertakan efek suara atau tidak saat menonton sebuah pertandingan.
Peran Penonton
Keputusan bekerja sama ini memang tidak lepas dari pentingnya penonton dalam sebuah pertandingan sepa kbola. Sebab dengan kehadiran penonton, suasana duel harus diakui lebih hidup dan menarik.
Oleh sebab itu, meski sebatas efek suara, cara Sky Sports ini terbilang menarik karena dapat menghidupkan suasana pertandingan. Bahkan, bukan tidak mungkin sensasi menonton pertandingan ini nantinya tidak jauh berbeda dari pertandingan yang diramaikan penonton di stadion.
Selain bekerja sama dengan FIFA 20, Sky Sports juga menghadirkan fitur lain di aplikasi maupun situs web. Lewat fitur ini, penonton dapat berinteraksi melalui video bersama temannya saat menyaksikan pertandingan.
Sebagai informasi, gim FIFA 20 kali pertama rilis menjelang akhir 2020. Dikutip dari Tech Radar, salah satu fitur anyar yang diperkenalkan di FIFA 20 adalah Volta Mode. Modus ini sebenarnya mengusung gaya permainan mirip dengan FIFA Street yang rilis pada 2005.
Aplikasi Modus Baru
Oleh sebab itu, modus ini memungkinkan pemain bertanding dalam lapangan kecil, mulai dari jalanan hingga lapangan futsal di seluruh dunia. Pemain dapat bermain dalam beberapa pertandingan mulai dari tiga lawan tiga, empat lawan empat, hingga pertandingan futsal profesional.
Sementara itu dari sisi gameplay, FIFA 20 hadir dengan authentic game flow hingga ball physic system yang ditingkatkan. Jadi, pemain dipastikan dapat merasakan permainan lebih baik.
Sumber: The Verge
Disadur dari: Liputan6.com (Agustinus Mario Damar, Yuslianson)
Dipublikasi: 8 Juni 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
N'Golo Kante dan Jorginhho Jadi Tumbal Belanja Besar Chelsea?
Liga Inggris 9 Juni 2020, 22:00
-
Carragher Ungkap Henderson Sempat Alami Masa-Masa Sulit di Liverpool
Liga Inggris 9 Juni 2020, 21:54
-
Manchester United Seriusi Transfer Lautaro Martinez
Liga Inggris 9 Juni 2020, 21:00
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR