
Bola.net - Setelah pensiun, seorang pesepak bola profesional biasanya menekuni pekerjaan yang masih berkaitan dengan si kulit bundar. Namun, Herman Batak adalah salah satu pengecualian.
Mantan kiper Persik Kediri yang juga pernah memperkuat tim-tim seperti PKT Bontang dan Deltras ini justru memilih profesi yang benar-benar baru dan asing baginya, yaitu sebagai sekuriti.
"Saya mulai jadi sekuriti tahun 2015," buka Herman, 36.
"Saat itu, kompetisi di Indonesia berhenti karena PSSI kena sanksi FIFA. Sebenarnya saya sudah balik lagi ke PSS, tapi sepak bola tak ada kepastian, akhirnya saya putuskan pensiun saja. Saya sudah berkeluarga, maka saya harus tetap bekerja."
Sosok yang identik dengan ciri khas kepala plontos saat jadi kiper ini gantung sarung tangan pada usia 31 tahun. Dia berhenti bukan karena terbelit cedera, tapi harus menentukan jalan hidupnya.
Bertugas di Bank
"Waktu itu, saya merasa dalam kondisi fisik sangat bagus, tapi saya harus memilih hidup baru. Kesempatan sebagai sekuriti tak akan terulang dua kali, apalagi gajinya juga bagus," tuturnya.
Pria dua anak ini sehari-hari bertugas di Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan. Suka duka pun mewarnai kariernya.
"Sukanya gaji besar. Dukanya kalau sering-sering dapat giliran tugas malam hari."
Kapan Persik Promosi Lagi?
Herman Batak juga memuji perhelatan Liga 1 dan Liga 2 musim ini, yang menurutnya sangat kompetitif.
"Atmosfernya bagus. Banyak pemain dan kiper muda bermunculan. Hasrat saya main masih ada, tapi sekarang main dengan komunitas karyawan bank."
"Selamat PSS naik ke Liga 1. Kapan Persik Kediri promosi lagi?" tutupnya.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cerita Herman Batak, Mantan Kiper Persik Kediri yang Kini Jadi Sekuriti
Bolatainment 25 Juli 2019, 11:03
-
Peran Anyar Raphael Maitimo di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 1 Juli 2019, 15:04
-
PT LIB Tak Ingin Ada Kerusuhan Suporter di Liga 2
Bola Indonesia 27 Mei 2019, 23:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR