Seperti yang diketahui, pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 tersebut menghilang tak lama setelah take off dari bandara Juanda, pada pukul 06.35 WIB. Tak lama setelah peristiwa tersebut, Fernandes akhirnya memutuskan untuk terbang langsung ke Indonesia guna menemui para keluarga para penumpang pesawatnya itu.
Selama di Indonesia, Fernandes pun mengaku terharu dengan banyaknya dukungan yang ia terima dari berbagai pihak. Hal tersebut ia ungkapkan dalam akun Twitter-nya, @tonyfernandes.
The warmth and support from the people of Indonesia has been incredible. Everywhere I go. Nothing but pure support.
— Tony Fernandes (@tonyfernandes) December 29, 2014
"Kehangatan dan dukungan dari masyarakat Indonesia sangatlah luar biasa. Kemanapun saya pergi. Yang ada hanyalah dukungan semata," kicau pengusaha asal Malaysia tersebut.
Fernandes tak hanya berkiprah di bidang transportasi udara saja. Ia juga merambah bidang olahraga dan saat ini berstatus sebagai pemegang saham terbesar klub QPR. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fernandes Terharu Atas Dukungan Masyarakat Indonesia
Bolatainment 29 Desember 2014, 20:59
-
Simpati Rio Ferdinand Untuk Hilangnya Pesawat Air Asia
Bolatainment 29 Desember 2014, 20:25
-
Liga Inggris 29 Desember 2014, 12:20

-
Liga Inggris 29 Desember 2014, 10:40

-
Ini Pernyataan Pertama Tony Fernandes Atas Hilangnya Air Asia
Bolatainment 28 Desember 2014, 15:47
LATEST UPDATE
-
Persib vs Bali United: Beckham Putra Absen atau Siap Tampil?
Bola Indonesia 9 April 2026, 18:45
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Arema FC 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 17:43
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR