
Bola.net - Cristiano Ronaldo sepertinya sudah menentukan karier yang akan ia geluti ketika sudah tak lagi di dunia sepak bola. Beberapa waktu lalu ia mengungkapkan keinginan menjadi pengusaha yang mapan dan membangun kerajaan bisnis dengan brand CR7.
Menurut majalah Forbes, Cristiano Ronaldo memiliki kekayaan bersih mencapai 450 juta dollar (Rp6,3 triliun). CR7 mulai membangun kerajaan bisnis di luar sepak bola sejak lima tahun lalu.
"Lima tahun terakhir saya mulai menikmati proses di luar sepak bola, jadi siapa yang tahu apa yang akan terjadi dalam satu atau dua tahun ke depan," kata Ronaldo dikutip Sportbible.
Mungkin nanti bakal terbit buku berjudul Metamorfosis, perubahan dari Cristiano sang pesepak bola ke Cristiano si maestro bisnis. Pemain berusia 34 tahun itu telah meluncurkan bisnis di bidang fashion, sepatu, parfum, restoran, pusat kebugaran, dan hotel.
Melansir dari bola.com inilah 6 bisnis Cristiano Ronaldo yang digeluti selain profesi utamanya sebagai pesepak bola terkenal.
Pestana CR7 Hotel
Cristiano Ronaldo menjalin kerja sama dengan perusahan Portugal yang bergerak di bidang pariwisata, Pestana Hotel Group. Ia menamai hotel tersebut dengan Pestana CR7 Hotel.
Ia telah memiliki dua hotel di Portugal yakni di Madeira dan Lisbon. Peraih lima Ballon d'Or itu berencana membangun hotel CR& di Paris dan New York pada 2020.
Pakaian dan Minyak Wangi
Cristiano Ronaldo menyukai dunia fesyen. Ia telah memiliki perusahaan jins dengan nama CR7 Denim dan menjalin kerja sama dengan Denali untuk produk CR7 Balnket.
Bintang Juventus itu juga berkerja sama dengan perusaan parfum asal Inggris untuk memproduksi Eden Parfum Cristiano Ronaldo Fragrance.
Restoran
Cristiano Ronaldo menamkan uangnya pada saham Grupo Mabel Capital. Grup ini membawahi restoran elite Zela.
Restoran Zela berada di dua kota yakni Ibiza dan London. Grupo Mabel Capital juga mendapat suntikan dana dari Rafael Nadal, Pau Gasol, dan penyanyi Enrique Iglesias.
Pusat Kebugaran
Cristiano Ronaldo membuka bisnis gym bernama CR7 Crunch Franchise pada 2016. Ia bekerja sama dengan perusahaan bernama Curnch Farnchies.
Bisnis gym tersebut baru ada dua tempat di Kota Madrid. Rencananya, Ia ingin membuka sebanyak 100-150 cabang di berbagai kota dunia.
Penyewaan Jet Pribadi
Cristiano Ronaldo juga memiliki usaha penyewaan jet pribadi. Ia mengenakan tarif mencapai 3 ribu euro (Rp46 juta) per jam untuk penyewa jet miliknya.
Menurut majalah Viniatis, dari bisnis ini dia mengantongi keuntungan mencapai satu juta euro (Rp15 miliar) pada 2018.
Klinik Rambut
Cristiano Ronaldo memiliki 50 persen saham di perusahaan Insparnya. Perusahaan tersebut bergerak di bidang klinik transplantasi rambut.
Grup Insparya memiliki 10 klinik di Portugal dan telah melakukan 35 ribu transplantasi. Pelayanan ini memakan waktu 6 jam dengan biaya antara 4 ribu hingga 7 ribu euro.
Tonton Video Menarik Ini
Disadur dari: Bola.com (Hanif Sri/Ario Yosia)
Published: 12 Juni 2020
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 1 Maret 2026
Liga Eropa Lain 28 Februari 2026, 03:05
-
Prediksi Inter vs Genoa 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Dortmund vs Bayern 1 Maret 2026
Bundesliga 28 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Leeds United vs Man City 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Verona vs Napoli 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 00:00
-
Hasil PSBS Biak vs PSIM: Drama 6 Gol dan Akhir Paceklik Menang Laskar Mataram
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 22:30
-
Siap Sapu Bersih! 10 Tim dan 40 Pembalap Yamaha Berambisi Dominasi Kejurnas 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 21:02
-
Aldi Satya Mahendra Pimpin Gebrakan, Inilah Formasi Maut Yamaha Racing Indonesia 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 20:33
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21



















KOMENTAR