
Bola.net - Tidak bisa dimungkiri kalau Alessandro Del Piero adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Juventus. Pemain berkebangsaan Italia itu juga memiliki sejumlah momen menarik yang pantas untuk dikenang.
Del Piero bergabung dengan Juventus pada tahun 1993, tepat setelah direkrut dari Padova. Ia tidak pernah berganti seragam sampai menjelang akhir karirnya, di mana Del Piero memutuskan untuk hijrah ke Italia.
Sebanyak 16 gelar dari berbagai kompetisi telah diberikan Del Piero kepada klub berjuluk Bianconeri tersebut. Selain itu, ia juga membukukan total 290 gol dari 705 penampilan di semua kompetisi.
Selama 19 tahun Del Piero memperkuat raksasa Italia itu. Tentu saja, ada banyak momen manis dan pahit yang pernah ia rasakan. Berikut ini adalah beberapa momen terbaik di sepanjang karir Del piero.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Si Pangeran Monaco - 1998
1998 menjadi momen keemasan Del Piero di dunia sepak bola. Bagaimana tidak, ia berhasil mengantongi total 32 gol hanya dari 47 penampilan di semua kompetisi. Bukan cuma itu, Del Piero juga menjadi top skorer Liga Champions.
Laga kontra Monaco menjadi saat di mana ia menunjukkan aksi terbaiknya. Sebagai informasi, Juventus berhadapan dengan klub asal Prancis itu pada babak semi-final Liga Champions. Jika ditotal, Del Piero mencetak empat gol dalam duel dua leg tersebut.
Pada leg pertama, Del Piero mengantongi hat-trick yang salah satunya dicetak melalui tendangan bebas. Lalu pada leg kedua, ia kembali menjebol gawang Monaco dengan tendangan voli yang memukau.
Del Piero Mempermalukan Hierro - 2003
Bisa dikatakan, Real Madrid merupakan rival bebuyutan Juventus di pentas Liga Champions. Keduanya cukup sering bertemu baik di babak grup maupun fase gugur.
Pada tahun 2003, Real Madrid nampak begitu perkasa. Klub raksasa Spanyol itu dijuluki Los Galacticos karena memiliki banyak pemain bintang seperti Ronaldo, Luis Figo, Zinedine Zidane hingga Raul Gonzalez.
Namun mereka tetap tidak berkutik di hadapan Juventus. Pertemuan antara keduanya terjadi pada babak semi-final. Harapan Juventus sedikit terkubur setelah kalah pada leg pertama dengan skor tipis 1-2.
Pada leg kedua, mereka bangkit. Juventus berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 dan melaju ke final. Pada laga itu, Del Piero mempermalukan Fernando Hierro dengan gocekannya sebelum mencetak gol kedua Juventus.
Mengubur Jerman di Piala Dunia - 2006
Kendati sudah merasakan segelimang kesuksesan bersama Juventus, namun Del Piero harus menanti cukup lama untuk meraih prestasi di pentas internasional. Ia baru bisa meraih trofi Piala Dunia pertamanya pada tahun 2006.
Pengalaman Del Piero, yang kala itu sudah berusia 31 tahun, tidak cukup baik. Marcello Lippi selaku pelatih lebih sering mencadangkan dia. Meski begitu, ia tetap memberikan performa terbaik saat diberi kesempatan.
Kesempatan datang pada babak semi-final kontra Jerman. Saat itu, pertandingan berlangsung sengit hingga harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Lalu pada menit ke-119, Italia mencetak gol pertamanya lewat Fabio Grosso.
Jelas, Jerman tidak memiliki waktu banyak untuk mencetak gol balasan. Namun mereka tetap berjuang dan menyerang sampai menit akhir. Sayangnya, malah Italia yang berhasil mencetak gol tambahan lewat tembakan melengkung Del Piero.
Standing Ovation di Bernabeu - 2008
Juventus tidak dalam keadaan baik setelah kembali ke Liga Champions. Bagaimana tidak, dua tahun sebelumnya, klub yang diasuh Claudio Ranieri tersebut dibenamkan ke Serie B karena kasus Calciopoli.
Situasinya kian buruk karena Juventus harus bertemu Real Madrid pada fase grup Liga Champions. Namun berkat Del Piero, Juventus setidaknya boleh berbangga hati meskipun tidak tampil mencolok di kompetisi tersebut.
Del Piero bahkan mendapatkan standing ovation sewaktu bertandang ke Bernabeu. Juventus menang dengan skor 2-0 pada laga tersebut, yang semua golnya dikantong oleh Del Piero seorang diri.
Gol pertamanya dicetak dengan sepakan yang menyasar ke sudut kiri bawah gawang Real Madrid. Sementara gol kedua tercipta lewat tendangan bebas melengkung yang membuat Iker Casillas terpaku.
Gol ke Gawang Fiorentina - 1994
Selang setahun sejak kedatangannya dari Padova, publik mulai menyadari bahwa Del Piero muda adalah 'sesuatu'. Julukan Il Pinturicchio ia dapatkan saat bertemu Fiorentina pada tahun 1994.
Juventus sempat tertinggal 0-2. Namun Gianluca Vialli membuat kedudukan berubah menjadi imbang. Lalu, datanglah Del Piero yang mencetak gol indah lewat tembakan first time.
Arah tubuh Del Piero pada saat itu sebenarnya tidak begitu ideal, apalagi untuk menerima umpan melambung sejauh 50 yard. Namun dengan satu sentuhan kaki kanan, ia bisa membubuhkan namanya di papan skor dengan indah.
(Goal International)
Baca Juga:
- Prediksi Juventus vs AC Milan 13 Juni 2020
- Gemilang di Lapangan, Calon Sultan di Dunia Bisnis: Inilah 6 Gurita Bisnis Cristiano Ronaldo
- Maurizio Sarri Sebut Dua Ketakutan Buat Juventus Saat Hadapi Milan, Apa Itu?
- Jelang Kembalinya Serie A, Bos Juventus Enggan Bicara Soal Scudetto
- Jelang Bertemu Juventus, Stefano Pioli Akui AC Milan Belum 100 Persen
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR