
Bola.net - Mantan gelandang klub Bury FC, Paul O'Shaughnessy, ikut membantu menangkap seorang pelaku penusukan di Sydney, Australia, Selasa (13/08/2019).
Paul berasal dari Manchester. Ia pernah bermain di klub Bury FC dari tahun 1998 hingga 2004 lalu. Bury sendiri merupakan klub yang sekarang ini berada di kompetisi League Two.
Kini pria berusia 37 tahun itu sudah pensiun. Sekarang ia bekerja di Sydney, Australia.
Ia sudah hijrah ke Negeri Kangguru itu sejak tahun 2008. Ia bekerja bersama dengan saudaranya, Luke, dan seorang temannya bername Lee Cuthbert.
Saat tengah bekerja di kantornya, mereka bertiga mendengar ada keributan di jalan. Ternyata ada insiden penusukan yang terjadi.
Paul dan saudara serta temannya langsung bereaksi dengan mengejar sang pelaku. Mereka berhasil menangkapnya dan menahannya sampai polisi tiba di tempat kejadian.
Kronologi
Usai polisi datang menangkap sang tersangka penusukan, Paul berbicara kepada pihak pers. Ia kemudian mengungkapkan kronologi kejadian tersebut.
"Kami melihat apa yang sedang terjadi dan mengejar pria itu," ucap Paul seperti dilansir oleh Sky Sports.
"Ia memegang sebuah pisau, berlumuran darah. Ia terus mengatakan sesuatu dalam bahasa Arab. Ia jelas berada di bawah pengaruh sesuatu," cetusnya.
"Saudara saya Luke berhasil menjaganya agar tetap dijepit sampai polisi datang. Saudara saya meletakkan sebuah peti dan kursi untuk menjaganya agar tetap dijepit. Ia sama sekali tidak menunjukkan penyesalan," beber Paul.
Sudah Ditahan
Menurut saksi mata, pria tersebut sempat berteriak bahwa ia ingin ditembak oleh polisi. Sementara itu sebuah rekaman video menunjukkan seorang pria muda berlari ke sebuah persimpangan jalan dan sempat melompat ke atap sebuah mobil.
Ia juga sempat mengayun-ayunkan sebuah pisau. Insiden ini mendapatkan perhatian dari Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.
"Serangan kekerasan yang terjadi di Sydney siang ini sangat memprihatinkan," ucapnya.
"Penyerang sekarang di tahanan polisi mengikuti tindakan berani dari mereka yang hadir di tempat kejadian dan mampu menahannya," sambungnya.
(Sky Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Heroik! Eks Pesepakbola ini Bantu Tangkap Pelaku Penusukan di Sydney
Bolatainment 13 Agustus 2019, 18:21
-
Dendi Santoso dan Bendera di Momentum Ulang Tahun Arema
Bolatainment 12 Agustus 2019, 11:14
-
Makna Iduladha bagi Gelandang PSIS Semarang
Bolatainment 12 Agustus 2019, 10:58
-
Sedihnya Cristian Gonzales Tak Bisa Berkurban di Iduladha Tahun Ini
Bolatainment 12 Agustus 2019, 10:48
-
Kejar Mohamed Salah, Bocah Ini Sampai Berdarah-darah
Bolatainment 11 Agustus 2019, 23:46
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR